Seni

Manfaatkan Teknologi VR, Museum Nasional Korea Survive Hadirkan Pameran

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 18 Desember 2020
Manfaatkan Teknologi VR, Museum Nasional Korea Survive Hadirkan Pameran

Museum Nasional Korean gunakan teknologi VR untuk survive di masa pandemi. (foto: Instagram @nationalmuseumofkorea)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

RUANG pamer museum jadi salah satu yang terdampak pandemi COVID-19. Tak hanya di Indonesia, tapi juga seluruh dunia. Museum Nasional Korea yang ikonik sejak musim semi dan musim panas tahun ini tidak beroperasi. Menurut data statisik, jumlah pengunjung museum di Korea menurun hampir 10% ketimbang tahun lalu.

Keadaan itu disikapi dengan solusi kreatif agar bisa survive. Kurator Museum Nasional Korea Chang Eun-jeong, dalam progam yang diselenggarakan Korean Culture and Information Service (KOCIS), mengatakan banyak museum di Korea yang mulai mengadaptasi cara berkomunikasi baru dengan pengunjung. Salah satunya dengan memanfaatkan penggunaan teknologi digital.

BACA JUGA:

Berani Baru, Membawa Ruang Pamer Foto ke Realitas Virtual

Museum Nasional Korea membuat ruang pameran daring yang berisi barang-barang yang pernah dipamerkan sebelumnya. Pameran itu memungkinkan pengunjung yang berasal dari luar negeri menikmati koleksi yang ada di museum tersebut. "Pameran ini dapat ditemukan pada homepage museum menggunakan virtual reality (VR). Video ini direkam secara 360 derajat sehingga dapat berputar melihat bagian dalam ruang pameran virtual yang dibuat persis dengan pameran sebenarnya. Layanan ini dibuat agar pengunjunng dapat melihat barang dan materi-materi yang dipamerkan," kata Eun-jeong kepada ANTARA, Jumat (18/12).

Eun-jeong mengatakan pihaknya telah membuat video dengan resolusi tinggi sehingga dapat dinikmati secara detail baik gambar, video ataupun penjelasan mengenai keterangan barang pameran.

museum nasional kore
Museum Nasional Korea gunakan teknologi VR. (foto: Instagram @nationalmuseumofkorea)

Menurutnya, untuk barang pameran, pihaknya khusus menyediakan informasi yang diinginkan pengunjung dengan memasukkan foto, tulisan, hingga video. Konten museum virtual seperti ini biasanya hanya dioperasikan dalam periode terbatas. "Ini merupakan permulaan dari tujuan pengarsipan yang mencatat pameran spesial 3D yang sudah selesai," ujar Eun-jeong.

Selain itu, Museum Nasional Korea juga menghadirkan open platform e-Museum yang melayani pengunjung untuk menggali informasi tentang barang yang dimiliki museum, baik itu Museum Nasional Korea, terbuka atau milik swasta.

museum nasional korea
Pameran virtual bisa diakses di situs Museum Nasional Korea. (foto: museum.go.kr)

Berdasarkan data 27 November 2020, ada 1.975.897 buah barang museum yang telah dipublikasikan di 275 museum. Jumlah lembaga yang berpartisipasi serta barang yang akan dipertunjukkan terus bertambah. "Kami juga menyediakan sebuah fungsi sehingga pengunjung umum dapat berbagi dengan pengguna lainnya dengan membuat webpage milik sendiri yang disusun dengan cerita yang dipilih dari berbagai barang e-Museum," katanya.

Saat ini, Museum Nasional Korea sudah beroperasi meski menerapkan berbagai protokol kesehatan serta melakukan pembatasan jumlah pengunjung. Untuk datang langsung ke museum, pengunjung harus melakukan reservasi. "Mereka yang datang mengunjungi wajib mematuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak. Ssemua staf kami pun telah berusaha sepenuhnya untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman menyesuaikan para pengunjung," tutup Eun-jeong.

BACA JUGA:

Co-Living, Solusi Tempat Tinggal Profesional Muda

#Teknologi #Desember Survive #Korea Selatan #Wisata
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Meluncur, Cek Spesifikasi hingga Harganya
iPhone 18 Pro dan Pro Max resmi meluncur. Kedua HP ini membawa banyak perubahan dibanding generasi sebelumnya.
Soffi Amira - Kamis, 10 September 2026
iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Meluncur, Cek Spesifikasi hingga Harganya
Indonesia
5 Mahasiswa ITB Integrasikan Drone dan Kitbox Sensor Untuk Ukur Kualitas Udara dan AI Buat Mitigasi Banjir
Salah satu inovasi yang mendapat perhatian khusus Wapres adalah Eaglesense, sebuah teknologi yang berpotensi dikembangkan sebagai instrumen pemantauan lingkungan, termasuk untuk mendeteksi perubahan kualitas udara
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
5 Mahasiswa ITB Integrasikan Drone dan Kitbox Sensor Untuk Ukur Kualitas Udara dan AI Buat Mitigasi Banjir
Tekno
Robot Humanoid Kini Bisa Dibeli Langsung di Indonesia, Tokonya di Jakarta Pusat!
Perusahaan robotika Chery, AiMOGA, resmi membuka Experience Store pertamanya di Agora Mall, Jakarta Pusat. Intip kecanggihan robot Mornine dan Argos di sini!
Wisnu Cipto - Kamis, 10 September 2026
Robot Humanoid Kini Bisa Dibeli Langsung di Indonesia, Tokonya di Jakarta Pusat!
Tekno
iPhone Duo Segera Hadir? Bocoran Harga dan Spesifikasinya Terungkap
iPhone Duo segera meluncur. Kini, bocoran harga dan spesifikasinya sudah terungkap. Harganya mencapai Rp 34 jutaan.
Soffi Amira - Rabu, 09 September 2026
iPhone Duo Segera Hadir? Bocoran Harga dan Spesifikasinya Terungkap
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
ShowBiz
Xiaomi 18 Fold Laris Manis di China, Penjualan Perdana Melonjak 310 Persen!
Xiaomi 18 Fold resmi rilis di China. HP ini mencatatkan penjualan mengesankan, yakni 310 persen.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Xiaomi 18 Fold Laris Manis di China, Penjualan Perdana Melonjak 310 Persen!
Tekno
Vivo X500 Resmi Meluncur 21 September 2026, Bawa Sensor BluePrint LightGuard 900
Vivo X500 dipastikan meluncur 21 September 2026. HP ini membawa teknologi kamera canggih di kelasnya.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Vivo X500 Resmi Meluncur 21 September 2026, Bawa Sensor BluePrint LightGuard 900
Tekno
Exynos 2700 Mulai Terungkap, Skor Geekbench Bikin Samsung Galaxy S27 Makin Menjanjikan
Exynos 2700 kemungkinan bakal debut di Samsung Galaxy S27. Chip tersebut meraih skor tinggi di Geekbench.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Exynos 2700 Mulai Terungkap, Skor Geekbench Bikin Samsung Galaxy S27 Makin Menjanjikan
Tekno
OPPO Find X10 Ungkap Kamera 200MP Hasselblad, Siap Bikin Foto Jadi Lebih Natural
OPPO Find X10 akhirnya mengungkap kamera 200MP dari Hasselblad. Kamera itu bisa membuat foto lebih natural.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
OPPO Find X10 Ungkap Kamera 200MP Hasselblad, Siap Bikin Foto Jadi Lebih Natural
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Bagikan