Masjid Agung Keberatan, Tabligh Akbar FPI Hanya di Alun-alun Garut

Luhung SaptoLuhung Sapto - Jumat, 10 November 2017
Masjid Agung Keberatan, Tabligh Akbar FPI Hanya di Alun-alun Garut

(MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Front Pembela Islam (FPI) berencana menggelar salat subuh dan tabligh akbar di Masjid Agung dan alun-alun Kota Garut, Jawa Barat, Sabtu (11/11) besok. Di poster yang beredar di media sosial, acara itu akan diisi tausiyah dari Ketua Umum DPP FPI Kh Ahmad Sobri Lubis dan Ketua GNPF Ustaz Bachtiar Natsir.

Dari informasi yang diterima, acara itu hanya akan digelar di alun-alun Kota Garut.

"Tetap jadi dilaksanakan hari Sabtu di alun-alun kota Garut, enggak jadi di Masjid Agung Garut dikarenakan pihak DKM masjid tidak kasih izin tempat," ujar sumber Merahputih.com di Kepolisian yang mengetahui acara tersebut.

Selain itu, ada pertimbangan lain yang mengharuskan acara digelar di alun-alun Kota Garut.

"Pertimbangan lainnya, ada penolakan dari PCNU Garut," katanya.

Saat disebut bahwa yang melakukan penolakan adalah dari pihak Banser, sumber itu membenarkan. "Iya betul (dari banser). Mereka (banser) keberatan bukan masalah tabligh akbarnya. Tapi penceramahnya yang dinilai suka provokatif," ujarnya.

Merahputih.com mencoba mengkonfirmasi kepada Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus terkait acara tersebut. Namun, hingga berita ini diturunkan Yusri belum memberikan jawaban. (Ayp)

Baca juga berita lain terkait di: 50.000 Massa Ormas Islam Kepung DPR

#Front Pembela Islam #Tabligh Akbar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan