Mangrove di Pulau Pari Rusak, Pramono Minta Perusahaan Tanggung Jawab

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 05 Februari 2025
 Mangrove di Pulau Pari Rusak, Pramono Minta Perusahaan Tanggung Jawab

Gubernur terpilih DKI Jakarta Pramono Anung. (foto: Merahputih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - GUBERNUR terpilih DKI Jakarta Pramono Anung menyayangkan pihak perusahaan yang membangun cottage apung dan dermaga wisata di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, dengan merusak ribuan pohon mangrove, terumbu karang, dan padang lamun di lokasi tersebut.

Ia meminta perusahaan yang merusak mangrove di pulau Pari, Kepulauan Seribu, untuk bertanggung jawab menanamnya kembali. "Siapa pun, nanti kalau saya jadi gubernur, saya minta bertanggung jawab untuk menanam kembali mengrove di tempat itu," kata Pramono di Hutan Lindung Angke, Kapuk, Jakarta Utara, Rabu (5/2).

Politikus senior PDIP itu mengatakan mangrove bisa jadi solusi jangka panjang penahan abrasi air laut. Bila tak ada mangrove, air laut bisa melimpah bebas ke bibir pantai. Oleh sebab itu ia meminta kepada siapa pun untuk menjaga dan tidak merusak lingkungan laut.

Eks sekretaris kabinet ini juga meminta segala kegiatan tentang mangrove harus terus dijaga. "Jadi apa pun yang dilakukan tidak boleh serta-merta merusak lingkungan yang ada. Terutama mengrove yang ada di Pulau Pari. Mangrove yang ada di Pulau Pari itu untuk menahan abrasi Pulau Pari," paparnya.

Baca juga:

Pramono Anung Bakal Minta Tolong ke Jokowi Hingga Anies Baswedan



Proyek reklamasi di Pulau Pari telah disegel Kementerian Kelautan dan Perikanan (PKP). Penyegelan dilakukan karena ada dugaan terjadi pelanggaran pemanfaatan ruang laut oleh pelaksana proyek yaitu PT CPS. "Pemasangan spanduk penghentian kegiatan disaksikan langsung perwakilan PT CPS," kata Staf Khusus Menteri KKP Doni Ismanto Darwin.

Hal itu merupakan tindak lanjut dari pemeriksaan lapangan pada 20 Januari 2025. "Hasil pengawasan menunjukkan tidak ada aktivitas yang berlangsung di lokasi tersebut," ujar Doni.

Petugas hanya menemukan sejumlah pekerja berjaga dan alat berat yang tidak beroperasi.

Aktivitas reklamasi oleh PT CPS disebut melanggar ketentuan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL). Izin tersebut hanya mencakup pembangunan cottage apung dan dermaga wisata.(Asp)





Baca juga:

Pramono Bakal Minta Pengembang Tanam Kembali Mangrove yang Terdampak Pembangunan

#Jakarta #Pramono Anung
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Berita Foto
Banjir Picu Kemacetan Parah saat Pulang Kerja di Jalan Daan Mogot Cengkareng Jakbar
Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan akibat banjir di jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (29/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 29 Januari 2026
Banjir Picu Kemacetan Parah saat Pulang Kerja di Jalan Daan Mogot Cengkareng Jakbar
Berita Foto
Nekat Terjang Banjir 50 Sentimeter, Motor-Motor Tumbang di Daan Mogot
Pengendara mendorong motor yang mogok saat menerobos banjir setinggi 50 sentimeter yang menggenangi jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis (29/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 29 Januari 2026
Nekat Terjang Banjir 50 Sentimeter, Motor-Motor Tumbang di Daan Mogot
Berita Foto
Banjir Setinggi 50 Sentimeter Kembali Genangi Jalan Daan Mogot Cengkareng Jakbar
Kendaraan nekat menerobos banjir setinggi 50 sentimeter yang menggenangi jalan Daan Mogot, Kawasan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (29/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 29 Januari 2026
Banjir Setinggi 50 Sentimeter Kembali Genangi Jalan Daan Mogot Cengkareng Jakbar
Indonesia
Pramono Tegaskan Modifikasi Cuaca Pakai Material Tidak Berbahaya
BMKG juga menyoroti informasi yang beredar di media sosial soal OMC memiliki risiko dan seperti bom waktu.
Frengky Aruan - Kamis, 29 Januari 2026
Pramono Tegaskan Modifikasi Cuaca Pakai Material Tidak Berbahaya
Indonesia
Jalan Daan Mogot Macet Parah, 4 Pompa Bergerak Dikerahkan Buat Tangani Banjir
Air mulai menggenangi area tersebut sejak pukul 03.00 WIB dini hari. Keempat pompa itu pun sudah mulai bekerja sejak Subuh sekira pukul 04.00 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Januari 2026
Jalan Daan Mogot Macet Parah, 4 Pompa Bergerak Dikerahkan Buat Tangani Banjir
Indonesia
Gubernur Pramono Lanjutkan Normalisasi Kali Ciliwung Setelah Terhenti 2017, Langkah Serius Ditunjukkan
Pemprov DKI Jakarta melakukan pembebasan lahan dalam rangka normalisasi Kali Ciliwung di Cawang, Jakarta Timur.
Frengky Aruan - Kamis, 29 Januari 2026
Gubernur Pramono Lanjutkan Normalisasi Kali Ciliwung Setelah Terhenti 2017, Langkah Serius Ditunjukkan
Indonesia
Film 'Extraction: Tygo' Syuting di Kota Tua Jakarta, Gubernur Pramono: Kota Global Terbuka untuk Dunia
Gubernur DKI Jakarta bersyukur Jakarta dipilih sebagai lokasi syuting film internasional Extraction: Tygo yang dibintangi Lisa BLACKPINK dan Ma Dong-seok.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
Film 'Extraction: Tygo' Syuting di Kota Tua Jakarta, Gubernur Pramono: Kota Global Terbuka untuk Dunia
Indonesia
Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Jakarta, Gubernur Pramono Perpanjang PJJ dan WFH hingga 1 Februari 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memperpanjang kebijakan PJJ dan WFH hingga 1 Februari 2026 menyusul prediksi BMKG terkait cuaca ekstrem dan hujan tinggi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Jakarta, Gubernur Pramono Perpanjang PJJ dan WFH hingga 1 Februari 2026
Indonesia
Pramono Sikat Penjual Tramadol di Kawasan Tanah Abang
Pramono langsung menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI untuk menertibkan peredaran obat keras itu.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Pramono Sikat Penjual Tramadol di Kawasan Tanah Abang
Indonesia
Sering Digeruduk Buruh, Gubernur Pramono tak akan Ubah UMP Jakarta 2026
Pramono mengatakan nilai UMP Jakarta 2026 Rp 5,7 juta bersifat final dengan persetujuan pengusaha dan buruh.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Sering Digeruduk Buruh, Gubernur Pramono tak akan Ubah UMP Jakarta 2026
Bagikan