Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Menyoal Politik dan Rumah Ibadah, Begini Penjelasan Tokoh Muda NU

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Sabtu, 23 Februari 2019
Menyoal Politik dan Rumah Ibadah, Begini Penjelasan Tokoh Muda NU

Tokoh Muda Nahdlatul Ulama (NU), Taufik Damas dalam diskusi yang bertajuk 'Mengapa Harus Memilih'. (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kebanyakan masyarakat Indonesia dewasanya masih sering salah kaprah untuk membedakan urusan agama dan politik. Hal ini diungkapkan oleh Tokoh Muda Nahdlatul Ulama (NU), Taufik Damas dalam diskusi yang bertajuk 'Mengapa Harus Memilih' di Jakarta, Sabtu (23/2).

Ia menilai, kasus pemakaian tempat keagamaan sebagai lokasi ajang politik merupakan kesalahan besar yang dilakukan umat beragama dalam berpolitik.

"Rumah ibadah itu adalah tempat kita bersatu. Kita ini kan beda, sekolah, kuliah, kerja, partai, itu beda. Maka kalau sudah ada di tempat ibadah kita itu justru menyatu," katanya.

Tak ingin hal ini terulang lagi, Taufik meminta masyarakat ataupun politisi untuk menghormati tempat-tempat keagamaan. Sebab, rumah ibadah itu tempat menimbah ilmu agama, jangan dicampur adukan dengan politik.

"Tempat keagamaan itu tempat di mana kita menimba ilmu agama, memperkuat iman, meningkatkna ketakwaan, meningkatkan spiritualitas, itu lah tempat-tempat keagamaan," ungkapnya.

Dalam diskusi tersebut Taufik juga menyinggung soal perhelatan Munajat 212 yang digelar pada Kamis (21/2) kemarin. Ia menduga acara tersebut tak lepas dari kegiatan politik.

"Lagipula, yang namanya kegiatan kegamaan murni itu kan harusnya ya betul-betul murni karena Allah, murni di mana orang mengoreksi diri, muhasabah, muraqabah, bukan kemudian diisi dengan ceramah-ceramah politik," jelasnya. (Asp)

Baca Juga: Ribuan Jamaah Munajat 212 Doakan Keselamatan Bangsa dan Negara

#Reuni 212 #Massa 212 # NU #Tahun Politik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
AS Hikam Yakin Muktamar NU Lancar Walau Ada Riak-Riak di Internal, Tetap Kedepankan Tradisi Musyawarah
Mencari format kepemimpinan ideal bukan berarti meremehkan kepemimpinan saat ini, melainkan merespons tantangan zaman dengan berpijak pada warisan para masyayikh.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
AS Hikam Yakin Muktamar NU Lancar Walau Ada Riak-Riak di Internal, Tetap Kedepankan Tradisi Musyawarah
Indonesia
PDIP Menyeru ke NU untuk Tetap Jadi Penjaga Moral Bangsa, Bebas dari Kooptasi Kekuasaan
NU telah ikut membentuk DNA Indonesia bersama PNI, Muhammadiyah, dan seluruh komponen bangsa lainnya. 

Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
PDIP Menyeru ke NU untuk Tetap Jadi Penjaga Moral Bangsa, Bebas dari Kooptasi Kekuasaan
Indonesia
Tutup 240 BUMN tak Produktif, Presiden Prabowo: Negara Hemat Triliunan Rupiah
Prabowo mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mereformasi tata kelola BUMN yang dinilai tidak produktif dan jumlahnya terlalu banyak. 

Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Tutup 240 BUMN tak Produktif, Presiden Prabowo: Negara Hemat Triliunan Rupiah
Indonesia
Muktamar NU 2026 Dipastikan Digelar Agustus, Usulan di NTB, Jatim, Jabar dan Sumbar
Untuk tema muktamar nantinya intinya juga sama yakni menjaga maruah NU dan memperkaya khidmat untuk kemasyarakatan bangsa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Muktamar NU 2026 Dipastikan Digelar Agustus, Usulan di NTB, Jatim, Jabar dan Sumbar
Indonesia
PBNU Selesaikan Polemik Kepemilikan Tambang di Konbes Al Falah Ploso
Terdapat empat aspek di dalam peraturan perkumpulan tentang pengelolaan aset tambang yang ditetapkan di Konbes Al Falah Ploso
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
PBNU Selesaikan Polemik Kepemilikan Tambang di Konbes Al Falah Ploso
Indonesia
Budayawan NU Ingatkan KPK Jangan Jadi Palu Godam Politik
Budayawan NU Zastrow al Ngatawi menilai kasus kuota haji tambahan 2024 yang menjerat mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas sarat kriminalisasi
Wisnu Cipto - Senin, 23 Februari 2026
Budayawan NU Ingatkan KPK Jangan Jadi Palu Godam Politik
Indonesia
Gus Yusuf Tetap Mundur dari PKB Meski Dilarang Cak Imin, Mau Fokus ke Pesantren
KH Muhammad Yusuf Chudlory atau Gus Yusuf, pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo Magelang, resmi mundur dari kepengurusan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Wisnu Cipto - Sabtu, 07 Februari 2026
Gus Yusuf Tetap Mundur dari PKB Meski Dilarang Cak Imin, Mau Fokus ke Pesantren
Indonesia
Rapat Pleno PBNU Tetapkan Muktamar ke-35 Digelar Pada Juli atau Agustus 2026
rapat pleno juga memulihkan komposisi kepengurusan PBNU sebagaimana hasil Muktamar ke-34 NU, seperti telah diperbarui melalui Surat Keputusan Pergantian Antar Waktu (PAW) Tahun 2024.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Januari 2026
Rapat Pleno PBNU Tetapkan Muktamar ke-35 Digelar Pada Juli atau Agustus 2026
Indonesia
Gus Ulil: Angkatan Muda NU Pelapor Komika Pandji Bukan Organisasi Resmi PBNU
Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla sampai menegaskan tidak ada lembaga, badan otonom NU, maupun perkumpulan NU yang bernama Angkatan Muda NU.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Gus Ulil: Angkatan Muda NU Pelapor Komika Pandji Bukan Organisasi Resmi PBNU
Indonesia
Pemuda Pemidana Komika Pandji Klaim Wakili Suara Anak Muda NU dan Muhammadiyah
elapor atas nama Rizki Abdul Rahman Wahid, yang menyatakan dirinya sebagai Presidium Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU).
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Pemuda Pemidana Komika Pandji Klaim Wakili Suara Anak Muda NU dan Muhammadiyah
Bagikan