Mengenal Mitos Terkait Virus Corona Lewat Filter Baru di Snapchat

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 29 Maret 2020
Mengenal Mitos Terkait Virus Corona Lewat Filter Baru di Snapchat

Snapchat hadirkan filter baru yang informatif dan menghibur (Foto: pixabay/mih83)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SALAH SATU media sosial ternama Snapchat, membuat sebuah filter baru yang bertujuan untuk mengedukasi sekaligus mengenali berbagai mitos terkait virus corona.

Filter interaktif itu berbentuk sebuah game trivia, yang meminta para penggunanya untuk memilih jawaban benar atau salah pada sejumlah pernyataan tentang virus corona.

Baca Juga:

Inggris Siapkan Jutaan Alat Tes COVID-19 Rumahan Untuk Warga

Setelah itu pengguna akan diminta untuk berfoto selfie dan mengirim hasilnya pada rekannya, sekaligus mengajaknya untuk bermain bersama.

Seperti dilansir laman Digital Trends, pernyataan yang muncul contohnya 'Pemindai panas dapat mendeteksi jika seseorang terinfeksi COVID-19' dan 'Menyemprotkan klorin ke seluruh tubuh tak akan membunuh COVID-19'. Pengguna dapat menjawab benar atau salah pada pernyataan-pernyataan itu.

Tampilan filter baru snapchat (Foto: snapchat)

Jadi para pengguna snapchat bisa tetap terhibur sekaligus bisa mendapat informasi baru lewat filter itu. Terkait akurasi informasi tersebut, kamu tak perlu takut, karena informasi Snapchat di filter itu berasal langsung dari World Health Organization (WHO).

Baca Juga:

Bosan #DiRumahAja, Rich Brian Lakukan 'Freestyle' Lagu 'Tokyo Drift'

Filter terbaru Snapchat itu merupakan satu dari sekian banyak cara dilakukan berbagai perusahaan teknologi besar untuk memerangi berita bohong atau hoaks terkait Virus Corona.

Banyaknya hoaks tentang virus corona membuat sejumlah perusahaan teknologi ambil tindakan tegas (Foto: pixabay/geralt)

Saat ini tak dipungkiri jika hoaks tentang Virus Corona kian menjamur, terlebih saat COVID-19 sudah menjadi pandemi. Dari mulai hoaks yang masuk akal hingga hoaks di luar nalar.

Sebelum Snapchat, Facebook telah melakukan langkah memutus penyebaran hoaks. Facebook mengumpulkan berbagai informasi terpercaya terkait virus corona, lalu dipajang di news feed bagian paling atas. Pada bagian itu, pengguna Facebook dapat menemukan berbagai artikel, video, serta unggahan berisi informasi akurat tentang Virus Corona.

Sementara itu, Google Maps pun turut membantu meningkatkan kesadaran para penggunanya, khususnya untuk pengguna yang mulai mengalami gejala infeksi virus COVID-19. (Ryn)

Baca Juga:

Banjirnya Tantangan Unggah Foto Positif di Tengah COVID-19

#Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan