Mengenal RadioGPT, Penyiar Radio Pertama Berbasis AI
Semakin banyak pekerjaan yang terancam diambil alih oleh AI. (Unsplash/Marco Tjokro)
LANGSUNG, lokal, dan ditenagai oleh teknologi AI, RadioGPT menggabungkan teknologi GPT-3 dengan AI penemuan konten TopicPulse dari Futuri dan suara yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan. Ini untuk menciptakan host radio yang 100% dilakukan oleh AI, untuk pertama kalinya di dunia.
Futuri merevolusi industri audio dengan peluncuran RadioGPT, solusi konten radio lokal berbasis AI pertama di dunia. RadioGPT dengan teknologi suara AI memberikan pengalaman radio lokal yang tak tertandingi untuk pasar apa pun, dalam format apa pun.
RadioGPT menggunakan teknologi TopicPulse, yang memindai Facebook, Twitter, Instagram, dan lebih dari 250 ribu sumber berita dan informasi lainnya, untuk mengidentifikasi topik yang sedang tren di pasar lokal.
Baca juga:
Chat GPT akan Tersedia pada Smartwatch
Kemudian, menggunakan teknologi GPT-3, RadioGPT membuat skrip untuk digunakan saat siaran, dan suara AI mengubah skrip tersebut menjadi audio yang menarik. Stasiun radionya bahkan dapat memilih dari berbagai suara AI untuk acara yang dibawakan, baik untuk host tunggal, duo, atau trio, atau melatih AI dengan suara kepribadian mereka yang ada.
Pemrograman tersedia untuk bagian harian tertentu, atau RadioGPT Futuri dapat memberi daya ke seluruh stasiun. RadioGPT tersedia untuk semua format dengan label putih. RadioGPT juga menghasilkan postingan sosial, blog, dan konten lain untuk platform digital yang terkait dengan konten yang disiarkan secara waktu nyata.
Pengaya Video Instan TopicPulse membuat video pendek berbasis AI tentang topik hangat untuk penggunaan sosial. Dengan menambahkan pada sistem podcasting Futuri yang mengaktifkan POST AI, stasiun dapat mengambil audio siaran dan segera menerbitkannya sesuai permintaan dengan fitur penerbitan otomatis.
Baca juga:
Microsoft Luncurkan Teams Premium dengan Fitur dari OpenAI
"Sebagai inovator AI awal di bidang penyiaran, wajar jika kami menghadirkan kekuatan luar biasa dari teknologi GPT-3, dipasangkan dengan teknologi inovatif seperti TopicPulse, ke radio," kata CEO Futuri Daniel Anstandig seperti dikutip laman resmi perusahaan itu.
"Kemampuan penyiar untuk menggunakan RadioGPT™ untuk melokalkan konten on-air mereka secara turnkey membuka sumber daya bagi mereka untuk memperdalam keunggulan penting di lapangan dengan cara baru dan unik. Dengan RadioGPT™, kemungkinannya tidak terbatas," lanjutnya.
Hingga kini, RadioGPT sudah memiliki mitra beta, seperti Alpha Media di Amerika Serikat dan Roger Sports & Media di Kanada. (waf)
Baca Juga:
Mengenal ChatGPT, AI Canggih nan Meresahkan
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
Xiaomi 17 Ultra Leica Edition Siap Meluncur Global, Sudah Muncul di NBTC Thailand
OPPO A6 5G Debut di India, Dibanderol Rp 3 Jutaan dengan Baterai Jumbo
Samsung Galaxy A57 Sudah Lolos Sertifikasi TENAA, Berikut Spesifikasi Lengkapnya
iPhone 18 Pro hingga iPhone Fold Siap Meluncur September 2026, tak Bawa Dynamic Island?
Spesifikasi Samsung Galaxy S26 dan S26 Plus Bocor, Baterai dan Kamera Jadi Sorotan
Harga iPhone 18 Pro Max Diprediksi Bakal Meroket Buntut Kelangkaan Komponen RAM
Bocoran Xiaomi 18, Dikabarkan Bawa Kamera Periskop hingga Fingerprint Ultrasonik
OPPO Find X9 Ultra dan Vivo X300 Ultra Dirumorkan Pakai Kamera Ganda 200MP
OPPO Find X9 Pro Tembus 5 Besar DxOMark, Ungguli Honor Magic 8 Pro!
Redmi Buds 8 Lite dan Mijia Smart Audio Glasses Bakal Hadir di Indonesia Bersamaan dengan Peluncuran Redmi Note 15 Series