Masker Unik Kontingen Amerika Serikat di Olimpiade Tokyo

Muchammad YaniMuchammad Yani - Selasa, 03 Agustus 2021
Masker Unik Kontingen Amerika Serikat di Olimpiade Tokyo

Perlengkapan yang tidak terpisahkan saat pandemi adalah masker (Foto: Unsplash/Vera Davidova)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERLENGKAPAN yang tidak terpisahkan saat pandemi adalah masker. Tidak hanya dikenakan warga berprofesi umum, tapi juga atlet-atlet yang bertanding di pergelaran Olimpiade Tokyo 2020.

Namun, dari semua masker yang dikenakan tiap-tiap kontingen, masker milik atlet negeri paman sam yang paling unik. Karena selain melindungi dari virus, desain markernya memunculkan aura gahar dan menakutkan.

Baca juga:

Saat Muka Politikus Lebih Besar Ketimbang Ucapan Kemenangan Ganda Putri Jagoan Negeri Aing

Maklum, masker kontingen negeri paman sam didesain mirip dengan karakter Bane, salah satu musuh dari ksatria kegelapan. Beberapa penggemar membandingkan masker dengan karakter fiksi Hannibal Lecter, atau karakter pendukung dari kisah Mad Max: Fury Road.

Dilansir dari CNET, masker berwarna putih berdesain lebih dari dua garis, dan memiliki titik tonjolan vertikal, sesuai dengan gambaran penggemar.

Pasca ditelusuri, produk masker itu adalah karyanya Nike Inc, sehingga nama aslinya adalah Nike Venturer Mask. Nike selaku produsen peralatan olahraga negeri itu, menjual tipikal warna hitam, sedangkan warna putih dikhususkan pada tim olimpiade perwakilan Amerika Utara.

Perwakilan Nike memberi tanggapan mengenai kehadiran masker Venturer. (Foto: Unsplash/Kristian Egelund)
Perwakilan Nike memberi tanggapan mengenai kehadiran masker Venturer. (Foto: Unsplash/Kristian Egelund)

“Tali masker Venturer dirancang untuk optimalkan pernapasan, khususnya atlet. Bantalan hidung dan sisipan dagu membangkitkan rasa percaya diri atlet saat kesulitan bertanding. Desain lipit (garis-garis) terinspirasi dari lipatan origami, sehingga aliran udara dapat berjalan bebas,” ungkap Nike melalui wawancara dengan CNET.

Produsen sepatu dan pakaian ITU memberitahu belum ada waktu yang tepat untuk meluncurkan kepada konsumen. Selain itu, harga masker ala penjahat tidak dipasang murah, berkisar USD60 dolar.

Baca juga:

Enam Bukti Olimpiade Tokyo 2020 Ramah Lingkungan

Sementara itu, news18 menuliskan bahwa awal mula penggemar olahraga tertarik dengan masker itu adalah saat kontingen Amerika naik podium. Ketika pertandingan cabang renang selesai, salah satu anggota tim naik podium untuk menerima emas.

Setelahnya, masker berdesain Bane menjadi tren. Disusul, pengguna media sosial Twitter membandingkan masker Venturer karya Nike, dengan moncong peliharaan kesayangan manusia, yaitu anjing.

Penggemar olahraga tertarik dengan masker 'Bane' adalah saat kontingen Amerika naik podium. (Foto: Twitter/@Tokyo2020)
Penggemar olahraga tertarik dengan masker 'Bane' adalah saat kontingen Amerika naik podium. (Foto: Twitter/@Tokyo2020)

Benda seperti masker menjadi produk penting di olahraga internasional tahun ini. Namun, jauh dalam lubuk hati, penyelenggara ingin melihat atlet menggigit medali.

Masker Venturer milik Nike adalah inovasi olahraga terkini di tengah pandemi. Karena menarik perhatian publik, sehingga terdorong mencari tahu via laman resmi. Tidak salah bila pandemi mendorong kreativitas di bidang pembuatan masker. (Bed)

Baca juga:

Greysia/Apriyani, Jagoan Pelengkap Koleksi Emas Semua Kategori Badminton Olimpiade Negeri Aing!

#Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Bagikan