Musik

Malcolm Dom Penemu Istilah 'Thrash Metal' Tutup Usia

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 09 November 2021
Malcolm Dom Penemu Istilah 'Thrash Metal' Tutup Usia

Istilah thrash metal menjadi salah satu kategori pada musik heavy metal. (Foto: Unsplash/Sam Moqadam)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAHKAN seorang yang mengaku dirinya metalhead belum tentu tahu ada sosok yang menciptakan istilah Thrash Metal telah tutup usia. Malcolm Dom, jurnalis musik senior meninggal pada 1 November 2021 di usia ke-66.

Separuh dari hidup Malcolm Dom telah dihabiskan untuk mengabdi pada musik. Jurnalis yang menulis tentang musik rock dan heavy metal sejak 1979, sudah menerbitkan beberapa buku tentang AC/DC, Metallica hingga Led Zeppelin.

Baca Juga:

Ninaya Ilena Kinanti Rilis Single Perdana "Aku Ratumu"

musik
Malcolm Dom yang dihormati musisi metal. (Foto: chaoszine)

Gagasan istilah thrash metal digunakan olehnya pada tulisan band Anthrax dan lagunya berjudul Metal Thrashing Mad pada Februari 1984. Istilah tersebut kemudian mulai digunakan oleh jurnalis lain untuk menyebut band-band beraliran keras yang bermunculan di era tersebut.

Sebelumnya, band band beraliran keras seperti Metallica, Slayer atau Anthrax lebih diidentifikasikan sebagai power metal. Tidak hanya itu, buku pertama Dome bertajuk Encylopedia Metal yang rilis pada 1981 dianggap telah mengilhami nama Metallica pada pembentukan mereka.

Dom juga mengambil pekerjaan sebagai editor atau contributor untuk sejumlah majalah musik, termasuk Metal Hammer, Kerrang!, Classic Rock, Metal Forces, Louder dan Record Mirror.

Kabar kematian Dom kemudian membuat sejumlah nama-nama besar dalam skena musik keras memberikan
penghormatan untuknya. Seperti Metallica, Iron Maiden, Black Sabbath hingga Ozzy Osbourne.

Baca Juga:

Digelar Hybrid, Festival ‘Head in The Clouds’ Berlangsung Meriah

musik
Tony Iommi menuliskan penghormatannya pada Malcolm Don di akun Instagramnya. (Foto: instagram@iommi099)

Seperti Lars Ulrich dari Metallica menulis kata penghormatan bagi Dome, melalui akun Twitternya pada Selasa (2/11). “Sangat sedih mendengar meninggalkanya Malcolm Dome. Tidak hanya memiliki bakat luar biasa yang membimbing saya dengan musik, tetapi dia juga orang hebat. Hari ini, saya memikirkan saat-saat menyenangkan dan tak terlupakan yang kami habiskan bersama di masa lalu.”

Begitu pun degan mantan gitaris Black Sabbath Tony Iommi menuliskan. “Malcolm adalah pria yang menyenangkan, dia mewawancarai saya berkali-kali dan selalu membicarakan hal positif tentang musik. Dia adalah salah satu jurnalis pertama yang benar-benar mengerti metal.”

Tak ketinggalan pentolan dari Black Sabbath, Ozzy Osbourne yang merasa kehilangan atas kepergian Dome. “Kata-kata tidak dapat mengungkapkan teapa sedihnya saya mendengar tentang meninggalnya Malcolm Dome. Beristirahat dalam damai. Tuhan memberkati.” (far)

Baca Juga:

