Film

Mengapa ‘WandaVision’ Hadir dengan Gaya Sitkom?

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Jumat, 22 Januari 2021
Mengapa ‘WandaVision’ Hadir dengan Gaya Sitkom?

Nuansa WandaVision berbeda dengan film MCU lainnya. (Foto: Den of Geek)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MARVEL Studios resmi merilis dua episode perdana WandaVision secara eksklusif di Disney Plus Hotstar. Seperti yang diketahui, serial pertama Fase Keempat ini menggabungkan konsep TV klasik dan Marvel Cinematic Universe (MCU) dengan sentuhan komedi sitkom klasik yang segar.

Mengutip laman ANTARA, para pembuat film, pemeran, dan kru mengungkapkan cara mereka menangkap gaya sitkom.

Baca juga:

Desember, Serial WandaVision Dirilis Disney+

1. Riset dan kursus

Mengapa ‘WandaVision’ Hadir dengan Gaya Sitkom?
Digarap oleh sutradara Matt Shakman. (Foto: Hollywood Reporter)


Untuk menciptakan suasana sitkom sempurna dari masa ke masa, seluruh aktor dan kru yang terlibat dalam serial ini turun langsung untuk melakukan riset mendalam. Sang sutradara, Matt Shakman mengharuskan seluruh aktor dan kru untuk mengikuti sejenis kursus sitkom dan melakukan riset.

Mereka diimbau untuk menyaksikan tayangan sitkom dari beberapa dekade tertentu dalam rentang era 1950-an hingga 2000-an. Mulai dari membaca buku tentang cara pembuatan sitkom, hingga mewawancarai beberapa tokoh yang pernah terlibat langsung dalam pembuatan sitkom zaman dulu, salah satunya aktor kawakan Dick Van Dyke.

"Sebelum memulai proses produksi serial WandaVision ini, saya dan Kevin Feige berkesempatan untuk makan siang bersama aktor legendaris Dick Van Dyke. Dari diskusi tersebut, saya mendapat banyak inspirasi yang saya implementasikan di episode pertama serial ini," kata Shakman.

Baca juga:

‘WandaVision’ Hadir Dengan Nuansa Era 1950-an

2. Penonton di studio

Mengapa ‘WandaVision’ Hadir dengan Gaya Sitkom?
Melibatkan penonton hadir langsung di studio selama proses produksi. (Foto: ComingSoon)


Untuk menyajikan tayangan yang otentik, Shakman memutuskan untuk melibatkan penonton hadir langsung di studio selama proses produksi. Hal ini ia yakini sangat memengaruhi suasana yang dibangun selama syuting berlangsung. Para pemeran dapat mendengarkan langsung suara tertawa yang natural dari penonton di studio.

"Elemen ini benar-benar menghidupkan suasana dan menurut saya menggambarkan gaya hiburan di 1950-an dengan sangat baik. Saya sangat menikmati keseluruhan prosesnya," kata pemeran Vision, Paul Bettany.

3. Lagu dan skor

Mengapa ‘WandaVision’ Hadir dengan Gaya Sitkom?
Kristen Anderson-Lopez dan Robert Lopez. (Foto: Baltimore Sun)


Selain visualnya, Shakman juga memberikan perhatian kepada audionya. Ia mempercayakan penulis lagu pemenang penghargaan Oscar dan Grammy, Kristen Anderson-Lopez dan Robert Lopez (Frozen) untuk membuat tema lagu di WandaVision.

Keduanya berupaya untuk menghasilkan perubahan suasana dekade yang maksimal dengan membubuhkan lagu dengan nada dan gaya sesuai. Ketika mereka menciptakan theme songs yang unik untuk setiap episode, Christope Beck fokus pada pembuatan score musiknya. (and)

Baca juga:

