Masyarakat Bisa Jadikan Prakiraan Cuaca BMKG sebagai Patokan Selama Libur Nataru

Frengky AruanFrengky Aruan - Rabu, 11 Desember 2024
Masyarakat Bisa Jadikan Prakiraan Cuaca BMKG sebagai Patokan Selama Libur Nataru

Ilustrasi cuaca. (Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Masyarakat bisa menjadikan prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebagai patokan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Seperti dijelaskan Kepala Basarnas Kusworo, prakiraan cuaca BMKG hampir 100 persen akurat.

Dengan prakiraan cuaca BMKG, masyarakat bisa mendapatkan gambaran bagaimana kondisi daerah yang akan mereka tuju, seperti apakah akan ada hujan, angin deras, atau gelombang laut tinggi, sehingga bisa mempersiapkan hal yang dibutuhkan.

"Prakiraan cuaca yang dilaporkan BMKG itu 95 persen akurat atau benar, itu saya menyaksikan dan mengalaminya sendiri secara langsung bagaimana kondisi di udara kita saat ini," kata Kusworo dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Operasi SAR di Jakarta, Rabu (11/12), dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan beberapa hari yang lalu melakukan pemantauan udara terhadap kondisi wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di selatan Jawa Barat - Banten menggunakan pesawat. Setelah beberapa saat mengudara di atas kawasan Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat, pesawat yang ditumpangi Kusworo dengan bersama dua kru Basarnas itu berhadapan dengan angin kencang dan gumpalan awan penghujan yang cukup ekstrem.

Baca juga:

BMKG Perpanjang Status Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Jabodetabek

"Jadi kami di atas sekitar ketinggian 2.000 meter kejar-kejaran dengan hujan dan gumpalan awan hujan, kemudian berhasil menghindar dan kami putuskan untuk mendarat," imbuhnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Basarnas mempertebal pengamanan perjalanan masyarakat untuk periode libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di seluruh wilayah Indonesia, yang secara spesifik dilakukan di Pulau Jawa.
Operasi pengamanan perjalanan libur Natal dan tahun baru periode ini akan mulai berlangsung dari 18 Desember 2024 sampai 6 Januari 2025.
Basarnas mengoperasikan secara penuh seluruh sumber daya yang dimiliki dengan jumlah total sebanyak 81 kapal, enam helikopter, dan bahkan melibatkan sebanyak 21 ribu petugas yang terdiri dari personel Basarnas dan unsur potensi SAR terlatih lainnya di seluruh Indonesia.

Secara khusus menyebar tiga helikopter dan ribuan petugas yang disiapkan untuk Pulau Jawa. Masing-masing helikopter akan berpatroli mulai dari perairan Selat Sunda wilayah Provinsi Lampung-Provinsi Banten, jalan Tol Cikampek-Kalikangkung atau kawasan rawan bencana di Jawa Barat-Jawa Tengah hingga Banyuwangi Jawa Timur dan sekitarnya.

Hal ini dilakukan Basarnas untuk mempercepat proses evakuasi atau penanganan pertama gawat darurat bila terjadi kondisi membahayakan seperti bencana alam maupun kecelakaan lalu lintas. (*)

#Libur Natal Dan Tahun Baru #Basarnas #Prakiraan Cuaca #BMKG
Bagikan
Ditulis Oleh

Frengky Aruan

Berita Terkait

Indonesia
Awan dan Hujan Menyelimuti Wilayah Indonesia, Minggu (14/6)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan adanya potensi cuaca ekstrem.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Awan dan Hujan Menyelimuti Wilayah Indonesia, Minggu (14/6)
Berita
Prakiraan Cuaca 12-14 Juni 2026: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Indonesia
Prakiraan cuaca 12-14 Juni 2026 menunjukkan hujan masih mendominasi Indonesia. Sejumlah wilayah berstatus siaga hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
ImanK - Jumat, 12 Juni 2026
Prakiraan Cuaca 12-14 Juni 2026: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Indonesia
Indonesia
Prediksi Cuaca Jakarta 12 Juni 2026: Didominasi Cerah Berawan, Suhu Tertinggi 34 Derajat
Prediksi cuaca Jakarta 12 Juni 2026 didominasi cerah berawan. Lalu, suhu tertinggi mencapai 34 derajat celsius.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
Prediksi Cuaca Jakarta 12 Juni 2026: Didominasi Cerah Berawan, Suhu Tertinggi 34 Derajat
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Besar Wilayah DKI Jakarta Berawan pada Jumat, 12 Juni 2026
BMKG mencatat bahwa kondisi berawan akan terjadi di Wilayah Administrasi Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur.
Frengky Aruan - Jumat, 12 Juni 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Besar Wilayah DKI Jakarta Berawan pada Jumat, 12 Juni 2026
Indonesia
Puncak Musim Kemarau 2026: BMKG Prediksi El Nino Lebih Kering
Kondisi alam kali ini memerlukan kewaspadaan ekstra menyusul hadirnya potensi El Nino
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 Juni 2026
Puncak Musim Kemarau 2026: BMKG Prediksi El Nino Lebih Kering
Indonesia
Prakiraan Cuaca 12-15 Juni: Hujan Sangat Lebat Hingga Angin Kencang Landa Belasan Provinsi di Indonesia
Aliran massa udara kering dari Benua Kanguru melalui Monsun Australia menjadi pemicu utama berkurangnya kelembapan udara serta terbatasnya pembentukan awan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 Juni 2026
Prakiraan Cuaca 12-15 Juni: Hujan Sangat Lebat Hingga Angin Kencang Landa Belasan Provinsi di Indonesia
Indonesia
Suhu Jakarta Makin Gerah dan Sumuk, Ini Dia Biang Keroknya!
Fenomena kulminasi matahari dan El Nino memperpanjang musim kemarau serta menurunkan kualitas udara di Jakarta
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Suhu Jakarta Makin Gerah dan Sumuk, Ini Dia Biang Keroknya!
Olahraga
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Wilayah Sumatera Utara Diguyur Hujan Ringan hingga Lebat Kamis, 11 Juni 2026
Hampir sebagian besar ilayah Sumatera Utara diguyur hujan sejak siang hingga sore.
Frengky Aruan - Rabu, 10 Juni 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Wilayah Sumatera Utara Diguyur Hujan Ringan hingga Lebat Kamis, 11 Juni 2026
Indonesia
Gempa Susulan Terus Guncang Kepulauan Sangihe, BMKG Catat 15 Kali dalam Semalam
Gempa susulan masih mengguncang Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. BMKG mencatat ada 15 kali gempa susulan sejak Senin (8/6).
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
Gempa Susulan Terus Guncang Kepulauan Sangihe, BMKG Catat 15 Kali dalam Semalam
Indonesia
Peringatan Tsunami di Sangihe Dicabut, Kepala BMKG : Tak ada lagi Kenaikan Muka Air Laut
Hasil pemantauan menunjukkan tidak ada lagi kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan masyarakat pesisir.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Peringatan Tsunami di Sangihe Dicabut, Kepala BMKG : Tak ada lagi Kenaikan Muka Air Laut
Bagikan