Mengenal Megacar, Lebih Gila dari Hypercar
Koenigsegg One:1. (Foto: Koenigsegg)
ISTILAH mobil-mobil berperforma tinggi seperti sportcar, supercar, dan hypercar mungkin tak terlalu asing di telinga banyak orang. Ketiga istilah tersebut dibuat untuk mengklasifikasi mobil berperforma tinggi berdasarkan spesifikasi mesin dan tenaga yang dikeluarkan.
Namun ada satu jenis atau kategori mobil yang lebih gila dari hypercar, yakni megacar dengan tenaga yang bisa mencapai lebih dari 1.300 dk. Tentu dibutuhkan kemampuan mengemudi khusus untuk dapat mengendarainya. Harga dan jumlah produksinya pun masih sangat terbatas dan tidak dapat dibeli sembarangan.
Melansir Car Throttle, klasifikasi mobil megacar pada dasarnya dilihat dari besaran tenaga yang ditawarkan yaitu minimal 1.000 dk untuk dapat disebut sebagai megacar. Desain bodinya sendiri biasanya terlihat sangat agresif dengan ketinggian ground clearance yang sangat rendah nyaris menempel ke tanah demi mendapat jumlah hambatan angin sekecil mungkin.
Baca juga:
Anak Mobil Harus Tahu Bedanya Sportcar, Supercar dan Hypercar
Jenis mobil yang satu itu memang masih jarang sekali ada di Indonesia bahkan dunia, sebab belum banyak pabrikan yang membuatnya. Tenaga yang ditawarkan bisa lebih dari 1.300 dk dengan perbandingan berat dan tenaga dapat mencapai angka 1:1 seperti Koenigseggg One:1 yang menawarkan tenaga 1.340 dk dengan bobot mobil 1.340 kg.
Harganya juga selangit, bisa mencapai puluhan bahkan ratusan miliar rupiah dengan jumlah produksi yang masih sangat terbatas. Selain Koenigsegg One:1, mobil megacar antara lain adalah Koenigsegg Gemera, Koenigsegg Regera, Bugatti Chiron, Rimac Concept S, dan Nio EP9.
Ada pula Koenigsegg Gemera yang disebut sebagai mobil megacar untuk keluar. Mobil tersebut menawarkan konfigurasi tempat duduk hingga empat jok, bisa membawa dua anak di kursi belakang. Tenaga yang dimuntahkan mobil tersebut juga tak tanggung-tanggung, yakni mencapai 1.700 dk.
Baca juga:
PUBG x Koenigsegg, Gamer Bisa Kemudikan Hypercar
Tenaga sebesar itu datang dari mesin tiga silinder berkapasitas 2.000 cc dengan turbo ganda yang memuntahkan tenaga hingga 600 dk. Kemudian Koenigsegg Gemera juga memiliki teknologi plug-in hybrid yang motor listriknya mampu menghasilkan tenaga hingga 1.100 dk.
Secara total, Gemera mampu mengeluarkan tenaga hingga 1.700 dk dengan torsi hingga 3.500 Nm. Dengan kemampuan ini tentu tak mengherankan bila mobil tersebut mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam 1,9 detik saja, dan memiliki kecepatan maksimum hingga 400 km/jam. Tertarik beli?(waf)
Baca juga:
4 Klasik Supercar yang Tidak Populer
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Menilik Deretan Mobil Baru Mejeng di Ajang Otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week 2025
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
Mengusung Filosofi Travel+, JETOUR T2 Siap Jadi Partner Adventure di Indonesia
Jajal Kendaraan Listrik Tanpa Keluar Gedung, GJAW 2025 Tawarkan EV Test Drive Indoor