Malaikat Kecil: Saat Penderita Autisme Menolak Dikasihani

Ana AmaliaAna Amalia - Rabu, 07 Oktober 2015
Malaikat Kecil: Saat Penderita Autisme Menolak Dikasihani

(Foto: Instagram Dwi Sasono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Film - Budiman (Dwi Sasono) bukan suami biasa, dirinya terlahir sebagai penyadang autisme. Berasal dari Jawa, dirinya dan keluarga merantau ke Jakarta melawan kerasnya ibu kota, bekerja sebagai penjual ikan pun dia harus jalani.

Ditemani sang istri, Siti (Tika Bravani) keluarga ini menjalani kehidupan sederhana di pinggiran Jakarta. Mereka pun harus memenuhi kebutuhan keluarga, terutama ke dua anaknya, Ratih dan Iyan.

Namun, kehidupan tersebut tidak ditangisi oleh Budiman. Dirinya menolak dikasihani dan bekerja untuk memenuhi janjinya, membelikan baju baru sebagai kado lebaran kepada ke dua anaknya.

Sang sutradara, Richyana membangun plot film Malaikat Kecil dengan sangat sederhana. Mengisahkan seputar keluarga Jawa yang harus hidup di Jakarta tentunya menyelupkan kisah perjuangan seorang autis di belantara Ibu Kota.

Namun sang sutradara seperti menolak "mengekspolitasi" kelaina fisik tersebut untuk mencari untung. Hal inilah yang membuat film ini memiliki kekuatan sendiri, tanpa sebuah bumbu dan dramatisasi berlebihan terhadap keterbatsan fisik, para penonton masih tetap merasa tersentuh dengan kisahnya.

Tentunya keberhasilan film ini tidak lepas dari totalitas Dwi Sasono sebagai seorang autis. Sang sutradara mungkin harus memberikan "jempol" kepada pemainnya tersebut. Karena tanpa Dwi Sasono film ini akan terjebak dalam kisah keluarga berlatar FTVan.

Pesan moral dalam film ini pun membuat kita tidak mau melewatkan satu scene pun. Terutama kesabaran seorang Siti (istri Budiman) yang diperankan Tika Bravani. Karakter perempuan Jawa yang sangat sabar, patuh kepada suami dan menjadi pendamping suka duka, memberikan refleksi sendiri bagi masyarakat Indonesia.

Selain memberikan gambaran para penyandang autisme, kita pun diperlihatkan bagaimana kehidupan masyarakat pinggiran Jakarta. Sebuah satir yang kita perlukan dengan bombastisnya modernisasi di Jakarta, tapi memarjinalkan masyarakat miskin ke pinggiran.

Sekali lagi pada film ini kita akan sadar pentingnya nilai-nilai dalam hidup. Dibangun dari seorang penderita autisme yang menolak dikasihani. Walau sederhana, cerita ini memberikan refleksi dan kesadaran tentang jati diri kita sebenarnya. (Rky)

Berikut trailernya:

Baca Juga:

  1. Bermain Dalam Film Action, Tika Bravani Ngaku Keseleo Leher
  2. Naik Angkutan Umum, Tika Bravani Suka Ditempel-tempel
  3. Jadi Penyandang Autis di Film Terbaru, Dwi Sasono Dapat Dukungan Luar Biasa dari Istri
  4. Berperan Sebagai Penyandang Autis, Dwi Sasono Banyak Belajar Tentang Autisme

 

#Film Indonesia Terbaru #Film Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ana Amalia

Happy life happy me
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Film 'Hungry Ghost Festival' Tayang 26 November 2026, Angkat Teror Usai Langgar Pantangan
Film horor-komedi Hungry Ghost Festival garapan Imam Darto dibintangi Endy Arfian, Aci Resti, dan Fajar Nugra. Tayang di bioskop 26 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Film 'Hungry Ghost Festival' Tayang 26 November 2026, Angkat Teror Usai Langgar Pantangan
ShowBiz
Kisah Masa Muda Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar, Simak Sinopsis Film 'Hamka Awal Mula Vol. 3'
Film Hamka garapan Fajar Bustomi dibintangi Vino G. Bastian. Simak sinopsis perjalanan Buya Hamka dari Maninjau hingga Mekah sebelum tayang 19 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Kisah Masa Muda Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar, Simak Sinopsis Film 'Hamka Awal Mula Vol. 3'
ShowBiz
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
Leila S Chudori menceritakan tantangan adaptasi novel 'Laut Bercerita' ke film, termasuk memilih adegan yang harus dipertahankan atau dihapus.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
ShowBiz
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
Arie Kriting mempertanyakan absennya Irma Rihi dari nominasi FFI lewat Women From Rote Island dan Na Willa serta menyoroti representasi perempuan Timur.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
ShowBiz
Daftar Lengkap Nominasi Piala Citra FFI 2026, dari Film hingga Skenario Terbaik
Daftar lengkap nominasi FFI 2026 untuk 22 kategori Piala Citra, mulai dari Film Cerita Panjang Terbaik hingga Penulis Skenario Asli Terbaik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Daftar Lengkap Nominasi Piala Citra FFI 2026, dari Film hingga Skenario Terbaik
ShowBiz
Baru Debut, Bernadus Raka Masuk Nominasi Sutradara Terbaik FFI 2026
Dalam nominasi Sutrada Terbaik FFI, Bernadus bersaing dengan Edwin, Joko Anwar, Wregas Bhanuteja, dan Kimo Stambuel.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Baru Debut, Bernadus Raka Masuk Nominasi Sutradara Terbaik FFI 2026
ShowBiz
Teror Penjara hingga Kritik Sosial, Film 'Ghost in the Cell' Borong 13 Nominasi FFI 2026
Ghost in the Cell karya Joko Anwar masuk 13 nominasi FFI ke-46. Simak daftar kategori, latar cerita, perjalanan di Berlinale 2026, dan jajaran pemainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Teror Penjara hingga Kritik Sosial, Film 'Ghost in the Cell' Borong 13 Nominasi FFI 2026
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan Nominasi Utama Pria Terbaik, Nicholas Saputra Bersaing dengan Marthino Lio
Nicholas Saputra jadi aktor yang paling banyak masuk nominasi Aktor Terbaik.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
FFI 2026 Umumkan Nominasi Utama Pria Terbaik, Nicholas Saputra Bersaing dengan Marthino Lio
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan Nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik, Christine Hakim hingga Shenina Cinnamon Saingan untuk Piala Citra
Jika tahun ini Christine Hakim kembali memenangi nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik, dia resmi mengoleksi total enam piala.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
FFI 2026 Umumkan Nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik, Christine Hakim hingga Shenina Cinnamon Saingan untuk Piala Citra
ShowBiz
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
Buku best seller 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' karya dr. Andreas Kurniawan akan diadaptasi menjadi film oleh Wregas Bhanuteja.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
Bagikan