Mengenal Kelainan Seksual Lewat ‘Fifty Shades Freed’

Rina GarminaRina Garmina - Minggu, 25 Maret 2018
Mengenal Kelainan Seksual Lewat ‘Fifty Shades Freed’

'Fifty Shades Freed'. (Foto: Instagram/@fiftyshades)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KONTROVERSIAL, tetapi ‘Fifty Shades Freed’ sempat memuncaki box office dunia. ‘Fifty Shades Freed’ adalah sekuel ketiga dari ‘Fifty Shades of Grey’.

Film ini kontroversial lantaran menampilkan cukup banyak adegan ranjang. Sama seperti dua film sebelumnya, ‘Fifty Shades of Grey’ dan ‘Fifty Shade Darker’, sekuel ketiga ini diperankan Jamie Dornan yang berakting sebagai Christian Grey dan Dakota Jhonson sebagai Anastasia Steele.

Dalam film karya James Foley ini Christian digambarkan sebagai pria dengan kelainan seksual. Masa kecilnya yang pernah menjadi budak seks seorang perempuan berumur dan juga pernah menjadi korban kekerasan, membuat dia tumbuh sebagai pria yang dominan.

Pada film pertama, Christian bahkan sempat membuat kontrak hubungan seksual. Dalam kontrak tersebut Anastasia harus mematuhi sederet aturan. Ketika bercinta, dia menyukai aktivitas seksual yang dibumbui kekerasan.

Kenikmatan seksual ia dapatkan ketika Anastasia pasif. Perilaku bercinta Christian ini merupakan kelainan seksual yang disebut paraphilia. Pada trilogi ‘Fifty Shades’, Christian bisa disebut sebagai sadomasokis yang berperan sebagai pihak yang aktif yang memberi rasa sakit.

Anastasia menjadi masokis, yaitu pihak yang disakiti serta bersikap pasif.

Ciri-ciri sadomasokis dapat dilihat dari cara pengusaha sukses itu memperlakukan Anastasia. Perempuan yang kemudian diceritakan menjadi istrinya itu kerap diikat kaki atau tangannya. Awalnya, Anastasia beberapa kali dicambuk Christian. Akan tetapi aktivitas seksual dengan bumbu cambukan itu akhirnya terhenti lantaran Anastasia tidak terima diperlakukan seperti itu.

Akibatnya, ia sempat menghentikan hubungan seksual dengan pria yang dalam kehidupan nyatanya telah beristri itu. Namun, rasa cinta keduanya akhirnya menyatukan mereka kembali.

Bahkan, Christian juga rela meninggalkan kebiasaannya mencambuk dan mendominasi aktivitas seksual asalkan tidak kehilangan Anastasia. Akan tetapi, aktivitas seksual berbumbu kekerasan lain seperti mengikat tangan dan kaki yang tidak membuat Anastasia tersakiti tetap dilakukan.

Sejauh ini sejumlah ahli menyebut paraphilia tidak dapat disembuhkan. Penyebabnya adalah ketidakselarasan perkembangan fisikoseksual dan psikoseksual.

Namun, konseling dan terapi dapat meredakan perilaku menyakiti pasangan. (*)

Dapatkan pula berita hiburan lain di sini.

#Film Baru #Fifty Shades Of Grey #Kekerasan Seksual
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Rina Garmina

Cooking Mama :)
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Trailer Perdana 'Narnia: The Magician’s Nephew' Dirilis, Aslan Tampil Megah
Trailer Narnia: The Magician's Nephew resmi dirilis Netflix. Film ini dibuka dengan kilasan lemari kayu berukir semesta Narnia.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
Trailer Perdana 'Narnia: The Magician’s Nephew' Dirilis, Aslan Tampil Megah
Indonesia
Tim Terpadu Dikerahkan Periksa Kasus Pelecahan Seksial di SMKN 27 Jakarta
Dinas akan melakukan pendampingan terhadap para siswa yang menjadi korban.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Tim Terpadu Dikerahkan Periksa Kasus Pelecahan Seksial di SMKN 27 Jakarta
Indonesia
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan, 60 Persen Kekerasan Seksual
FSGI mencatat 100 kasus kekerasan di satuan pendidikan sepanjang Januari-September 2026. Sebanyak 60 persen merupakan kekerasan seksual.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan, 60 Persen Kekerasan Seksual
Dunia
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Korban mengklaim ia dicekoki ketamin, dianiaya, dan diperkosa tujuh anggota fraternity Chi Phi.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
ShowBiz
'The Assassin(s)' Tembus 2 Juta Penonton dalam 11 Hari, Jadi Film Terlaris di Korea Selatan!
The Assassin(s) kini sudah menembus 2 juta penonton di Korea Selatan. Lalu, kapan film ini tayang di Indonesia?
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
'The Assassin(s)' Tembus 2 Juta Penonton dalam 11 Hari, Jadi Film Terlaris di Korea Selatan!
ShowBiz
Azka Corbuzier Debut Akting Lewat Film 'Home, Almost', Bakal Tayang Perdana di New York
Azka Corbuzier akan menjalani debut aktingnya di film Home, Almost. Film pendek itu bakal tayang perdana di New York, Amerika Serikat.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Azka Corbuzier Debut Akting Lewat Film 'Home, Almost', Bakal Tayang Perdana di New York
Fun
Sinopsis Ice Age: Boiling Point Petualangan ke-6 Manny dkk, Ketika Zaman Es Mulai Meleleh
Petualangan keenam franchise Ice Age resmi berlanjut lewat film Ice Age: Boiling Point yang bakal tayang Februari 2027.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
 Sinopsis Ice Age: Boiling Point Petualangan ke-6 Manny dkk, Ketika Zaman Es Mulai Meleleh
ShowBiz
Reawaken Man: The Red Tayang 7 Oktober di Bioskop, Koo Kyo-hwan Tambah Perkasa Tiap Kali Mati
Film Reawaken Man: The Red diprediksi jadi salah satu sinema aksi Korea paling meledak di bioskop tahun 2026.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Reawaken Man: The Red Tayang 7 Oktober di Bioskop, Koo Kyo-hwan Tambah Perkasa Tiap Kali Mati
ShowBiz
'Verity' Raih Pembukaan Rp 330 Miliar, Adaptasi Novel Colleen Hoover Mulai Dilirik Penonton
Untuk pasar Amerika Serikat, Verity mendapatkan perilisan luas pada 2 Oktober di 3.510 bioskop.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
'Verity' Raih Pembukaan Rp 330 Miliar, Adaptasi Novel Colleen Hoover Mulai Dilirik Penonton
ShowBiz
Jennifer Lawrence Bakal Bintangi Film Sci-Fi 'The Flood', Dijadwalkan Tayang 2028
Jennifer Lawrence akan membintangi film sci-fi terbaru, The Flood. Film tersebut dijadwalkan tayang Agustus 2028.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Jennifer Lawrence Bakal Bintangi Film Sci-Fi 'The Flood', Dijadwalkan Tayang 2028
Bagikan