Game

Mengapa Nintendo Switch Banyak Diminati?

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 18 Januari 2022
Mengapa Nintendo Switch Banyak Diminati?

Switch bisa menjadi salah satu konsol terlaris sepanjang masa. (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DIRILIS pada tahun 2017, Nintendo Switch membedakan dirinya dari para pesaingnya dengan menempatkan di pada sistem hybrid yang mampu melakukan gim portabel dan gim docking di layar eksternal. Desain yang unik memang berisiko, namun malahan terbukti sukses besar bagi Nintendo.

Konsol itu telah terjual 84,59 juta unit hanya dalam 49 bulan yang menjadikannya salah satu konsol dengan penjualan tercepat sepanjang masa. Pada Agustus 2021, gim Nintendo Switch mengisi semua tempat di 30 chart teratas Jepang selama dua minggu berturut-turut.

Baca Juga:

UniPin Ladies Series Season 2 Pertemukan Tim Terbaik

game
Nintendo Switch dirilis pada 2017. (Foto: Gamerant)

Menurut Gamerant, keberhasilan Nintendo Switch dapat dikaitkan dengan beberapa faktor yang mendukung konsol. Seperti kemampuan hibridanya dapat menarik basis pelanggan yang luas dan mendapatkan banyak dukungan dari pengembang pihak pertama dan pihak ketiga. Ditambah dengan beberapa peristiwa di luar kendali Nintendo, menciptakan kondisi yang sempurna bagi konsol untuk berkembang.

Daya tarik terbesar Nintendo Switch adalah kemampuannya untuk berubah bentuk. Perangkat tersebut dapat digunakan sebagai konsol rumah tradisional yang terhubung ke monitor atau televisi. Lalu bisa digunakan dengan cara genggam portabel. Ini memungkinkan Switch untuk menargetkan dua pasar secara bersamaan. Selain itu, fleksibilitas konsol membuatnya menjadi perangkat yang mudah untuk dibawa bepergian.

Pada tahun 2019, Nintendo merilis Switch Lite yang memberi para gamer lebih banyak pilihan. Berbeda dengan Switch asli, Switch Lite sepenuhnya portabel dan tidak dapat dihubungkan ke monitor eksternal. Keuntungan Switch Lite adalah harganya lebih murah daripada Switch awal. Ideal untuk para gamer yang tidak ingin menggunakan perangkat sebagai konsol rumahan.

Konsol tersebut dilengkapi dengan dua pengendali JoyCon yang memungkinkan gameplay inovatif. Seperti di Let's Go, Pikachu! dan Let's Go, Eevee!. JoyCon digunakan untuk melempar Poke Ball dan menangkap Pokemon. Ini terasa jauh lebih realistis daripada sekadar menekan tombol. Demikian pula di Splatoon 2, pemain dapat menggunakan pengendali Joy-Con untuk mengarahkan senjata dengan pengendali gerakan.

Baca Juga:

Neon, Agen Baru 'Valorant'

game
Nintendo merilis Switch Lite pada 2019. (Foto: Gamerant)

Ini bukan pertama kalinya Nintendo bereksperimen dengan perangkat hybrid. Switch meminjam banyak ide dari Wii U, yang merupakan kegagalan komersial untuk Nintendo. Hal ini sebagian disebabkan oleh kesulitan perusahaan dalam mempromosikan manfaat fungsional konsol dengan benar. Namun, Nintendo belajar dari kesalahan dengan Wii U dan dan kemudian hati-hati mengomunikasikan apa itu Switch dan apa tujuannya.

Menghadirkan fitur unik untuk konsol telah menjadi kesuksesan Nintendo selama beberapa dekade. Nintendo 3DS dapat menghasilkan gambar 3D tanpa kacamata. Nintendo DS memiliki fitur layar ganda dan Wii berpusat pada pengendali gerakan. Nintendo memutuskan untuk bertaruh pada hibriditas dengan Switch dan untungnya hal tersebut berhasil.

Sepanjang masa pakainya, Switch telah menerima banyak gim pihak pertama yang mengesankan dan secara konsisten membuat para gamer kembali ke konsol. Pokemon merupakan salah satu waralaba gim paling sukses sepanjang masa, yang telah memiliki beberapa rilisan di Switch. Selain Let's Go, Pikachu! dan Let's Go, Eevee!, Switch juga menerima Pokemon Sword and Shield yang terjual lebih dari 22 juta salinan.

Bagi banyak orang, Switch adalah sumber kenyamanan selama masa-masa yang tidak pasti. Switch adalah cara untuk tetap berinteraksi dengan teman meski tidak bisa dilakukan secara fisik. Tidak hanya itu, Switch bisa juga sebagai kesempatan untuk memulai hobi baru. Kemudian Switch adalah pilihan yang menarik untuk pemula, berkat gim kasual seperti Super Mario Odyssey dan Pokemon. Nintendo telah mencapai masa emas dengan Switch dan jika tren saat ini terus berlanjut, Switch bisa menjadi salah satu konsol terlaris sepanjang masa. (frs)

Baca Juga:

'Horizon Call of the Mountain' Game Baru untuk PSVR2

#Game #Gamers #Konsol Game
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Tekno
HP Gaming 'Monster' RedMagic 11 Air Siap Gebrak Pasar Global Pekan Depan, Spesifikasinya Bikin Merinding
RedMagic 11 Air versi global tidak akan memangkas spesifikasi dari versi aslinya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
HP Gaming 'Monster' RedMagic 11 Air Siap Gebrak Pasar Global Pekan Depan, Spesifikasinya Bikin Merinding
Fun
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Panduan TheoTown pemula untuk membangun kota stabil dan cepat berkembang, mulai dari jalan, listrik, pajak, hingga dense zone.
ImanK - Minggu, 11 Januari 2026
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Indonesia
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
BNPT mencatat sepanjang tahun 2025 terdapat sekitar 112 anak di 26 provinsi yang teridentifikasi terpapar paham radikalisme melalui ruang digital, baik melalui media sosial maupun gim daring.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
ShowBiz
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Simu Liu resmi membintangi film adaptasi game 'Sleeping Dogs' yang disutradarai Timo Tjahjanto. Kisah polisi undercover lawan Triad siap ke layar lebar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Indonesia
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Pemilik platform permainan daring dituntut untuk memberikan verifikasi dan keamanan terhadap siapa yang mengakses.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Lifestyle
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Gim ini menarik karena adegan pertarungan tangan kosong dan juga senjata apinya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Fun
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Film Live-Action terbaru “Street Fighter” akan tayang di bioskop pada 16 Oktober 2026
Wisnu Cipto - Minggu, 14 Desember 2025
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
ShowBiz
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Trailer perdana film Street Fighter dirilis di The Game Awards, menampilkan aksi Ryu dan Ken menuju Turnamen World Warrior. Tayang 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Lifestyle
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Ajang IESF WEC 2025 ini dinilai sangat strategis untuk mematangkan tim
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Desember 2025
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Lifestyle
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Timnas MLBB putri memulai turnamen IESF WEC 2025 dengan hasil meyakinkan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 07 Desember 2025
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Bagikan