Masjid Langgar Tinggi Bukti Asimilasi Empat Budaya

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 09 Juli 2015
Masjid Langgar Tinggi Bukti Asimilasi Empat Budaya

Masjid Langgar Tinggi Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (8/7). (Foto: MerahPutih/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Megapolitan - Masjid tua Langgar Tinggi yang berposisi di kawasan Pekojan, Jakarta Barat, tepatnya disamping aliran Kali Angke, adalah bukti asimilasi sejumlah budaya bangsa.

Dapat disebut ada empat kebudayaan dominan yang terukir dalam bentuk bangunan masjid yaitu kebudayaan Arab, Tiongkok, Eropa dan Melayu.

Dilihat dari struktur bangunan terlihat ada unsur budaya Tiongkok pada atap bangunan masjid, ada unsur eropa pada bentuk tiang serta warna dinding yang menghiasi bangunan, unsur melayu pada jendela dan pintu masjid, dan ada unsur Arab pada Mihrabnya.

Masjid yang didirikan pada tahun 1828 M, oleh Seorang ulama asal Yaman itu, awalnya adalah sebuah langgar dan tempat persinggahan para saudagar yang melintasi Kali Angke.

"Dulunya Masjid ini adalah tempat salat dan singgah saudagar yang kebetulan melewati Kali Angke," kata ketua pengurus masjid Langgar Tinggi, Habib Ahmad Alwi Assegaf, kepada merahputih.com, Rabu (8/7).

Dulu, sambungnya, masjid berlantai dua ini juga difungsikan sebagai tempat penginapan para saudagar. "Lantai dasar masjid, dulu dijadikan tempat istirahat para pedagang, sekarang dijadikan rumah toko," ujarnya.

Untuk melestarikan unsur budaya yang terkandung dalam bangunan masjid, katanya pengurus masih menjaga keaslian bangunan. "Sebagian besar bangunan masih asli, namun sudah ada yang direnovasi yaitu atap diganti genteng glasur, dinding dikeramik, kolam tempat wudhu juga."

Ditanya keinginan untuk merenovasi kembali, "Saya pengen direnovasi, tapi tidak diubah," jawabnya singkat.

Diakuinya, untuk merenovasi bangunan agar terlihat lebih menarik membutuhkan dana hingga sekira 50 jutaan. "Saya berharap ada yang peduli, terutama pemerintah, agar peninggalan sejarah ini tetap terjaga," pungkasnya.(fdi)

 

Baca Juga:

Masjid An-Nawier Pernah Ubah Arah Kiblat

Renovasi Masjid Tua, Pengurus Masjid Rogoh Kocek Sendiri Rp1,5 Miliar.

Turis Eropa Sering Kunjungi Masjid An-Nawier.

Masjid An-Nawier Masjid Tua yang Keasliannya Masih Terjaga

Masjid Luar Batang Disebut Mekah-nya Indonesia oleh Gus Dur

 

#Asimilasi Budaya #Ramadan #Masjid Bersejarah #Masjid Langgar Tinggi
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Lifestyle
Momen Hari Raya Menjelang Saatnya Percantik Rumah, ini nih Ide Merancang Perabotan yang Fungsional
Mumpung masih dalam suasana awal tahun dengan semangat fresh, ini bisa jadi momen buat kamu mempercantik rumah.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
Momen Hari Raya Menjelang Saatnya Percantik Rumah, ini nih Ide Merancang Perabotan yang Fungsional
Indonesia
Pemantauan Hilal Awal Ramadan 1447 H dilakukan di 96 Lokasi di Seluruh Indonesia, ini Tempatnya
Sidang isbat merupakan forum penting yang mengedepankan kehati-hatian, keilmuan, dan kebersamaan umat.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
Pemantauan Hilal Awal Ramadan 1447 H dilakukan di 96 Lokasi di Seluruh Indonesia, ini Tempatnya
Indonesia
Semarak Imlek di Jakarta, Pramono Ingin Lebih Berwarna
Di sepanjang kawasan Sudirman-Thamrin, akan digelar beberapa kegiatan, di antaranya pertunjukan Barongsai, Light Festival, dan sebagainya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
Semarak Imlek di Jakarta, Pramono Ingin Lebih Berwarna
Indonesia
MBG Tetap Jalan Selama Ramadan, Siswa Muslim Bawa Pulang Menu Kering
Menu kering MBG yang disiapkan antara lain telur rebus, kacang, susu kemasan, roti, dan makanan bergizi lainnya.
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Februari 2026
MBG Tetap Jalan Selama Ramadan, Siswa Muslim Bawa Pulang Menu Kering
Indonesia
Masjid Negara IKN Tinggal Kurang 2% Lagi, Sudah Bisa Dipakai Tarawih Ramadan
Pembangunan Masjid Negara IKN di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, hampir rampung dengan progres tinggal kurang dari 2 persen lagi beres.
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Februari 2026
Masjid Negara IKN Tinggal Kurang 2% Lagi, Sudah Bisa Dipakai Tarawih Ramadan
Indonesia
Pemerintah Berlakukan Gerakan Satu Jam Tanpa Gawai Bagi Siswa Selama Ramadan
Skema pembelajaran Ramadan 2026 yang ditelah ditetapkan pemerintah berlaku 18 Februari–27 Maret 2026.
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Februari 2026
Pemerintah Berlakukan Gerakan Satu Jam Tanpa Gawai Bagi Siswa Selama Ramadan
Indonesia
18-20 Februari Siswa Belajar di Luar Sekolah, Libur Lebaran 23-27 Maret
Pemerintah menetapkan pembelajaran Ramadhan 2026 dengan fokus pada penguatan nilai keagamaan, pembentukan karakter, serta kegiatan sosial.
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Februari 2026
18-20 Februari Siswa Belajar di Luar Sekolah, Libur Lebaran 23-27 Maret
Indonesia
Jelang Ramadan, Rina Saadah Minta Pemerintah Petakan Stok dan Risiko Harga Pangan
Komisi IV DPR meminta pemerintah melakukan peta stok dan risiko harga pangan menjelang Ramadan.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Jelang Ramadan, Rina Saadah Minta Pemerintah Petakan Stok dan Risiko Harga Pangan
Indonesia
Kemenhub Mulai Periksa Kapal di 98 UPT Demi Keselamatan Mudik 2026
Pemeriksaan di 98 UPT untuk memastikan kapal yang beroperasi memenuhi persyaratan kelaiklautan dan keselamatan pelayaran
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Februari 2026
 Kemenhub Mulai Periksa Kapal di 98 UPT Demi Keselamatan Mudik 2026
Indonesia
Tradisi Ziarah Kubro di Kota Palembang, Acara Menyambut Ramadan
Tradisi Ziarah Kubro akan berlangsung selama tiga hari dengan mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah di Palembang Darussalam
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Februari 2026
Tradisi Ziarah Kubro di Kota Palembang, Acara Menyambut Ramadan
Bagikan