WandaVision Tayang 15 Januari 2021 di Disney Plus

#Film #Disney Plus # Marvel Cinematic Universe
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Faktor Usia Mulai Terasa, Robert Pattinson Curhat Tantangan Fisik Syuting 'The Batman Part II'
Robert Pattinson mulai merasakan dampak usia saat melakoni adegan perkelahian di The Batman Part II. Simak pengakuan lengkapnya mengenai proses syuting!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
Faktor Usia Mulai Terasa, Robert Pattinson Curhat Tantangan Fisik Syuting 'The Batman Part II'
ShowBiz
Transformers Rayakan 40 Tahun, Film Animasi 1986 Kembali Lewat 'Optimus Prime: Awakening'
Film lawas The Transformers: The Movie kembali ke bioskop. Ada kejutan film pendek Optimus Prime: Awakening.
Soffi Amira - Jumat, 04 September 2026
Transformers Rayakan 40 Tahun, Film Animasi 1986 Kembali Lewat 'Optimus Prime: Awakening'
ShowBiz
Noah Jupe Dipastikan Gabung 'Avengers: Secret Wars', Karakternya Masih Dirahasiakan
Noah Jupe dipastikan gabung Avengers: Secret Wars. Namun, karakternya masih dirahasiakan.
Soffi Amira - Kamis, 03 September 2026
Noah Jupe Dipastikan Gabung 'Avengers: Secret Wars', Karakternya Masih Dirahasiakan
ShowBiz
Amy Madigan Gabung Film 'The Comebacker', Film Bisbol Terbaru Tom Hanks
Amy Madigan bergabung dalam film 'The Comebacker' bersama Tom Hanks dan Callum Turner. Film Sony Pictures ini diadaptasi dari cerita Dave Eggers.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Amy Madigan Gabung Film 'The Comebacker', Film Bisbol Terbaru Tom Hanks
ShowBiz
Jajaran Pemain Film 'Copperhead' Makin Gila, Jason Momoa hingga Kiefer Sutherland Ikut Bergabung
Jason Momoa, Tenoch Huerta, Adria Arjona, dan Kiefer Sutherland resmi bergabung dalam film thriller Copperhead garapan Miles Teller.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jajaran Pemain Film 'Copperhead' Makin Gila, Jason Momoa hingga Kiefer Sutherland Ikut Bergabung
ShowBiz
Netflix Umumkan 'Arrivals: A New Manifest Mystery', Kembali dengan Cerita Baru
Netflix mengumumkan Arrivals: A New Manifest Mystery segera kembali. Serial ini akan hadir dengan kisah baru.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
Netflix Umumkan 'Arrivals: A New Manifest Mystery', Kembali dengan Cerita Baru
ShowBiz
Ariana Grande Kembali ke Layar Lebar lewat Film 'Focker in Law', Tayang 25 November 2026
Ariana Grande kembali ke layar lebar lewat 'Focker in Law', film terbaru waralaba Meet the Parents yang tayang di bioskop 25 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Ariana Grande Kembali ke Layar Lebar lewat Film 'Focker in Law', Tayang 25 November 2026
ShowBiz
Disney dan Pokemon Gandeng Aardman Garap Serial Stop-Motion 'The Misadventures of Sirfetch'd & Pichu'
Serial ini akan membawa gaya visual khas Aardman ke dalam dunia Pokemon yang sudah dikenal penggemar di seluruh dunia.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Disney dan Pokemon Gandeng Aardman Garap Serial Stop-Motion 'The Misadventures of Sirfetch'd & Pichu'
ShowBiz
Rachel Amanda Bintangi Film Horor 'Hasut', Kisah Healing yang Berujung Bencana
Rachel Amanda membintangi film horor psikologis Hasut yang tayang 8 Oktober 2026. Film ini mengisahkan empat sahabat menjalani ritual penyembuhan di hutan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Rachel Amanda Bintangi Film Horor 'Hasut', Kisah Healing yang Berujung Bencana
ShowBiz
'Autopsy: Dead Body Can Talk', Kisah Dokter Forensik Ungkap Kematian Tak Wajar
Film forensic psychological thriller 'Autopsy: Dead Body Can Talk' mengisahkan dokter forensik dr. Sumi Hastri dalam mengungkap kematian tak wajar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
'Autopsy: Dead Body Can Talk', Kisah Dokter Forensik Ungkap Kematian Tak Wajar
Bagikan