Menteri UEA Kunjungi Rumah Jokowi usai Tinjau Proyek Rumah Sakit di Solo

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 23 Oktober 2024
Menteri UEA Kunjungi Rumah Jokowi usai Tinjau Proyek Rumah Sakit di Solo

Menteri Toleransi dan Hidup Berdampingan Uni Emirat Arab, Syeikh Nahayan Mubarak Al Nahyan, menemui Presiden RI ke-7, Jokowi, Rabu (22/10). (MerahPutih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Toleransi dan Hidup Berdampingan Uni Emirat Arab, Syeikh Nahayan Mubarak Al Nahyan, menyambangi kediaman Presiden RI ke-7, Jokowi, di Jalan Kutai Utara 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (23/10).

Sebelum berkunjung ke kediaman Jokowi, rombongan UEA meninjau proyek Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia di Solo Technopark dan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo.

Berdasarkan pantauan MerahPutih.com, rombongan keluarga raja UEA tiba di kediaman Jokowi pukul 13.12 WIB. Ia langsung disambut oleh mantan Wali Kota Solo itu, kemudian bersalaman dan masuk ke dalam rumah.

Pertemuan tertutup itu berlangsung selama sekitar satu jam. Jokowi pun terlihat mengenakan baju batik lengan panjang warna cokelat. Saat itu, ia keluar rumah untuk mengantar Syeikh Nahayan Mubarak masuk ke dalam mobil saat berpamitan kembali ke UEA.

Baca juga:

Jokowi Diajak Paslon Kampanye, PDIP Sebut Warga Solo Bisa Tentukan Pilihan Rasional

“Yang datang ke rumah tadi Menteri UEA Toleransi dan Hidup Berdampingan. Kedatangannya ke Solo. Meninjau proyek Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia di Solo Technopark, Solo dan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo,” ujar Jokowi pada awak media usai pertemuan, Rabu (23/10).

Setelah mengunjungi kedua lokasi tersebut, ia mampir di kediaman Jokowi. Dirinya mengaku, bahwa sudah kenal lama dengan Syeikh Nahayan Mubarak Al Nahyan bersama keluarga besar raja UEA.

“Ya beliau berkunjung ke Solo, kemudian mampir ke rumah, ini tidak ada yang lain. Ya biasa (ngobrol) sudah kenal lama beliau dengan keluarga kerajaan UEA,” ucap dia.

Ditanya soal progres pembangunan Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia, Jokowi hanya menyebutkan, rumah sakit itu dibangun dari kolaborasi APBD dan APBN serta bantuan luar (Hibau UEA).

Baca juga:

Pensiun, Jokowi dan Iriana Menikmati Makan Sate Kambing Bersama

“Saya kira mempercepat pembangunan di Kota Solo,” kata dia.

Jokowi menambahkan, soal kerja sama lain dengan UEA di Indonesia, ia menyerahkan pejabat lain di pemerintahan untuk melanjutkannya.

“Nggak tahu (kerjasama lain UEA di Indonesia). Saya kan sudah jadi rakyat biasa, tanyakan ke pemda dana pemerintah pusat, saya kan hanya rakyat biasa,” tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

#Jokowi #UEA #Rumah Sakit
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Rumah sakit hingga sekolah terdampak bencana Sumatra kini sudah kembali beroperasi. Hal itu diungkapkan Ketua PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
PSI bongkar isi obrolan pertemuan makan malam Jokowi dan Prabowo di Kertanegara saat sidang MK perkara ijazah SMA Wapres Gibran
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Bagikan