MerahPutih.com - Mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Chappy Hakim mengkritik maskapai di Tanah Air saat ini mengedepankan pundi-pundi keuntungan dari pada keselamatan penumpang.
Sosok yang kini dikenal sebagai Pakar Penerbangan itu juga melihat lemahnya pengawasan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) semakin memperparah kondisi keselamatan transportasi udara di Indonesia. "Harus ada pengawasan yang tinggi dari Kemenhub," tegas dia, dalam diskusi publik di Jakarta, kemarin (3/11).
Lebih lanjut, Chappy menuturkan, maraknya peristiwa kecelakaan pesawat di Indonesia karena masih kurangnya tingkat kedisiplinan dari pihak maskapai penerbangan.
"Sebenarnya refleksi disiplin pelaku benerbangan itu mudah. Pesawat on time. Akibat dari banyaknya penumpang. Kita sering juga dengar dari media, kadang-kadang delay itu terkadang chaos, dan kemudian petugasnya kabur," tutur dia.
Chappy berharap Kemenhub berani mengeluarkan sanksi tegas kepada sebuah maskapai penerbangan melakukan pelanggaran. Sehingga pihak maskapai mengedepankan kedisiplinan di moda transportasi penerbangan. "Tiga simpul ini kalau tidak terjadi, maka sangat mungkin menyebabkan terjadinya kecelakaan," tutupnya. (Asp)