Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Masa Depan TikTok di Ujung Tanduk, Bakal Diblokir Amerika Serikat?

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 02 Januari 2025
Masa Depan TikTok di Ujung Tanduk, Bakal Diblokir Amerika Serikat?

TikTok berpotensi diblokir Amerika Serikat. (Foto: Unsplash/Alexander Shatov)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Waktunya hampir habis bagi ByteDance untuk menjual TikTok ke perusahaan lain. Kemudian, waktu masih terus berjalan untuk menentukan apakah aplikasi tersebut bakal dilarang di Amerika Serikat atau tidak.

Pada April 2024 lalu, mantan Presiden AS, Joe Biden, telah menandatangani undang-undang yang memberikan waktu sembilan bulan kepada perusahaan induk TikTok, ByteDance, untuk menjual sahamnya di aplikasi tersebut. Jika mereka gagal mematuhi aturan tersebut, maka TikTok bisa dilarang di seluruh negeri.

Sementara itu, CEO TikTok, Shou Zi Chew, tidak menganggap enteng hal tersebut. Ia mengatakan, tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap kebebasan berpendapat warga Amerika Serikat. Sejak saat itu, ia telah berjuang untuk memblokir RUU tersebut.

Namun, upaya hukum TikTok menemui jalan buntu awal bulan ini, ketika Pengadilan Banding AS menolak permintaan mereka untuk menunda undang-undang terkait.

Baca juga:

TikTok Platform Paling Hits 2024, Menurut Riset Indonesia Indicator

Melihat semakin dekatnya 19 Januari 2025, banyak yang khawatir jika aplikasi tersebut akan hilang dari Apple dan Google Play jika ByteDance tidak mengambil langkah.

Namun, masih ada secercah harapan bagi TikTok. Pemerintah AS mungkin memutuskan untuk menunda pemberlakuan larangan tersebut, sehingga TikTok masih bisa bertahan lebih lama.

Menurut laporan yang beredar, aplikasi ByteDance lainnya, seperti Lemon8 dan CapCut, mungkin akan ikut dihapus pada tanggal yang sama.

Baca juga:

Mulai 1 Januari 2025, 19 HP Android ini Tak Bisa Akses WhatsApp Lagi

Hal yang menarik perhatian adalah ByteDance tidak tertarik untuk menjual algoritma berharga TikTok, yang menjadi "resep rahasia" di balik kesuksesan Halaman For You yang membuat ketagihan banyak penggunanya.

Saat ini, masa depan TikTok di AS masih berada di ujung tanduk. 19 Januari 2025 mungkin bisa menjadi hari yang mengubah segalanya bagi TikTok. (sof)

#Media Sosial #TikTok #Teknologi #Aplikasi #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Setelah Blokade Selat Hormuz, AS dan Israel Berencana Terapkan Blokade Darat ke Iran
Blokade darat disebut menjadi salah satu dari sejumlah opsi yang sedang dipertimbangkan Washington dan Tel Aviv untuk menekan Iran agar kembali ke meja perundingan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Setelah Blokade Selat Hormuz, AS dan Israel Berencana Terapkan Blokade Darat ke Iran
Indonesia
AS Serang Iran Habis-Habisan, DPR: Indonesia Harus Serukan Gencatan Senjata
Militer AS melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran pada Rabu malam waktu Amerika atau Kamis (30/7) dini hari waktu Teheran.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AS Serang Iran Habis-Habisan, DPR: Indonesia Harus Serukan Gencatan Senjata
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Sertifikasi EEC, Peluncuran Global Diprediksi Lebih Cepat
Xiaomi 18 sudah mengantongi sertifikasi EEC. Peluncuran global HP tersebut diprediksi lebih cepat.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Xiaomi 18 Muncul di Sertifikasi EEC, Peluncuran Global Diprediksi Lebih Cepat
Tekno
Baterai Samsung Galaxy S24 Ultra dan S25 Ultra Boros usai Update Juli 2026, Pengguna Keluhkan Cepat Panas
Samsung Galaxy S24 Ultra dan S25 Ultra dilaporkan cepat panas usai update Juli 2026.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Baterai Samsung Galaxy S24 Ultra dan S25 Ultra Boros usai Update Juli 2026, Pengguna Keluhkan Cepat Panas
Dunia
AS Siapkan Sanksi Baru Buat Rusia dan Iran, Bakal Kenakan Tarif Bea 500 Persen
Pemungutan suara tersebut merupakan tahap prosedural kedua terkait RUU tersebut dalam waktu kurang dari 24 jam.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
AS Siapkan Sanksi Baru Buat Rusia dan Iran, Bakal Kenakan Tarif Bea 500 Persen
Indonesia
AS Kerahkan 20 Kapal ke Timur Tengah Buat Operasi Militer dan Blokade Selat Hormuz
AS dan Iran sebenarnya telah menandatangani nota kesepahaman pada 18 Juni untuk mengupayakan berakhirnya konflik sejak 28 Februari namun berakhir tanpa tindak lanjut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
AS Kerahkan 20 Kapal ke Timur Tengah Buat Operasi Militer dan Blokade Selat Hormuz
Indonesia
Kabar Terbaru Nih! WhatsApp Web Hadirkan Panggilan Audio dan Video
Kualitas panggilan video ditingkatkan melalui fitur QuickHD yang memungkinkan video berkualitas tinggi ditampilkan sejak awal panggilan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Kabar Terbaru Nih! WhatsApp Web Hadirkan Panggilan Audio dan Video
Tekno
Harga Redmi Note 17 Series Global Bocor, Varian 17 Pro Max Dijual Rp 12,2 Juta
Harga Redmi Note 17 Series global kini bocor. Untuk varian Pro Max, harganya dibanderol Rp 12,2 juta.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Harga Redmi Note 17 Series Global Bocor, Varian 17 Pro Max Dijual Rp 12,2 Juta
ShowBiz
Lagu 'YAYAYA' Uno Laothong Viral, ini Lirik dan Maknanya
Pada bagian pembuka, YAYAYA menghadirkan nuansa sendu melalui lirik yang mengisahkan seseorang yang masih terjebak dalam kenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Lagu 'YAYAYA' Uno Laothong Viral, ini Lirik dan Maknanya
Indonesia
Tarif Global 10% Berakhir, AS Incar Tarif Dagang Baru 12,5% ke 60 Negara
Amerika Serikat akan memberlakukan tarif baru hingga 12,5% terhadap barang dari 60 negara, termasuk Jepang, Korea Selatan, dan Uni Eropa
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
Tarif Global 10% Berakhir, AS Incar Tarif Dagang Baru 12,5% ke 60 Negara
Bagikan