Otomotif

McLaren Siapkan Konsep F1 Tahun 2050

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 09 Mei 2019
McLaren Siapkan Konsep F1 Tahun 2050

McLaren menghadirkan inovasi pada mobil balap F1nya. (Foto: Dailymail/McLaren)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INOVATIF kata yang tepat untuk menggambarkan perusahaan otomotif McLaren. Untuk visi ke depan tahun 2050, mereka sudah menyiapkan mobil, teknologi bahkan lintasan balapannya. Semuanya sangat canggih seperti menonton film-film sain fiksi.

mclaren
Konsep mobil F1 McLaren tahun 2050. (Foto: Dailymail/McLaren)

McLaren Applied Techologies yang sepupuan dengan tim Formula One melakukan berbagai pekerjaan yang mendorong McLaren menjadi perusahaan nomor satu di otomotif, khususnya mobil-mobil dengan kecepatan jet.

Saat ini perusahaan itu tengah mempersiapkan McLaren di tahun 2050. Mereka menggarap MCLExtreme yang salah satu fiturnya adalah ko-pilot artificial intelligence dan menggunakan tenaga elektrik ketimbang bahan bakar fosil. Bahkan mobil balap ini mampu membereskan bannya sendiri bila ada masalah.

mclaren
Helm dan baju pembalap terhubung dengan AI. (Foto: Dailymail/McLaren)

Pekerjaan ini bukan hanya mempersiapkan mobilnya saja dengan kecanggihan teknologi. Lebih dari itu McLaren juga tengah mengonsep pengalaman yang harusnya di dapat oleh para penggemarnya. Juga mempersiapkan lintasan yang digunakan untuk balapan. Namun semuanya baru bisa diwujudkan di tahun 2050, 3 dekade lagi.

Mobil balap anyar dengan desain futuristik sebenarnya bukan yang pertama McLaren keluarkan. Di tahun 2015, McLaren pernah memperkenalkan desain mobil MP4-X. Keinginan penggemar dan mekanik yang mengerjakan McLaren ini bukan hanya sekedar mobil dengan fitur futuristik, namun juga tampil sebagai mobil pemenang. Dengan baterai terlipat yang mejaga aerodinamiknya, mobil balap ini dapat melaju sampai 500km/jam.

mclaren
Lintasan balapan pun dipikirkan oleh McLaren. (Foto: Dailymail/McLaren)

Namun McLaren sendiri menyatakan bahwa mereka tidak mendesain dan mengonsep mobil terbang untuk balapan. Banyak harus dipertimbangkan dengan konsep mobil seperti itu. Mereka beranggapan bahwa mobil terbang akan menyumbangkan polusi suara dan potensi kecelakaan yang lebih tinggi. Mobil terbang hanya akan jadi semacam antitesis dalam balapan grand prix.

Semakin kencangnya kecepatan membuat McLaren memperhitungkan sistem pengereman. Teknologi seperti side pods yang memungkinkan pengereman lebih maksimal. Yang menarik adalah kehadiran articial intelligence (AI) on-board sebagai ko-pilot. Tak lagi dibutuhkan komunikasi dengan mekanik di pit stop.

mclaren
F1 2050 bukan mobil terbang masih berada di tanah. (Foto: Dailymail/McLaren)

AI akan terhubung dengan helm dan sensor yang dipakai oleh pebalap. AI akan memperhitungkan segala sesuatu yang ada di depan dan memberikan saran pada pengemudinya. AI tak hanya mampu memperhitungkan balapan saja, namun juga mengerti mood dan emosi pengemudinya. Dengan demikian AI akan langsung meramunya dalam bentuk saran. (psr)

Tonton videonya:

