Mau Cantik? Coba Masker Wajah dari Kotoran Burung

Widi HatmokoWidi Hatmoko - Kamis, 12 Februari 2015
Mau Cantik? Coba Masker Wajah dari Kotoran Burung

(foto: youtube)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kesehatan – Jika berbicara mengenai perawatan tubuh dan wajah wanita memang tak akan ada ujungnya. Karena kini sudah terlalu banyak cara yang dilakukan untuk melakukan perawatan, mulai dari yang biasa saja sampai yang ekstrem.

Bagi anda, mungkin merawat diri dengan menggunakan masker sangatlah biasa. Siapa yang tak tahu dan pernah melakukan cara ini, masker dianggap cara yang paling mudah dan praktis untuk perawatan. Tapi pernahkah anda mencoba masker dari kotoran burung?

BACA JUGA: Masker Wajah Dari Daun Kelor

Kotoran burungnya pun tak sembarang burung. Masker ini menggunakan kotoran dari burung bulbul. Masker kotoran burung bulbul ini dipercaya dapat menjadi pengganti suntik botox. Untuk pemakaiannya, kotoran burung bulbul hanya perlu dicampur dengan beras dedak dan air, dioleskan ke wajah seperti menggunakan masker pada umumnya. Lalu didiamkan selama satu jam agar meresap ke dalam pori. Campuran tersebut mengandung enzim yang digunakan untuk memecah kulit mati, serta memulihkan kulit yang rusak akibat penuaan dan paparan sinar matahari.

BACA JUGA: Cantik dengan Perawatan Vampir

Sebuah spa yang terletak di Hilton Hotel, London Park Lane menawarkan masker dengan bahan ini. Menurut Emma Hu, direktur spa, banyak klien yang menyukai metode ekstrem ini. Metode ini tidak hanya disukai oleh masyarakat tetapi para selebriti seperti, Victoria Bechkam dan Tom Cruise mempercayai cara ini untuk perawatan wajahnya.

"Klien tertarik, setelah menggunakannya selama satu jam, wajah mengkilap dan kulit menghasilkan efek warna-warni," kata Emma Hu seperti dikutip dari Daily Mail.

#Masker Aneh #Masker Unik #Masker Kotoran Burung #Masker
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Widi Hatmoko

Menjadi “sesuatu” itu tidak pernah ditentukan dari apa yang Kita sandang saat ini, tetapi diputuskan oleh seberapa banyak Kita berbuat untuk diri Kita dan orang-orang di sekitar Kita.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Praktik tersebut dinilai merugikan masyarakat yang membutuhkan masker untuk melindungi kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengancam kelompok rentan. Pramono Anung meminta pedagang tak memainkan harga masker.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Indonesia
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Harga masker mengalami kenaikan imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Masyarakat pun mulai mengeluhkan sulitnya mendapat masker.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Berita Foto
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Petugas Satpol PP memberikan masker gratis kepada pejalan kaki saat beraktivitas di trotoar kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026)
Didik Setiawan - Senin, 07 September 2026
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lifestyle
Tidur dengan Masker Menempel di Wajah tak Membuat Kulit Lebih Sehat Malah Merugikan, Pantang Dilakukan Nih
Malah bikin kulit jadi kering loh.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Maret 2025
Tidur dengan Masker Menempel di Wajah tak Membuat Kulit Lebih Sehat Malah Merugikan, Pantang Dilakukan Nih
Bagikan