Mandalawangi Bergerak Lakukan Vaksinasi Warga di Kaki Gunung

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Agustus 2021
Mandalawangi Bergerak Lakukan Vaksinasi Warga di Kaki Gunung

Vaksinasi warga. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perkumpulan organisasi pecinta alam yang tergabung dalam Mandalawangi Bergerak membantu program vaksinasi pemerintah hingga ke permukiman penduduk di kaki gunung. Mandalawangi Bergerak merupakan perkumpulan dari organisasi pecinta alam Mapala Universitas Indonesia (UI) dan Wanadri.

Mereka berpartisipasi dalam mempercepat vaksinasi nasional dengan berinisiatif mengadakan Program Vaksinasi Masyarakat Kaki Gunung.

Baca Juga:

Pemprov Apresiasi Vaksinasi Walubi DKI Bersama Bhakti Utama

"Kita sangat berterima kasih sekali dengan Mandalawangi. Kita mengalami kesulitan untuk melaksanakan vaksinasi di daerah pinggiran apalagi daerah-daerah yang sudah semakin terpencil seperti masyarakat di puncak gunung atau masyarakat adat," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Minggu (29/8)

Budi mengatakan, keterlibatan lintas program dan sektor sangatlah penting untuk membantu pemerintah menyukseskan program vaksinasi nasional COVID-19. Pada tahap pertama, kegiatan ini dilaksanakan di Mandala Wangi Camping Ground, Cibodas, Cianjur, Jawa Barat, pada 28 hingga 29 Agustus 2021 dengan menyasar sekitar 1.000 masyarakat.

Kegiatan tersebut digagas melalui kerja sama dengan pengelola Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur. Kegiatan itu diharapkan mendekatkan layanan vaksinasi kepada masyarakat untuk memperluas serta mendorong animo dalam mendapatkan vaksin COVID-19.

Budi berharap, Vaksinasi Masyarakat Kaki Gunung dapat diperluas ke daerah lain untuk menekan laju penularan serta angka kematian akibat COVID-19.

"Saya mengimbau kalau bisa jangan di sini saja, tapi semua wisata-wisata pengunungan yang lain juga didatangi oleh teman-teman Mandalawangi dan melakukan hal yang sama," katanya.

vaksinasi. (Foto: Antara)
Vaksinasi. (Foto: Antara)

Ketua Mandalawangi Bergerak Rahmi Hidayati mengaku siap memperluas jangkauan Vaksinasi Masyarakat Kaki Gunung di jalur-jalur pendakian lainnya. Kegiatan vaksinasi di Cibodas ini akan dijadikan sebagai percontohan untuk kegiatan lanjutan yang sedang direncanakan berlangsung di pos pendakian Salabintana dan Gunung Putri.

Rahmi mengatakan, animo masyarakat dalam wisata mendaki gunung di Jawa Barat masih relatif tinggi di tengah pandemi, sehingga dibutuhkan upaya antisipasi penularan COVID-19 kepada penduduk sekitar.

Selain mendorong percepatan kekebalan kelompok, gerakan tersebut hadir untuk mempercepat pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat di sekitar kaki gunung.

"Ini sebagai bentuk kecintaan terhadap masyarakat di kaki gunung yang sudah mendukung kita naik gunung. Karena kalau kita tidak peduli dengan masyarakat sekitar sini, mereka nanti bisa saja terkena,” katanya dikutip Antara. (*)

Baca Juga:

Saat Bahas Pandemi dan Vaksinasi, Megawati Minta Jokowi Tegar Hadapi COVID-19

#Vaksinasi #Vaksin Covid-19 #COVID-19 #Kemenkes
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Cegah Perokok Muda, Kemenkes Seragamkan Desain Bungkus Rokok Konvensional dan Elektrik
Kebijakan baru ini bertujuan menekan daya tarik produk bagi anak dan remaja serta menekan prevalensi perokok muda.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Cegah Perokok Muda, Kemenkes Seragamkan Desain Bungkus Rokok Konvensional dan Elektrik
Indonesia
Imbas Dokter Magang Meninggal, Tata Kelola Dokter Muda Bakal Diubah
Kemenkes akan menetapkan standar minimal remunerasi yang wajib dipenuhi oleh pemerintah daerah dan wahana magang dokter guna mengurangi ketimpangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Imbas Dokter Magang Meninggal, Tata Kelola Dokter Muda Bakal Diubah
Indonesia
Imbas Kasus Kematian dr Myta, Menkes Rombak 4 Aturan Program Dokter Magang. Ini Detailnya!
Perubahan aturan program mencakup jam kerja, kesejahteraan, hak cuti, hingga evaluasi akhir periode magang dokter.
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Imbas Kasus Kematian dr Myta, Menkes Rombak 4 Aturan Program Dokter Magang. Ini Detailnya!
Indonesia
Investigasi Kematian dr Myta: Dokter Pendamping Piket Malam IGD Lepas Tangan Malah Pergi Merokok
Hasil investigasi Kemenkes ungkap oknum dokter pendamping di IGD RSUD KH Daud Arif sering melepas tanggung jawab, bahkan merokok di kantin, saat dokter magang menangani pasien sendiri.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Investigasi Kematian dr Myta: Dokter Pendamping Piket Malam IGD Lepas Tangan Malah Pergi Merokok
Indonesia
Investigasi Kematian dr. Myta, Kemenkes Temukan Dokter Pendamping Manipulasi Laporan Jam Kerja Magang
Investigasi juga menemukan praktik tidak etis di stase IGD, terdapat oknum dokter pendamping lebih banyak menyerahkan penanganan pasien kepada dokter magang dengan alasan agar mereka belajar.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Investigasi Kematian dr. Myta, Kemenkes Temukan Dokter Pendamping Manipulasi Laporan Jam Kerja Magang
Indonesia
Dokter Magang Meninggal, Kemenkes Akui Jam Kerja Sampai 51,4 Jam Seminggu
Patut diduga pendamping melakukan manipulasi jadwal dan presensi peserta internship. Kemenkes menampilkan chat antara dr J dan seorang peserta magang, di mana dr J meminta peserta untuk mengedit jadwal.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Dokter Magang Meninggal, Kemenkes Akui Jam Kerja Sampai 51,4 Jam Seminggu
Indonesia
100 Juta Warga Diklaim Sudah Dilayani Cek Kesehatan Gratis, Ini Kondisi Yang Ditemukan
Dari total peserta yang menjalani skrining, sekitar 16,8 juta orang membutuhkan tindak lanjut penanganan, dengan 1,4 juta di antaranya telah tercatat mendapatkan tata laksana lanjutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
100 Juta Warga Diklaim Sudah Dilayani Cek Kesehatan Gratis, Ini Kondisi Yang Ditemukan
Berita Foto
Raker Menkes dengan Komisi IX DPR Bahas Kuota Penerima Bantuan Iuran JKN
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kanan) berjabat tangan dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (kiri) sebelum mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR
Didik Setiawan - Rabu, 15 April 2026
Raker Menkes dengan Komisi IX DPR Bahas Kuota Penerima Bantuan Iuran JKN
Indonesia
Jatuhi Sanksi Perawat Salah Kasih Bayi SP1, RSHS Bandung Siap Dievaluasi Kemenkes
RSHS siap menjalani evaluasi dari Kementerian Kesehatan terkait insiden salah kasih bayi.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Jatuhi Sanksi Perawat Salah Kasih Bayi SP1, RSHS Bandung Siap Dievaluasi Kemenkes
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Bagikan