Menyoal Kabut Asap Aceh, BMKG Harap Masyarakat Tidak Perlu Khawatir
Sejumlah pengendara melaju di jalan yang dipenuhi kabut asap di Jalan Medan - Banda Aceh di Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Senin (24/7). (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)
MerahPutih.com - Akibat kebakaran hutan dan lahan di Aceh Barat sekitar 60 hektare, kabut asap menyelimuti wilayah Kota Meulaboh.
Meski demikian, Kepala Pusat Meteorologi Publik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dra Nurhayati mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu khawatir.
Pasalnya, BMKG bersama Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) telah melakukan antisipasi meluasnya kabut asap tersebut.
"Ya, masyarakat tidak perlu khawatir. Siang ini terpantau 3 titik panas (hotspot) di Aceh. Dari pantauan satelit Himawari-8, daerah yang berpotensi terbakar tidak terlalu luas, dan asap yang dihasilkan masih bersifat lokal dan terjadi hanya sementara," kata Nurhayati saat dihubungi merahputih.com di Jakarta, Senin (24/7).
Selain itu, kata Nurhayati, arah angin secara umum dari selatan- barat daya, yang kemungkinan kecil akan menyebrang ke negara tetangga, Malaysia.
"Kami terus memantau untuk perkembangan terkini," katanya.
Seperti diketahui, kebakaran tersebut dikarenakan aktivitas warga yang secara tradisional membakar lahan untuk dijadikan lahan pertanian. Dedaunan dan ranting kering sengaja dibakar warga agar lahan tersebut kembali bersih untuk segera ditanami.
Namun, kondisi yang cukup panas serta api yang besar tak padam begitu saja sehingga merambat ke hutan. Akibatnya, sebagian wilayah Aceh Barat terkena dampak kabut Asap, khususnya di Kota Meulaboh. (*)
Baca berita terkait asap Aceh lainnya di: BNPB Kirim Heli Bom Air Ke Aceh
Bagikan
Berita Terkait
Puluhan Ton Garam Ditabur di Langit untuk 'Pancing' Awan ke Arah Laut, Cegah Hujan Deras di Jabodetabek
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
BMKG Minta Masyarakat Jawa Timur Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Cuaca Ekstrem hingga 30 Januari
BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Kepuluan Nias hingga 4 Meter pada 22-24 Januari
BMKG Peringatkan Hujan Deras Disertai Petir di Hampir Seluruh Wilayah Indonesia Beberapa Hari Mendatang
17 Kecamatan Dilanda Banjir, Pemkab Bekasi Minta BNPB Lanjutkan Modifikasi Cuaca
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat di 8 Kawasan Pantura Jateng
Kebakaran Gambut Aceh Makin Parah, BPBD Sulit Atasi Tiupan Angin
Nelayan dengan Perahu Kecil Harus Waspada, Tinggi Gelombang di Perairan Sumatera Utara Bisa Capai 2,5 Meter
Tekan Banjir di Jakarta, 2,4 Ton Garam Disemai di Langit Banten