MERAHPUTIH.COM - MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjamin harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tak akan naik hingga akhir tahun ini. Namun, pihaknya tidak bisa memprediksi maupun memberi jaminan soal dinamika harga BBM nonsubsidi. Hal itu dikatakan Menteri Purbaya saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Jakarta Pusat, Senin (6/4).
Mulanya Ketua Komisi X DPR Misbakhun meminta kepastian Kementerian Keuangan terkait dengan harga BBM di tengah gejolak eskalasi geopolitik di Timur Tengah.
"Saya ingin memastikan lagi ini, Pak. Ini yang Bapak sampaikan terakhir ini sangat penting ini Pak untuk diketahui masyarakat bahwa exercise BBM di harga USD 80/barel, USD 90/barel, dan USD 100/barel pun negara sudah siap ya, Pak, ya?" tanya Misbakhun.
"Kami siap tidak menaikkan untuk BBM subsidi ya," jawab Menteri Purbaya disambut tepuk tangan peserta yang hadir.
Purbaya memastikan sudah siap dengan asumsi hingga USD 100 per barel. "Sudah siap, yang kemarin diumumkan itu dengan asumsi USD 100 jadi kita sudah siap kalau sampai sana," lanjut Purbaya.
Baca juga:
Purbaya menjelaskan pihaknya sudah mempersiapkan langkah-langkah mitigasi serta menghitung ketahanan APBN bila harga minyak dunia naik menjadi USD 80 maupun USD 100 per barel.
"Jadi, (BBM) yang bersubsidi sampai akhir tahun aman. Jadi masyarakat di luar enggak usah ribut, enggak usah takut, kami sudah hitung (anggaran subsidinya)," paparnya.
Selain anggaran APBN, Purbaya menyatakan pemerintah juga masih memiliki sumber dana lain untuk mengantisipasi tekanan harga minyak dunia. Salah satunya yakni dana sisa anggaran lebih (SAL) yang mencapai Rp 420 triliun, termasuk Rp 200 triliun penempatan di perbankan.(Asp)
Baca juga:
Harga BBM April 2026 Tidak Naik, Pemerintah dan Pertamina Pastikan Stok Aman