Michelin Siapkan 30 Jenis Spesifikasi Ban di MotoGP

Muchammad YaniMuchammad Yani - Jumat, 11 Maret 2022
Michelin Siapkan 30 Jenis Spesifikasi Ban di MotoGP

Produsen Michelin. (Foto: ANTARA/HO)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PADA musim ini, pemasok ban untuk gelaran seri MotoGP, Michelin memutuskan untuk menyederhanakan pilihan ban untuk para pembalap dengan menyediakan 30 jenis spesifikasi. Sebelumnya di tahun lalu Michelin menyediakan 41 pilihan.

Dikutip dari Antara, Jumat (11/3), Michelin Two Wheels Motorsport Manager Piero Taramasso menjelaskan tim teknis Michelin Motorsport bekerjasama dengan para rider memilih ban paling multi-fungsi dan mengeliminasi ban-ban yang dianggap terlalu spesifik.

Baca juga:

MotoGP, Olahraga Mahal Hingga Miliaran Rupiah

Keputusan ini dilakukan setelah diskusi dengan para pembalap dan tim. Menurut perusahaan, penyederhanaan ini tetap mempertahankan tingkat performa yang sama dengan musim sebelumnya.

Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Alex Rins. (Foto: Instagram/@alexrins)
Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Alex Rins. (Foto: Instagram/@alexrins)

"Selain lebih memudahkan tim peserta untuk memilih tipe ban yang tepat, perampingan ini juga akan membantu mengurangi dampak lingkungan karena bahan baku yang digunakan berkurang, jumlah yang diproduksi juga turun sehingga lebih sedikit ban yang akan disimpan dan didaur ulang setelah digunakan," kata Taramasso melalui siaran pers, dikutip Jumat (11/3).

Adapun total ban yang akan disediakan berjumlah 1.200 ban untuk setiap sirkuit balapan. Nantinya para rider menerima 28 ban di setiap ajang balap, terdiri dari 15 ban depan dan 13 roda belakang. Mereka hanya diperbolehkan untuk menggunakan maksimal 10 ban depan dan 12 ban belakang dengan total 22.

Baca juga:

Pembalap MotoGP Masih Butuh Waktu untuk Michelin

Para rider dibebaskan untuk menyusun komposisi alokasi ban depan dengan memilih maksimal lima ban dari setiap spesifikasi Soft, Medium, dan Hard. Untuk ban belakang, para rider dapat memilih maksimal enam ban Soft, empat ban Medium, dan tiga ban Hard.

Para rider mendapat jatah ban saat balapan. (Foto: ANTARA FOTO/Ahmad)
Para rider mendapat jatah ban saat balapan. (Foto: ANTARA FOTO/Ahmad)

Para rider yang lolos dari babak kualifikasi Q1 dan Q2 akan mendapat ban depan tambahan yang dapat mereka pilih dari tiga spesifikasi yang tersedia serta satu tambahan ban belakang jenis Soft.

Kemudian untuk ban hujan, para rider mendapatkan alokasi 15 ban hujan. Terdiri dari tujuh ban depan dan delapan ban belakang. Ban ini dapat digunakan selama latihan bebas, babak kualifikasi, pemanasan, dan ajang balap utama, dengan maksimal penggunaan enam ban depan dan tujuh ban belakang. (Yni)

Baca juga:

47 Pos Didirikan Buat Amankan MotoGP Mandalika

#Olahraga #MotoGP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Jersey 'Last Dance' Jordan Terjual Seharga Rp 190,65 Miliar, Penanda Puncak Era Basket sebagai Fenomena Budaya Global
Ia mengenakan jersey tersebut pada gim ketiga Final NBA 1998, yang merupakan musim terakhirnya bersama Chicago Bulls.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Jersey 'Last Dance' Jordan Terjual Seharga Rp 190,65 Miliar, Penanda Puncak Era Basket sebagai Fenomena Budaya Global
Olahraga
Moto3 Jepang 2026: Veda Ega Siap Tebus Hasil Minor di Austria
Veda Ega mengaku sudah melupakan hasil minor di Austria dan siap membawa energi positif ke Jepang.
Yusuf Abdillah - Kamis, 01 Oktober 2026
Moto3 Jepang 2026: Veda Ega Siap Tebus Hasil Minor di Austria
Olahraga
Menakar Kutukan Marc Marquez di Mandalika Jelang Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026
Penasaran dengan kutukan Marc Marquez di sirkuit Mandalika? Jelang MotoGP Indonesia 2026, persaingan makin panas antara Marquez, Martin, dan Bezzecchi. Simak analisis lengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Menakar Kutukan Marc Marquez di Mandalika Jelang Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026
Olahraga
Jadwal MotoGP Jepang 2026, Marc Marquez Incar Gelar Kemenangan Terbanyak di Sirkuit Motegi
Marc Marquez memburu rekor kemenangan di Motegi pada MotoGP Jepang 2026. Simak jadwal lengkap MotoGP Jepang 2-4 Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Jadwal MotoGP Jepang 2026, Marc Marquez Incar Gelar Kemenangan Terbanyak di Sirkuit Motegi
Indonesia
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika Capai Rp 5 Triliun, Target Pengunjung 145 Ribu Orang
. Event MotoGP benar-benar menjadi sebuah program yang impactful baik di tingkat nasional maupun juga untuk daerah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika Capai Rp 5 Triliun, Target Pengunjung 145 Ribu Orang
Olahraga
UEFA Nations League, Inggris dan Spanyol Kompak Raih Kemenangan
Timnas Inggris dan Spanyol sama-sama mengamankan poin dan optimisme untuk laga berikutnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
UEFA Nations League, Inggris dan Spanyol Kompak Raih Kemenangan
Indonesia
Pulih Dari Cedera, Vinales Bakal Tampil di Grand Prix Jepang
Vinales dipatikan akan tampil bersama Pedro Acosta sebagai pembalap Red Bull KTM.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pulih Dari Cedera, Vinales Bakal Tampil di Grand Prix Jepang
Indonesia
Mandalika Siap Gelat Balapan MotoGP Pada 9 Sampai 11 Oktober, 400 Marshal Disiapkan
Sebanyak 400 marshal disiapkan untuk mendukung pelaksanaan balapan dan dijadwalkan menjalani pelatihan pada 5-8 Oktober.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Mandalika Siap Gelat Balapan MotoGP Pada 9 Sampai 11 Oktober,  400 Marshal Disiapkan
Indonesia
Lifter Rahmat Erwin Raih Emas Asian Games 2026 dan Pecahkan Rekor, Langsung Ditelepon Presiden Prabowo
Prabowo menelpon melalui panggilan video dari kediaman Prabowo di Hambalang, Sabtu (26/9) sore.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Lifter Rahmat Erwin Raih Emas Asian Games 2026 dan Pecahkan Rekor, Langsung Ditelepon Presiden Prabowo
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Bagikan