Meta Ciptakan Superkomputer AI Tercepat di Dunia
Meta sedang dalam proses membangun Superkomputer AI. (Foto: Meta)
MARK Zuckerberg agaknya ingin memberikan gebrakan baru di dunia teknologi. Baru-baru ini, perusahaan teknologinya, Meta sedang dalam proses membangun Superkomputer AI (artificial intelligence) tercepat di dunia. Proyek yang dinamakan AI Research SuperCluster (RSC) itu kabarnya sudah diselesaikan sebagian.
Hypebeast (26/1) melansir superkomputer ini akan siap beroperasi di pertengahan 2022. Meta sudah mulai merancang infrastruktur komputasi baru pada awal 2020 lalu untuk mempercepat proses pelatihan model AI besar. Infrastruktur tersebut bertujuan untuk model pelatihan sehari dengan lebih dari 1 triliun parameter data yang setara dengan video berkualitas tinggi berdurasi 36 ribu tahun.
Baca Juga:
"Pada akhirnya, pekerjaan yang dilakukan dengan RSC akan membuka jalan menuju pembangunan teknologi untuk platform komputasi besar berikutnya yakni Metaverse, di mana aplikasi dan produk berbasis AI akan memainkan peran penting," demikian keterangan dari Parent Company Facebook tersebut.
Meta berharap komputer ini akan membantu meletakkan dasar bagi pembangunan metaverse internet 3D. Nantinya pengguna akan mengenakan headset realitas virtual dan peralatan sensor untuk menciptakan pengalaman yang mendalam.
Meta juga mengatakan telah berkomitmen untuk investasi jangka panjang di AI sejak 2013 lalu ketika membuat lab Penelitian AI Facebook. Infrastruktur komputasi performa tinggi generasi pertama dari tim peneliti AI Meta dibuat pada 2017 dan memiliki 22 ribu NVIDIA V100 Tensor Core GPU dalam satu cluster.
Baca Juga:
"RSC hari ini terdiri dari total 760 sistem NVIDIA DGX A100 sebagai node komputasinya, dengan total 6.080 GPU dengan masing-masing GPU A100 menjadi lebih kuat daripada V100 yang digunakan dalam sistem kami sebelumnya," ungkap Meta. Mereka mengatakan berencana untuk meningkatkan jumlah GPU menjadi 16 ribu pada superkomputer tersebut.
Meta juga mengklaim ingin merancang RSC dengan experience yang researcher-friendly agar timnya dapat dengan mudah mengeksplorasi berbagai kemungkinan model AI. Sebelumnya, Meta juga sempat dikabarkan ingin membuat fitur yang memungkinkan pengguna untuk menciptakan, memamerkan, sekaligus jual dan beli aset NFT di Facebook dan Instagram.
Dari laporan The Financial Times, Meta ingin membuat fitur agar pengguna bisa membuat sekaligus melakukan transaksi jual beli NFT di Facebook dan Instagram. (rey)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Kamera OPPO Reno 15 Pro Max Jadi Andalan, Pakai Sensor 200 MP dan Ultra-wide 50 MP
Samsung Galaxy S26 Plus Muncul di Geekbench, Gunakan Chip Exynos 2600
Siri iOS 27: Si Chatbot Sakti Apple yang Bikin ChatGPT Kelihatan Jadul dan Kuno
Samsung Galaxy S26 Series Meluncur Februari 2026, ini Jadwal Lengkapnya
Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Xiaomi Kids Watch Resmi Meluncur, Bisa Deteksi Mood Anak dengan Fitur Keamanan yang Enggak Main-Main
HP Gaming 'Monster' RedMagic 11 Air Siap Gebrak Pasar Global Pekan Depan, Spesifikasinya Bikin Merinding
Bocoran OPPO Find X9 Ultra, Bawa Teleconverter Baru dan Kamera Zoom 300mm
Redmi Note 15 Pro dan Note 15 Pro+ Siap Meluncur, Usung Kamera 200MP dan Baterai Jumbo
Xiaomi 17 Ultra Leica Edition Siap Meluncur Global, Sudah Muncul di NBTC Thailand