Merahputih.com - Manchester City vs Real Madrid menjadi sorotan utama dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Etihad Stadium, Rabu (16/3). Tuan rumah menghadapi tugas maha berat setelah menelan kekalahan telak 0-3 pada pertemuan pertama di Bernabeu.
Statistik mencatat bahwa membalikkan keadaan melawan raksasa Spanyol ini merupakan salah satu misi penyelamatan tersulit dalam sejarah kompetisi elit Eropa.
Dominasi Mutlak Real Madrid dan Rekor Arbeloa
Keunggulan tiga gol Madrid berkat hat-trick spektakuler Federico Valverde pekan lalu menempatkan satu kaki tim tamu di babak perempat final. Kepercayaan diri armada asuhan Alvaro Arbeloa semakin membumbung tinggi setelah melumat Elche 4-1 di kompetisi domestik.
Baca juga:
Sejarah juga berpihak pada Los Blancos, dalam 35 kesempatan memenangkan leg pertama dengan selisih tiga gol atau lebih, mereka belum pernah sekalipun tersingkir.
Pelatih Madrid, Alvaro Arbeloa, berpeluang mencatatkan sejarah baru jika berhasil memenangkan laga ini. Ia bisa menjadi pelatih Madrid pertama yang memenangkan empat laga fase gugur Liga Champions pertamanya secara beruntun.
Terkait performa anak asuhnya, Arbeloa memberikan apresiasi tinggi pada kedisiplinan taktik tim yang berhasil meredam agresivitas lawan.
Beban Berat Pep Guardiola dan Kemandulan Erling Haaland
Di sisi lain, Pep Guardiola harus berjuang melawan tren negatif pribadinya. Manajer asal Spanyol ini gagal membawa timnya lolos dari fase knockout Liga Champions setelah kalah di leg pertama sejak musim 2014-15. Jika City gagal membalikkan keadaan, Guardiola terancam tidak mencapai perempat final untuk musim kedua secara beruntun.
Baca juga:
Lini serang menjadi perhatian utama, terutama performa Erling Haaland yang tidak melepaskan satu pun tembakan pada pertemuan pertama. Ini merupakan kejadian langka dalam karier sang striker di Etihad.
Tanpa kehadiran Josko Gvardiol dan Rico Lewis yang cedera, City harus tampil sempurna untuk menembus pertahanan Madrid yang kini tampil lebih solid dari rata-rata musim ini.
Peluang Tipis dan Prediksi Superkomputer
Meskipun superkomputer menjagokan Manchester City memenangkan laga kandang ini dengan persentase 58,5%, margin tiga gol dianggap terlalu lebar untuk dikejar. Peluang City untuk mengangkat trofi musim ini pun merosot drastis hingga menyisakan 1,7%.
Di sisi lain, Real Madrid yang difavoritkan lolos kini mulai menatap gelar Liga Champions ke-16 mereka dengan peluang juara turnamen sebesar 8,7%.

Prakiraan Pemain
Manchester City: Gianluigi Donnarumma, Abdukodir Khusanov, Rúben Dias, Marc Guéhi, Nico O’Reilly, Rodri, Bernardo Silva, Savinho, Jérémy Doku, Erling Haaland, Antoine Semenyo.
Pelatih: Pep Guardiola
Real Madrid: Thibaut Courtois, Trent Alexander-Arnold, Antonio Rüdiger, Dean Huijsen, Fran García, Federico Valverde, Thiago Pitarch, Aurelien Tchouaméni, Arda Güler, Brahim Díaz, Vinícius Júnior.
Pelatih: Álvaro Arbeloa