MBG Berpotensi Kena 'Sunat' Buntut Harga Minyak Dunia Meroket, Pemerintah Diminta Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 10 Maret 2026
MBG Berpotensi Kena 'Sunat' Buntut Harga Minyak Dunia Meroket, Pemerintah Diminta Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Ilustrasi (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pemerintah tengah mempertimbangkan opsi pemangkasan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penundaan proyek infrastruktur multi-years guna mengantisipasi pembengkakan defisit APBN 2026 akibat lonjakan harga minyak mentah dunia.

Langkah strategis ini muncul setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan penyesuaian belanja negara jika harga minyak mentah terus meroket imbas eskalasi konflik Iran-Israel-Amerika yang mengancam batas aman defisit fiskal 3 persen.

Baca juga:

Prancis Kerahkan Kapal Induk Charles de Gaulle ke Selat Hormuz, Amankan Jalur Minyak Dunia

Defisit APBN 2026 Terancam Jebol

Disiplin fiskal harus menjadi prioritas utama untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan global. Potensi pelebaran defisit tidak hanya datang dari faktor eksternal, tetapi juga dari target penerimaan pajak yang dianggap terlalu ambisius.

“Defisit APBN kita memang sudah semakin mengkhawatirkan, defisit APBN 2025 sebesar 2,96 persen saja merupakan yang tertinggi pasca-era reformasi, dengan mengecualikan pandemi,” ujar Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/3).

Ia menambahkan bahwa asumsi pertumbuhan penerimaan perpajakan 2026 sebesar 21,5 persen sangat berisiko meleset karena jauh di atas pertumbuhan natural sebesar 7,5 persen.

Selamatkan Daya Beli Masyarakat

Politisi Fraksi PKS ini menegaskan bahwa memangkas anggaran MBG sebesar Rp335 triliun jauh lebih rasional daripada menaikkan harga BBM, LPG, atau tarif listrik.

Langkah ini selaras dengan sorotan lembaga internasional seperti Fitch Ratings dan Moody’s yang mulai mengkhawatirkan risiko fiskal Indonesia jika harga minyak menyentuh rata-rata US$ 92 per barel.

Baca juga:

Harga MinyakDunia Melonjak, Sementara Pemerintah Bakal Tahan Harga Bahan Bakar Minyak

Pemerintah diharapkan tetap menjaga daya beli publik yang belum pulih sepenuhnya dengan menghindari kenaikan administered price dalam waktu dekat.

“Penyesuaian program melalui pemangkasan anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penundaan sebagian belanja infrastruktur dinilai lebih rasional untuk menjaga stabilitas fiskal tanpa menambah beban masyarakat,” tegas Legislator Dapil DKI Jakarta I tersebut.

#APBN #RAPBN 2026 #Defisit APBN #Anggaran APBN #Harga Minyak Dunia #DPR #DPR RI #Purbaya Yudhi Sadewa
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kabar Baik! Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan, bahwa harga Pertamax berpotensi turun. Hal itu dikarenakan pergerakan harga minyak dunia.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Kabar Baik! Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun
Indonesia
Mitchell Baker dan Luke Vickery Sah Jadi WNI, PSSI Kena Sentil Jangan Pilih Kasih ke Anak Lokal
Selain menit bermain, pembatasan jumlah pemain asing dan naturalisasi dalam satu klub menjadi poin krusial berikutnya
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Juni 2026
Mitchell Baker dan Luke Vickery Sah Jadi WNI, PSSI Kena Sentil Jangan Pilih Kasih ke Anak Lokal
Indonesia
DPR Bongkar Penyebab Puluhan Prodi di Perguruan Tinggi Ditutup, Peminat Sepi hingga tak Jamin Kehidupan di Masa Depan
Penutupan prodi yang didominasi jurusan keguruan dan kedokteran tersebut itu bukanlah keputusan sepihak kementerian.
Dwi Astarini - Senin, 22 Juni 2026
DPR Bongkar Penyebab Puluhan Prodi di Perguruan Tinggi Ditutup, Peminat Sepi hingga tak Jamin Kehidupan di Masa Depan
Berita Foto
Audiensi Koalisi Nasional Reforma Agraria dengan Pimpinan DPR Bahas Reforma Agraria
Sejumlah perwakilan petani yang tergabung dalam Koalisi Nasional Reforma Agraria (KNARA) mengikuti audiensi di Jakarta, Senin (22/6/2026).
Didik Setiawan - Senin, 22 Juni 2026
Audiensi Koalisi Nasional Reforma Agraria dengan Pimpinan DPR Bahas Reforma Agraria
Berita Foto
Aksi Unjuk Rasa Nasional Petani dan Masyarakat Adat di Depan Gedung DPR
Massa yang tergabung dalam Koalisi Nasional Reforma Agraria (KNARA) melakukan aksi mengecor badan di depan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2026).
Didik Setiawan - Senin, 22 Juni 2026
Aksi Unjuk Rasa Nasional Petani dan Masyarakat Adat di Depan Gedung DPR
Indonesia
Banggar DPR Setujui Anggaran 7 Kemenko, Terbesar Perekonomian
Tidak hanya menyetujui pagu anggaran, Banggar DPR juga menyetujui usul tambahan anggaran dari setiap kementerian koordinator.
Dwi Astarini - Senin, 22 Juni 2026
Banggar DPR Setujui Anggaran 7 Kemenko, Terbesar Perekonomian
Indonesia
Bocoran Asumsi Makro RAPBN 2027 Racikan DPR dan Pemerintah
Komitmen bersama tersebut mewujud nyata melalui kesepakatan asumsi dasar ekonomi makro beserta pagu anggaran tujuh kementerian koordinator
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Juni 2026
Bocoran Asumsi Makro RAPBN 2027 Racikan DPR dan Pemerintah
Indonesia
DPR Soroti Pemadaman Listrik di Jawa, Sebut PLN Seharusnya tak Kekurangan Batu Bara
Komisi XII DPR menyoroti pemadaman listrik di Jawa. PLN seharusnya tidak kekurangan batu bara.
Soffi Amira - Senin, 22 Juni 2026
DPR Soroti Pemadaman Listrik di Jawa, Sebut PLN Seharusnya tak Kekurangan Batu Bara
Indonesia
DPR Endus Bau Amis Mark Up Motor Listrik BGN, Sepakat Dihibahkan ke Guru Honorer
Yahya menyatakan aset bernilai ekonomis hasil pembiayaan uang rakyat harus mendatangkan manfaat optimal
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
DPR Endus Bau Amis Mark Up Motor Listrik BGN, Sepakat Dihibahkan ke Guru Honorer
Indonesia
DPR Skakmat Sistem Mitigasi Bobrok PLN Buntut Kebijakan Pemadaman Bergilir
Gus Rivqy menilai setiap pemadaman listrik dapat dipastikan menimbulkan kerugian yang bersifat sistemik
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
DPR Skakmat Sistem Mitigasi Bobrok PLN Buntut Kebijakan Pemadaman Bergilir
Bagikan