Musik

Mengenal Craig Jones, Sampler Slipknot yang Mendadak Keluar

Febrian AdiFebrian Adi - Jumat, 09 Juni 2023
Mengenal Craig Jones, Sampler Slipknot yang Mendadak Keluar

Craig Jones dikabarkan keluar dari Slipknot. (Foto: Instagram/@slipknot)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Eight-seven-six-six-six-five-four-three-two-one, zero..” Bunyi sampel dari lagu Slipknot berjudul The Heretic Anthem mungkin terdengar begitu akrab di telinga para Maggots (sebutan penggemar Slipknot). Bunyi sampel tersebut siap menghantarkan siapa pun yang mendengarnya bersiap untuk menggila saat menonton band asal Iowa, Amerika Serikat tersebut.

Hampir di semua panggung yang dijajaki oleh Slipknot, lagu The Heretic Anthem menjadi daftar lagu yang harus dibawakan. Elemen terpentingnya ada pada sampel awal lagu tersebut, bunyi yang begitu membekas di para penggemar sehingga kapanpun sampel itu dimainkan mereka yang mendengar akan mengetahui bahwa lagu yang dimainkan adalah The Heretic Anthem.

Baca juga:

Slipknot Kejutkan Penggemar dengan Single 'Bone Church'

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Slipknot (@slipknot)

Sampel ikonik itu diciptakan oleh Craig Jones atau yang dikenal sebagai The Silent One, The Killer, #5 atau 133 Mhz. Sayangnya, secara mendadak Slipknot mengumumkan bila Jones tak lagi berjalan bersama mereka sejak Rabu (7/6).

Craig Jones yang memiliki karakter topeng dengan duri panjang di sekitar kepalanya, begitu pendiam dan kaku. Tugasnya adalah memberikan sampel, pidato, dan suara sebagai semacam hiasan audio dalam pusaran musik Slipknot.

Di luar panggung, seperti dikutip dari Revolvermag pada Rabu (7/6). Craig Jones sangat sulit untuk dijabarkan, karena sangat jarang diwawancarai dan berbicara untuk khalayak umum. Namun terdapat sebuah kutipan publik yang begitu menonjol.

“Jika saya tidak berada di band ini, saya mungkin akan keluar untuk membunuh orang,” ucapnya.

Kalimat itulah yang membuatnya mendapat julukan sebagai The Killer. Ia juga pernah berkata “Jika saya tidak berada di band hari ini, saya akan mengemudikan forklift di gudang sepanjang hari.”

Baca juga:

Slipknot Tutup Hammersonic Festival 2023 dengan Memuaskan

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Slipknot (@slipknot)

Sementara julukan 133 MHz didapatkan ketika ia menjadi salah satu musisi metal terkemuka pertama yang menggunakan teknologi komputer secara integral, Jones adalah seorang innovator dalam hal itu, dan dia mendapat julukan ‘133’ dari kecepatan (MHz) komputernya ketika ia bergabung dengan Slipknot, dikarenakan angka itu merupakan kecepatan canggih pada era tersebut.

Di atas kebisuannya, Jones menjalankan pekerjaannya sebagai anonim dengan sangat serius. Dia akan berusaha lebih keras daripada rekan bandnya untuk menyembunyikan identitasnya di depan umum, mengenakan penutup mata di luar panggung dan bahkan meninggalkan pertunjukan Slipknot lebih awal untuk menyelinap keluar sebelum penggemar dapat melihatnya. Selama beberapa tahun pertama waktunya di grup, dia tidak pernah berhasil difoto atau direkam tanpa penutup wajah.