'Awal Mula', Kisah Pencarian Jati Diri Maudy Ayunda

#Breaking #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Agna Rilis 'Diluar Hal Biasa', Lagu tentang Cinta yang Perlahan Memudar
Alih-alih menghadirkan luapan perasaan yang dramatis, ia memilih membangun suasana tenang yang justru menyimpan luka mendalam.
Dwi Astarini - 1 jam, 9 menit lalu
Agna Rilis 'Diluar Hal Biasa', Lagu tentang Cinta yang Perlahan Memudar
ShowBiz
Bumbum Resmi Hengkang dari Sukses Lancar Rejeki per 5 Juli 2026
Sebagai drummer, ia memiliki peran penting dalam membangun karakter musik band, baik saat proses kreatif di studio maupun ketika tampil di atas panggung.
Dwi Astarini - 1 jam, 50 menit lalu
Bumbum Resmi Hengkang dari Sukses Lancar Rejeki per 5 Juli 2026
ShowBiz
beabadoobee Rilis 'Sun Has Set', Curahkan Emosi yang tak Pernah Terucap
Lagu ini lahir dari kumpulan catatan harian yang berisi berbagai perasaan dan pikiran, yang menurut Bea, sulit ia ungkapkan secara langsung kepada orang lain.
Dwi Astarini - 2 jam, 29 menit lalu
beabadoobee Rilis 'Sun Has Set', Curahkan Emosi yang tak Pernah Terucap
ShowBiz
Empat Dekade Berkarya, Kahitna Siapkan Konser Monumental 'KAHITNA 40 TAHUN'
Konser terbesar yang pernah diselenggarakan sepanjang sejarah perjalanan band ini digelar Sabtu, 5 September 2026, di NICE, PIK 2, Jakarta.
Dwi Astarini - 2 jam, 59 menit lalu
Empat Dekade Berkarya, Kahitna Siapkan Konser Monumental 'KAHITNA 40 TAHUN'
ShowBiz
Db Mandala Rilis 'Jemput Bag', Single yang Ajak Musisi Tetap Konsisten Berkarya
Db Mandala merilis single terbaru berjudul Jemput Bag melalui Greedy Dust Records. Lagu ini membawa pesan agar musisi tetap konsisten berkarya dan pantang menyerah.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Db Mandala Rilis 'Jemput Bag', Single yang Ajak Musisi Tetap Konsisten Berkarya
ShowBiz
WIJAYA80 Rilis 'Lagu Kenangan', Tegaskan Alkohol Bukan Obat Patah Hati lewat Liriknya
Wijaya 80 merilis single terbaru berjudul Lagu Kenangan. mengangkat kisah patah hati dengan pesan bahwa alkohol bukan solusi untuk menyembuhkan luka emosional.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
WIJAYA80 Rilis 'Lagu Kenangan', Tegaskan Alkohol Bukan Obat Patah Hati lewat Liriknya
ShowBiz
Dongker Gelar 'Melankolia di Kolong', Perdengarkan Lagu Baru Jelang Album Kedua
Dongker akan menggelar Melankolia di Kolong pada 17 Juli 2026. Momen perkenalkan lagu-lagu dari album kedua sekaligus mengusung konsep donasi buku atau beras.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Dongker Gelar 'Melankolia di Kolong', Perdengarkan Lagu Baru Jelang Album Kedua
ShowBiz
6ft Drowning Debut Lewat Maxi-Single 'What If? / Angst', Tawarkan Emosi Alternatif Pop-Punk Intens
Band asal Tangerang, 6ft Drowning, resmi merilis maxi-single debut What If? / Angst. Perkenalan identitas musik mereka dengan nuansa alt/pop-punk dan lirik emosional.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
6ft Drowning Debut Lewat Maxi-Single 'What If? / Angst', Tawarkan Emosi Alternatif Pop-Punk Intens
ShowBiz
Featuz Rilis EP 'Home Again', Hadirkan Refleksi tentang Arti Rumah, Cinta, dan Kehidupan
Featuz kembali dengan EP Home Again, mini album berisi lima lagu yang mengangkat makna rumah, cinta, perubahan, pernikahan, kehilangan, dan proses penerimaan diri.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Featuz Rilis EP 'Home Again', Hadirkan Refleksi tentang Arti Rumah, Cinta, dan Kehidupan
ShowBiz
GHO$$ Hadirkan Album Perdana 'The Whitest Blackout', Jadi Kisah Emosional tentang Kehilangan dan Harapan
GHO$$ akhirnya merilis album debut The Whitest Blackout. Album berisi 12 lagu ini menjadi perjalanan emosional tentang kehilangan, trauma, harapan, dan penerimaan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
GHO$$ Hadirkan Album Perdana 'The Whitest Blackout', Jadi Kisah Emosional tentang Kehilangan dan Harapan
Bagikan