Meski Sudah Tak Relevan, Hasil 'Rembuk Rakyat' Cagub DKI versi DPW PSI Diserahkan ke DPP PSI

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Selasa, 27 Februari 2024
Meski Sudah Tak Relevan, Hasil 'Rembuk Rakyat' Cagub DKI versi DPW PSI Diserahkan ke DPP PSI

Rembuk Rakyat ini sudah tidak bisa lagi menjadi patokan PSI sebagi wadah untuk mencari tokoh yang kompeten sebagai cagub DKI. (Foto: PSI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sudah menyaring sosok untuk calon gubernur (cagub) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta. Sosok tersebut didapat PSI dalam program "Selamat datang di Rembuk Rakyat: Mencari Pemimpin Baru Jakarta!"

Ketua DPW PSI DKI Jakarta, Elva Farhi Qolbina mengatakan, Rembuk Rakyat ini sudah tidak bisa lagi menjadi patokan PSI sebagi wadah untuk mencari tokoh yang kompeten sebagai cagub DKI. Pasalnya ada salah satu kandidat yang akan menjadi Wakil Presiden.

"Hasil rembuk rakyat sendiri sudah tidak relevan lagi karena Mas Gibran Insya Allah akan mengemban amanat yang lebih tinggi lagi sebagai Wakil Presiden," kata Elva saat dikonfirmasi, Selasa (27/2).

Baca juga:

Sahroni Tantang Kaesang Tarung di Pilgub DKI, PSI Jawab Begini

Kendati begiti, kata Elva, dari kandidat-kandidat yang sudah ada didiskusikan kembali dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) setelah pengumumam Pemilu hasil Pileg dan Pilpres. "Pileg dan Pilpres diumumkan oleh KPU Maret mendatang," tutupnya.

Adapun Rembuk Rakyat Jakarta PSI ini menghadirkan 9 kandidat teratas sebagai berikut.

- Ketua Dewan Pembina Partai PSI, Grace Natalie mendapatkan 15,78 persen

- Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka meraih 26,14 persen

- Pj. Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono memperoleh 16,77 persen

- Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri, Muhammad Fadil Imran mendapatkan 1,35 persen.

- Menteri Sosial, Tri Rismaharini dapatkan 13,05 persen

- Eks Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meraih 15,2 persen.

- Wali Kota Bogor, Bima Arya dengan 1,88 persen

- Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Dudung Abdurachman mendapat 8,85 persen.

- Mantan Bupati Tangerang, Ahmad Zaki Iskandar mendapat 0,97 persen. (Asp)

Baca juga:

PSI: Hak Angket Manuver Politisi yang Tak Siap Kalah

#PSI #Gubernur Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Masuknya Jokowi ke PSI tidak semata-mata perlu dilihat dari sisi administratif sebagai bergabungnya seorang mantan presiden ke sebuah partai politik.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Staf PJLP Pemprov DKI Jakarta mengeluhkan upah yang diterima masih menggunakan perhitungan UMP 2025, meski tahun 2026 sudah berjalan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Indonesia
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Seharusnya pemda sudah menertibkan TPS ilegal jauh-jauh hari.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Ia menyebut ini menjadi hal yang positif bagi kerja-kerja politik di Dapil Jateng 5 khususnya di Solo dan Jawa Tengah
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bagikan