Menunda Rapikan Diri Sampai Lupa Sekarang Sudah Sekolah Tatap Muka

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Senin, 24 Januari 2022
Menunda Rapikan Diri Sampai Lupa Sekarang Sudah Sekolah Tatap Muka

Saat PTM sudah pasti siswanya dilarang gondrong. (Unsplash-Dwi Rina)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LEBIH kurang dua tahun sekolah dari rumah. Pandemi memaksa kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring dari rumah. Alhasil, para siswa jadi terbiasa bertatap muka lewat layar laptop dan sering mengecek tugas di grup whatsapp kelas.

Baca juga:

Jangan Tunda Pakai Sunscreen Walau Hanya di Rumah

Di masa awal pembelajaran daring banyak terjadi pemakluman karena beberapa pihak harus beradaptasi dengan gawai elektronik, perangkat lunak, dan semuanya mengandalakan jaringan internet.

Bahkan ketika pandemi baru melanda, pemakluman terjadi pada hal-hal di luar teknis gawai elektronik. Semisal soal kerapihan, beberapa siswa laki-laki diperbolehkan berambut panjang karena tak mungkin pergi ke tukang cukur karena berisiko terpapar COVID-19.

PTM
PTM jadi ajang bersih dan rapikan diri. (Unsplash-Ed Us)

Terkait kerapian, sekolah daring memang jauh berbeda dengan ketika sekolah tatap muka karena ketika kegiatan dilakukan di rumah nan harus terlihat rapi hanya semata di layar pertemuan daring. Bawahannya, kadang pakai celana pendek, pakai legging, atau celana santai lainnya.

Kadang malah enggak mandi. Cukup cuci muka lalu mengaktifkan kamera ponsel atau laptop. Terus mulai deh belajar daring.

Baca juga:

Jangan Menunda Vaksin COVID-19 Bagi Anak

Namun kegiatan tersebut tidak akan terjadi saat sudah sekolah tatap muka. Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah mulai diberlakukan meski belakangan beberapa sekolah terpaksa melakukan evaluasi terkait meningginya kasus siswa tepapar Omicron.

PTM
PTM membuat siswa kembali merapikan diri. (UnsplashMufid Majnun)

Meski begitu, saat PTM berlangsung tak sedikit siswa terbiasa dengan gaya hidup sekolah daring sehingga berkait kerapian dinomorduakan.

Nah, jangan lupa mencukur kumis atau berewok jika sudah lebat. Tak sedikit anak sekolah sekarang sudah berewokan karena hasil alamiah atau menggunakan obat khusus demi mengejar tren. Boleh saja berewokan, tetapi tetap harus rapi agar orang lain nyaman memandang.

Mencukur kumis juga tak kalah pentingnya. Kadang sehabis mencukur kumis wajah jadi terlihat lebih segar. Bisa pula kumis tidak dipangkas habis. Paling tidak dirapikan bagian tepinya agar tidak mengganggu aktivitas di sekitar bibir.

PTM
Rapikan diri sebenarnya dilakukan kapan saja, tak perlu menunggu PTM. (Unsplash-Ed Us)

Bagian perlu dirapikan lainnya, kuku. Memang tampak sepele, tetapi justru sangat penting apalagi di masa pandemi. Bagian dalam kuku biasanya menyimpan kotoran nan selain tak enak dipandang juga berisiko menyimpan bakteri.

Di masa pandemi, kebersihan tangan apalagi kuku jadi sangat penting agar tak menjadi perantara penularan virus. (frs)

Baca juga:

Berkaca dari Ghozali, Yuk Jangan Tunda Belajar Hard Skills di Era Digital

#Januari +62 Bicara Yang Tertunda #Tren Fesyen #Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fun
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
BRImo CODE.STRT 2026 kembali hadir dalam rangkaian JF3 Fashion Festival dengan lebih dari 50 brand, kompetisi basket, skate, dance, musik, hingga area kuliner di Summarecon Mall Serpong.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
Fun
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
JAECOO Indonesia berkolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA menghadirkan konsep personalisasi untuk J5 EV.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
Fashion
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
BTN Indonesia Fashion Week 2026 resmi ditutup setelah lima hari penyelenggaraan. Tema Ulos Simetria menghadirkan transformasi Ulos menjadi adibusana modern.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
Fashion
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Kain ulos menjadi magnet di Indonesia Fashion Week 2026. Kain tersebut tampil modern dengan sentuhan warna pastel.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Bagikan