Marzuki Alie: Dukungan terhadap Jokowi Menurun

Fredy WansyahFredy Wansyah - Rabu, 16 September 2015
Marzuki Alie: Dukungan terhadap Jokowi Menurun

Presiden Jokowi (Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Dukungan publik terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai menurun. Musababnya, publik tidak mempercayai kembali kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan Jokowi.

Hal itu disampaikan mantan Sekjen Partai Demokrat, Marzuki Alie saat musyawarah nasional (Munas) Lumbung Informasi Rakyat (Lira) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (16/9). "Satu-satunya modal yang dimiliki Jokowi adalah dukungan publik. Beliau dipilih langsung oleh rakyat. Namun dukungan ini semakin tergerus walau pelan," ucapnya.

Mantan Ketua DPR ini menjelaskan, Kabinet Kerja yang dibentuk Jokowi tidak menghasilkan apa pun. "Kita lihat pertama pembentukan kabinet kerja yang tidak memunculkan, kata orang disebut 'wow'. Selama ini seorang jaksa agung berasal dari non partai. Tapi sekarang ini dipegang oleh kader partai padahal bilangnya enggak ada transaksi jabatan," ujar Marzuki.

Bukan hanya itu, Marzuki menambahkan, setelah Jokowi menjabat sebagai presiden RI, banyak kebijakan-kebijakan yang sangat memperlihatkan terdapat kepentingan didalamnya.

"Kenaikan BBM hingga pro kontra calon Kapolri dan drama KPK vs Polri. Drama ini yang membuat dukungan publik semakin tergerus. Dan banyak pengamat mengatakan kekuasaan ini ada pengendalian tidak nampak untuk menjatuhkan partai lain," jelasnya. (yni)

Baca Juga:

Marzuki Alie: Laksanakan Saja UU Perlindungan dan Permberdayaan Petani

 

Marzuki Alie: Jokowi bukan Hasil Kaderisasi PDIP

Marzuki Alie Pertanyakan Misi Jokowi yang Ingin Lunasi Hutang Indonesia

#Presiden Jokowi #Partai Demokrat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Partai Demokrat membantah pidato Agus Harimurti Yudhoyono menjadi sinyal Pilpres 2029.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Olahraga
PBV Paja One Juara AHY Cup 2026, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda
PBV Paja One menjadi juara AHY Cup 2026 di Jakarta Timur. AHY mendorong kompetisi voli ini berlanjut sebagai wadah pembinaan dan pencarian atlet muda.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
PBV Paja One Juara AHY Cup 2026, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda
Indonesia
Merasa Tidak Diperhatikan AHY, Ketua DPC Demokrat Solo Mundur
Berbagai aspirasi yang selama ini disampaikan kepada pengurus di tingkat atas tidak pernah diwujudkan dalam bentuk dukungan nyata.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Merasa Tidak Diperhatikan AHY, Ketua DPC Demokrat Solo Mundur
Indonesia
Demokrat Balik Serang Deddy Sitorus: Terusik karena AHY Benar
Tak ada hasutan, AHY hanya menjelaskan peran partai politik dalam sistem demokrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Demokrat Balik Serang Deddy Sitorus: Terusik karena AHY Benar
Indonesia
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Partai Demokrat ikut mempertanyakan posisi politik PDI Perjuangan (PDIP) terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Frengky Aruan - Senin, 22 Juni 2026
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Indonesia
Demokrat Tolak Usulan KPK, Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Urusan Internal
Demokrat menolak usulan KPK terkait masa jabatan ketum parpol. Demokrat menilai, kebijakan itu merupakan urusan internal partai.
Soffi Amira - Jumat, 24 April 2026
Demokrat Tolak Usulan KPK, Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Urusan Internal
Indonesia
Partai Demokrat Salurkan Bantuan untuk Kelompok Prasejahtera di Momen Paskah, Diharapkan Meringankan Beban di Tengah Gejolak Kebutuhan
Partai Demokrat melakukan kegiatan sosial dengan penyaluran sembako di Gereja Katolik Santo Andreas, Kedoya, Jakarta Barat, Minggu (12/4).
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Partai Demokrat Salurkan Bantuan untuk Kelompok Prasejahtera di Momen Paskah, Diharapkan Meringankan Beban di Tengah Gejolak Kebutuhan
Indonesia
Bicara dengan Gen Z di Jakarta, AHY Tekankan Kota Global Harus Berakar pada Identitas Lokal
AHY menegaskan modernisasi kota harus tetap berakar pada identitas lokal saat berdialog dengan generasi Z di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Maret 2026
Bicara dengan Gen Z di Jakarta, AHY Tekankan Kota Global Harus Berakar pada Identitas Lokal
Bagikan