Biarkan Barang di Alfamart dan Indomaret Diambil, Mendagri: Akan Kami Bayar Semua

Thomas KukuhThomas Kukuh - Senin, 01 Oktober 2018
Biarkan Barang di Alfamart dan Indomaret Diambil, Mendagri: Akan Kami Bayar Semua

Warga yang menyerbu pertokoan di Palu. (ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Video sejumlah orang tengah menjarah makanan dan minuman di sebuah mini market viral. Penjarahan tersebut diduga dilakukan olah warga Palu Sulawesi Tengah pascagempa dan tsunami.

Menanggapi insiden tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo membantah bahwa yang dilakukan oleh warga tersebut merupakan aksi penjarahan toko dan SPBU di Kota Palu.

"Kami sudah perintahkan pada Alfamart dan Indomaret itu untuk bisa diambil barang-barangnya oleh warga. Catat semua apa yang diambil, diinventaris. Kami akan bayar itu semua. Tidak ada penjarahan," kata Tjahjo melalui keterangan tertulisnya Minggu (30/9).

Ia pun mengaku telah mrnginstruksikan langsung Gubernur Sulteng Longki Djanggola untuk membeli minuman dari toko yang buka.

Mendagri
Mendagri Tjahjo Kumolo. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

"Dalam rapat saya minta pemda fasilitasi beli minuman dan makanan di toko yang jual untuk berikan kepada pengungsi dan yang dirawat dirumah sakit. Saya pun memberi perintah untuk mencari yang punya toko agar dibeli dulu, saya minta pengawalan Satpol PP dan Polri untuk bagikan makanan tersebut," jelas Tjahjo.

Politisi PDIP ini mengungkapkan bahwa keputusan itu diambil karena warga yang terkena bencana Gempa Bumi dan tsunami kesulitan mendapat bahan makanan.

"Ya kita gotong royong, saya juga ikut bantu beli juga (makanan dan minuman)," tuturnya

Ia pun mengungkapkan saat ini wilayah terdampak dari bencana tersebut darurat listrik dan bantuan karena hambatan kondisi jalan.

"Kondisi memang darurat, makanan dan bantuan minuman belum masuk. Toko tutup, ya bantu masyarakat yang perlu makan minum," pungkasnya (Asp)

#Tjahjo Kumolo #Gempa Palu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Berbagai Titik di Sulawesi Tengah Berpotensi Alami Fenomena Likuefaksi, Ini Daftarnya
data serta peta sebaran potensi likuefaksi yang dirilis ini diharapkan dapat menjadi rujukan fundamental bagi jajaran pemerintah daerah setempat dalam merumuskan kebijakan penataan ruang dan zonasi wilayah aman.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Berbagai Titik di Sulawesi Tengah Berpotensi Alami Fenomena Likuefaksi, Ini Daftarnya
Indonesia
Gempa Palu, Sulteng, Korban Tewas dan Puluhan Bangunan Rusak Parah
Seorang warga dilaporkan meninggal dunia di Kabupaten Sigi.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Gempa Palu, Sulteng, Korban Tewas dan Puluhan Bangunan Rusak Parah
Indonesia
Seorang Warga Dilaporkan Meninggal Akibat Gempa Sulawesi Tengah, Menurut BNPB
Warga yang meninggal di Kabupaten Sigi, wilayah dengan dampak paling signifikan.
Frengky Aruan - Selasa, 16 Juni 2026
Seorang Warga Dilaporkan Meninggal Akibat Gempa Sulawesi Tengah, Menurut BNPB
Indonesia
BNPB Sebut Sejumlah Bangunan Rusak Imbas Gempa Bumi M 6,7 di Palu
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pemantauan dan pendataan kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,7 yang mengguncang Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6).
Frengky Aruan - Selasa, 16 Juni 2026
BNPB Sebut Sejumlah Bangunan Rusak Imbas Gempa Bumi M 6,7 di Palu
Indonesia
BMKG Sebut Gempa M 6,7 yang Guncang Palu Termasuk Gempa Dangkal, Dipicu Pergerakan Sesar Aktif
Gempa ini dikategorikan dalam gempa dangkal yang dipicu sesar aktif.
Frengky Aruan - Selasa, 16 Juni 2026
BMKG Sebut Gempa M 6,7 yang Guncang Palu Termasuk Gempa Dangkal, Dipicu Pergerakan Sesar Aktif
Indonesia
Gempa Magnitudo 6 Guncang Poso Sulteng, Tidak Berpotensi Tsunami.
Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 17 Agustus 2025
Gempa Magnitudo 6 Guncang Poso Sulteng, Tidak Berpotensi Tsunami.
Bagikan