Mengenal Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang Dituduh Pemimpin Kartel Narkoba oleh Donald Trump

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 03 Januari 2026
Mengenal Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang Dituduh Pemimpin Kartel Narkoba oleh Donald Trump

Presiden Venezuela Nicolas Maduro. ANTARA/REUTERS/Manaure Quintero/pri.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — AMERIKA Serikat telah menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro setelah melancarkan serangan besar-besaran terhadap negara Amerika Selatan tersebut. Trump mengatakan Presiden Venezuela yang berhaluan kiri itu dan istrinya diterbangkan keluar dari negara tersebut dalam sebuah operasi militer yang dilakukan bersama aparat penegak hukum AS.

Ledakan dilaporkan terjadi di berbagai titik di ibu kota Venezuela, Caracas, pada Sabtu (3/1) dini hari, termasuk di sejumlah pangkalan militer.

Pemerintah Venezuela menuntut bukti bahwa Maduro masih hidup dan telah mengerahkan angkatan bersenjatanya. Status darurat nasional telah diumumkan di negara itu. Penangkapan Maduro terjadi setelah meningkatnya ketegangan antarkedua negara. Sebelumnya, Washington menyerang kapal-kapal di kawasan Karibia yang menurut AS digunakan untuk mengangkut narkoba.

Amerika Serikat telah menuduh Maduro terlibat langsung dalam penyelundupan narkoba dan menyebutnya sebagai pemimpin yang tidak sah. Sebaliknya, Maduro menuduh AS melakukan intimidasi.

Nicolas Maduro naik ke panggung politik nasional di bawah kepemimpinan Presiden berhaluan kiri Hugo Chavez dan partainya, Partai Sosialis Bersatu Venezuela (PSUV). Maduro menggantikan Chavez sebagai presiden pada 2013.

Baca juga:

AS Serang Venezuela, Presiden Donald Trump Nyatakan Telah Tangkap Nicolas Maduro


Pada 2024, Maduro dinyatakan sebagai pemenang pemilihan presiden, meskipun hasil penghitungan suara yang dikumpulkan pihak oposisi menunjukkan kandidat mereka, Edmundo Gonzalez, memenangi pemilu tersebut dengan kemenangan telak.

Maduro berselisih dengan Trump terkait dengan kedatangan ratusan ribu migran Venezuela ke Amerika Serikat serta upaya Gedung Putih memerangi masuknya narkoba, terutama fentanil dan kokain, ke AS.

Trump telah menetapkan dua geng narkoba Venezuela, yakni Tren de Aragua dan Cartel de los Soles, sebagai organisasi teroris asing (foreign terrorist organisations/FTO). Ia menuduh Maduro sebagai pemimpin Cartel de los Soles. Amerika Serikat bahkan menawarkan hadiah sebesar USD 50 juta bagi siapa pun yang memberikan informasi yang mengarah pada penangkapan Maduro.

Maduro dengan keras membantah tuduhan sebagai pemimpin kartel dan menuduh Amerika Serikat menggunakan perang melawan narkoba sebagai dalih untuk menjatuhkannya serta menguasai cadangan minyak Venezuela yang sangat besar.

Dalam beberapa bulan terakhir, pasukan AS juga telah melakukan lebih dari dua lusin serangan di perairan internasional terhadap kapal-kapal yang dituduh digunakan untuk menyelundupkan narkoba ke AS. Lebih daripada 100 orang dilaporkan tewas.(dwi)

Baca juga:

Amerika Serikat Lancarkan Serangan ke Venezuela, Mengancam Perdamaian dan Stabilitas Internasional

#Venezuela # Nicolas Maduro #Amerika Serikat #Donald Trump
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Trump mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan udara dalam beberapa pekan mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Tekno
Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Sejumlah raksasa AI, termasuk Anthropic, telah menyerukan perlambatan dalam pengembangan guna memberikan waktu bagi langkah-langkah keselamatan.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
 Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Dunia
Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Trump menyatakan bahwa Washington akan mulai mengubah sebutan kecerdasan buatan menjadi "kecerdasan super"
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
 Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Indonesia
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina menyambut baik resolusi PBB tersebut, mengapresiasi sikap semua negara yang mendukungnya
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Bagikan