Jones adalah bagian penting dari Slipknot, secara visual dan spiritual, tetapi dia juga merupakan kontributor musik yang penting. Sementara dia awalnya bergabung dengan band sebagai gitaris pada tahun 1996 - tak lama setelah band merekam album demo Mate. Feed. Kill. Repeat. Dengan vokalis awal Anders Colsefni, beberapa kemudian ia beralih ke sampler dan keyboard, di mana ia berhasil mempertahankan masa jabatan tersebut selama 27 tahun. (far)

Baca juga:

Slipknot Rilis Video Penghormatan Joey Jordison

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Kunto Aji dan Deretan 'Side Quest': dari Linmas hingga Melantunkan Macapat di Hadapan Sri Sultan
Kunto Aji kembali menjalani “side quest” di luar musik dengan melantunkan tembang macapat di hadapan Sri Sultan dalam pembukaan FKY 2026.
Ananda Dimas Prasetya - 20 menit lalu
Kunto Aji dan Deretan 'Side Quest': dari Linmas hingga Melantunkan Macapat di Hadapan Sri Sultan
ShowBiz
Idgitaf Raih 6 Nominasi AMI Awards 2026, Berkat Album 'Berusaha di Bawah Hujan'
Idigitaf meraih enam nominasi di AMI Awards 2026. Ia pun bangga dan bersyukur atas pencapaiannya itu.
Soffi Amira - 2 jam, 58 menit lalu
Idgitaf Raih 6 Nominasi AMI Awards 2026, Berkat Album 'Berusaha di Bawah Hujan'
ShowBiz
AMI Awards 2026 Hadirkan 4 Kategori Baru, Cerminkan Perkembangan Musik Indonesia
AMI Awards 2026 menghadirkan empat kategori baru dari total 67 kategori. Simak alasan penambahan kategori dan 5.360 lagu yang didaftarkan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
AMI Awards 2026 Hadirkan 4 Kategori Baru, Cerminkan Perkembangan Musik Indonesia
ShowBiz
AMI Awards 2026 Bawa 4 Kategori Baru, Simak Daftar Musisi yang Masuk Nominasi
AMI Awards 2026 mengumumkan 67 kategori nominasi dengan tema 'Ruang Nada Nusantara'. Simak daftar nominasi dan 4 kategori baru tahun ini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
AMI Awards 2026 Bawa 4 Kategori Baru, Simak Daftar Musisi yang Masuk Nominasi
ShowBiz
King Nassar Hadirkan 'Astaga Naga', Dangdut dan Kisah Cinta yang Membingungkan
Lagu ini juga mengangkat kisah asmara yang diwarnai perasaan bimbang dan ketidakpastian.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
King Nassar Hadirkan 'Astaga Naga', Dangdut dan Kisah Cinta yang Membingungkan
ShowBiz
Hanaria Tuangkan Patah Hati dan Penerimaan dalam 'Aku Peluklah Sepi'
Lagu ini menjadi ruang refleksi mengenai patah hati, proses mengenali diri, hingga perjalanan menuju penerimaan.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Hanaria Tuangkan Patah Hati dan Penerimaan dalam 'Aku Peluklah Sepi'
ShowBiz
Lafa Pratomo Satukan Bilal Indrajaya dan The Jansen lewat 'Terabas'
Garis Tegak EP merupakan proyek kolaboratif yang mempertemukan Lafa dengan 12 musisi lintas genre.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Lafa Pratomo Satukan Bilal Indrajaya dan The Jansen lewat 'Terabas'
ShowBiz
Di Balik 'Bloody Paradise', ENHYPEN Gambarkan Cinta yang Liar dan Berbahaya
'Bloody Paradise' menggambarkan dua orang yang memilih menghilang sejenak dari dunia luar dan menikmati kebersamaan tanpa memikirkan aturan maupun konsekuensi.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Di Balik 'Bloody Paradise', ENHYPEN Gambarkan Cinta yang Liar dan Berbahaya
ShowBiz
'Nicole Kidman', Cara ADÉLA Merayakan Fantasi dan Glamorama
agu pop ini lahir dari kekaguman ADÉLA terhadap sosok Nicole Kidman.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
'Nicole Kidman', Cara ADÉLA Merayakan Fantasi dan Glamorama
Lifestyle
Kementerian Kebudayaan Kaji Penggunaan Sound Horeg setelah Insiden Jawa Timur
Kemenbud terus memperhatikan berbagai bentuk ekspresi budaya yang berkembang di tengah masyarakat.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Kementerian Kebudayaan Kaji Penggunaan Sound Horeg setelah Insiden Jawa Timur
Bagikan