#F1 #McLaren
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Olahraga
Jadwal F1 GP Amerika Serikat 2026: Mampukah Antonelli Mengamankan Gelar Juara Dunia di COTA?
Simak jadwal F1 GP Amerika Serikat 2026 di COTA, mulai dari latihan, kualifikasi, hingga balapan. Kimi Antonelli berpeluang mengunci gelar juara dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Oktober 2026
Jadwal F1 GP Amerika Serikat 2026: Mampukah Antonelli Mengamankan Gelar Juara Dunia di COTA?
Olahraga
F1 akan Kembali ke Jarak Standar pada 2028, Balapan Maksimal 305 Km
Jarak maksimum balapan dipotong sebesar 15 km dari 305 km menjadi hanya 290 kmuntuk musim 2027.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
 F1 akan Kembali ke Jarak Standar pada 2028, Balapan Maksimal 305 Km
Olahraga
Haas Rekrut Rafael Camara untuk F1 2027, Pemimpin Klasemen F2 Naik Kelas
Rafael Camara menandatangani kontrak multitahun dengan Haas untuk Formula 1 2027. Simak perjalanan karier dan respons Ayao Komatsu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Haas Rekrut Rafael Camara untuk F1 2027, Pemimpin Klasemen F2 Naik Kelas
Olahraga
Kimi Antonelli Bisa Kunci Gelar Juara Dunia di F1 GP Amerika Serikat 2026, Ini Skenario yang Diperlukan
Kimi Antonelli berpeluang mengunci gelar juara dunia 2026 di F1 GP Amerika Serikat. Simak syarat juara, posisi George Russell, dan persaingan klasemen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Kimi Antonelli Bisa Kunci Gelar Juara Dunia di F1 GP Amerika Serikat 2026, Ini Skenario yang Diperlukan
Olahraga
McLaren Jual 5 Mobil F1 Legendaris, Harganya Bikin Jantungan
Mobil-mobil pernah dikendarai pembalap legendaris seperti Ayrton Senna, Lewis Hamilton, Jenson Button, hingga Lando Norris.
Yusuf Abdillah - Rabu, 21 Oktober 2026
McLaren Jual 5 Mobil F1 Legendaris, Harganya Bikin Jantungan
Olahraga
MotoGP dan F1 akan Berbagi Lintasan di COTA, Pedrosa hingga Dovizioso Siap Turun
MotoGP akan tampil di COTA saat F1 GP Amerika Serikat 2026. Dani Pedrosa, Nicolo Bulega, Andrea Dovizioso, dan Lorenzo Savadori dijadwalkan turun lintasan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
MotoGP dan F1 akan Berbagi Lintasan di COTA, Pedrosa hingga Dovizioso Siap Turun
Olahraga
Haas F1 Team Bawa Livery Spesial untuk F1 GP Amerika Serikat, Wajah Godzilla Hiasi VF-26
Haas menghadirkan livery Godzilla Minus Zero pada mobil VF-26 Ollie Bearman dan Esteban Ocon untuk Grand Prix Amerika Serikat di Austin akhir pekan ini.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Haas F1 Team Bawa Livery Spesial untuk F1 GP Amerika Serikat, Wajah Godzilla Hiasi VF-26
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Olahraga
Persaingan F1 GP: Red Bull dan Max Verstappen Makin Pede, Mercedes Mulai Ketar-ketir
Max Verstappen semakin termotivasi untuk melanjutkan tren positif bersama Red Bull pada sisa musim F1.
Yusuf Abdillah - Selasa, 13 Oktober 2026
Persaingan F1 GP: Red Bull dan Max Verstappen Makin Pede, Mercedes Mulai Ketar-ketir
Olahraga
Buntut Insiden di Sprint Race GP Singapura, Lando Norris Akui Salah dan Minta Maaf
Pembalap McLaren, Lando Norris, meminta maaf setelah terlibat insiden dengan rekan setimnya, Oscar Piastri.
Yusuf Abdillah - Senin, 12 Oktober 2026
Buntut Insiden di Sprint Race GP Singapura, Lando Norris Akui Salah dan Minta Maaf
Bagikan