Merahputih.com - Masa depan Marc Marquez di MotoGP 2026 bersama tim Ducati hingga kini masih menjadi teka-teki besar di bursa transfer pembalap.
Spekulasi mengenai kelanjutan kontrak sang juara dunia bertahan ini terus menguat seiring belum adanya kesepakatan resmi hingga awal April 2026.
Meski Marquez sukses merengkuh gelar juara dunia musim 2025 bersama pabrikan asal Italia tersebut, proses perpanjangan kerja sama justru berjalan melambat dan penuh kehati-hatian.
Baca juga:
Strategi Yamaha MotoGP 2027: Jack Miller, Izan Guevara 'The Next Rossi' dan Mesin V4 Baru
Faktor Fisik dan Performa Jadi Kendala Utama
Marquez menunjukkan sikap sangat selektif dalam menentukan langkah karier berikutnya. Kondisi fisik yang belum pulih total pascaoperasi bahu serta performa motor yang belum stabil di awal musim ini menjadi alasan utama keraguan sang pembalap.
Meskipun Ducati telah menyodorkan draf kontrak berdurasi dua tahun, pembalap asal Spanyol tersebut masih enggan membubuhkan tanda tangan.
"Situasi tanpa peluang meraih podium secara konsisten merupakan hal yang sangat sulit diterima. Keputusan besar tidak akan muncul sebelum kondisi fisik benar-benar berada di level terbaik," tegas Marc Marquez.
Ketidakinginan Marquez terikat dalam kontrak jangka panjang tanpa jaminan kompetitifitas memberikan tekanan tersendiri bagi manajemen Ducati.
Hingga saat ini, Marquez memang sukses memenangkan sprint race di Brasil, namun podium utama dalam balapan Grand Prix masih sulit tergapai.
Di saat yang sama, tim pesaing seperti Aprilia mulai menunjukkan dominasi yang mengancam posisi Ducati di klasemen.
Opsi Pensiun dan Regenerasi Ducati
Pencapaian luar biasa dengan koleksi gelar juara dunia yang melimpah membuat Marquez lebih tenang menghadapi masa depan. Muncul kabar bahwa opsi pensiun tetap berada dalam radar sang pembalap jika situasi di lintasan tidak lagi mendukung ambisinya.
Marquez lebih memilih untuk mundur daripada harus memaksakan diri membalap tanpa kompetitivitas yang mumpuni.
Baca juga:
Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Brasil 2026, Simak Hasilnya
Ducati sendiri tetap memprioritaskan kontrak baru untuk Marquez sebagai pilar utama tim. Namun, pabrikan Bologna ini juga mulai menyiapkan skenario cadangan jika sang bintang memutuskan hengkang atau berhenti.
Nama talenta muda Fermin Aldeguer kini mencuat sebagai kandidat kuat yang diproyeksikan menjadi suksesor jangka panjang bagi tim Merah Borgo Panigale.