Fashion

Masa Pandemi, Fashion Desainer Manfaatkan Teknologi untuk Promosi Produk

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 24 November 2020
Masa Pandemi, Fashion Desainer Manfaatkan Teknologi untuk Promosi Produk

Kehadiran teknologi digital membantu para fashion desainer terus berkarya. (Foto; MP/Ifitinavia Pradinantia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PANDEMI membawa pengaruh besar bagi berbagai sektor termasuk industri mode. Para fashion desainer terus memutar otak, mensiasati agar bisnis mereka tidak terdampakkan pandemi lebih jauh. Caranya yakni dengan memberdayakan segala hal yang ada di sekeliling mereka. Misalnya memberdayakan sosial media dan platform daring lainnya.

"Beruntung zaman sekarang sosial media dan platform daring begitu berkembang. Ketika punya produk bisa langsung dipasarkan. Jauh lebih solid," ujar fashion desainer, Jenahara Nasution saat press conference virtual, Senin (23/11).

Baca Juga:

Di Tengah Pandemi, Ini Upaya Yang Dilakukan Jakarta Fashion Week

jfw
Kemudahan akses media sosial membuat perhelatan fashion tetap bisa berjalan dengan baik. (Foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)

Lebih lanjut Jenahara mengatakan bahwa kemudahan akses sosial media membuatnya terus berusaha mengembangkan karya. "Dengan mengembangkan karya orang bisa melihat dan menilai. Kuncinya itu bagaimana kita bisa stay update dengan tren sekarang," ucapnya.

Hal tersebut diamini oleh desainer lainnya seperti Monique Soeriaatmadja. Dirinya juga merasakan bagaimana teknologi membantunya dalam mempromosikan produknya. Tidak hanya lebih cepat dilihat publik, pemasaran produk melalui platform daring atau sosial media juga minim bujet. Meskipun ada banyak kemudahan yang didapat melalui sosial media atau platform daring, Monique juga merasakan sejumlah tantangan ketika harus menghasilkan karya bermodalkan teknologi.

Sebelum pandemi COVID-19 menyerang, Monique lebih suka terjun langsung untuk bertemu para pengrajin dan mencari sendiri bahan yang akan digunakan untuk produk. Hal tersebut tidak lagi didapatkan selama masa pandemi. "Sebelumnya aku berinteraksi dengan pengrajin secara langsung. Namun pandemi memaksa aku untuk melakukan segala sesuatu secara virtual tetapi tidak semua pengrajin melek teknologi," tuturnya.

Baca Juga:

Barli Asmara akan 'Hadir' di Panggung Jakarta Fashion Week 2021

jfw
Merasakan sejumlah tantangan ketika harus menghasilkan karya bermodalkan teknologi. (Foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)

Dirinya menambahkan bahwa berbagai arahan juga lebih nyaman dilakukan secara langsung. "Lebih gampang ngebriefnya kalau langsung. Fast respond juga," ujarnya

Sebelum pandemi, Monique juga suka mengeksplorasi produk baru di tempat baru. Untuk koleksi terbarunya pun ia kerap berburu pengrajin baru. Tujuannya agar konsumen selalu mendapat sesuatu yang baru dari karyanya. Namun pandemi membatasi ruang geraknya. Ia tidak lagi bisa mencari pengrajin baru.

Karena sosial media dan platform online menjadi satu-safunya media yang bisa dimanfaatkan oleh para fashion designer, mereka berharap apresiasi juga bisa ditunjukkan oleh para pecinta fashion melalui daring.

“Kami tahu, pandemi ini menjadi masa sulit. Tidak semua orang punya bujet khusus untuk membeli produk fashion. Apalagi dengan kondisi kita harus diam di rumah terus menerus. Tetapi apresiasi bisa diberikan dengan memberi like. Mungkin dari like, bisa jadi atensi untuk orang-orang yang mampu membeli,” jelas Monique.(avia)

Baca Juga:

Nilai-Nilai Spiritualitas Indonesia Tutup JFW 2020

#November Berani Baru #Desainer #Fashion #Jakarta Fashion Week #Fashion Show
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fun
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
BRImo CODE.STRT 2026 kembali hadir dalam rangkaian JF3 Fashion Festival dengan lebih dari 50 brand, kompetisi basket, skate, dance, musik, hingga area kuliner di Summarecon Mall Serpong.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
Fun
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
JAECOO Indonesia berkolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA menghadirkan konsep personalisasi untuk J5 EV.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
Fashion
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
BTN Indonesia Fashion Week 2026 resmi ditutup setelah lima hari penyelenggaraan. Tema Ulos Simetria menghadirkan transformasi Ulos menjadi adibusana modern.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
Fashion
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Kain ulos menjadi magnet di Indonesia Fashion Week 2026. Kain tersebut tampil modern dengan sentuhan warna pastel.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Fashion
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
Perjalanan menuju malam puncak bukanlah proses yang singkat. Kompetisi ini diawali dengan 270 sketsa desain dari para peserta di berbagai daerah.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
ShowBiz
LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Melalui LUMINARA, para desainer memperlihatkan bahwa kekayaan budaya Indonesia dapat terus berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masa kini.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
 LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Fashion
HARSA dari LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026, Bawa Pesan Kebahagiaan dalam Berkarya
Melalui HARSA, LAKON Indonesia kembali menegaskan keyakinan bahwa masa depan karya tangan Indonesia dibangun melalui proses yang dijalani dengan sepenuh hati.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
HARSA dari LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026, Bawa Pesan Kebahagiaan dalam Berkarya
Fashion
Italia Bidik Garut Jadi Distrik Industri Kulit dan Mode, Kolaborasi Menguat lewat IFW 2026
Misi dagang Italia di BTN Indonesia Fashion Week 2026 membuka peluang besar bagi industri kulit dan alas kaki Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Italia Bidik Garut Jadi Distrik Industri Kulit dan Mode, Kolaborasi Menguat lewat IFW 2026
Bagikan