Headline

Maju Mundur Soal Harga Premium, Ferdinand Sindir Jokowi

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 10 Oktober 2018
Maju Mundur Soal Harga Premium, Ferdinand Sindir Jokowi

Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean. Foto: MP/Ponco

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pemerintah sempat mengumumkan bahwa harga bahan bakar minya (BBM) jenis Premium dinaikan menjadi Rp7.000 per liter, mulai pukul 18.00 WIB, Rabu (10/10). Namun, satu jam kemudian, Menteri ESDM Ignasius Jonan menyatakan, rencana kenaikan ditunda.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean buka suara. Dia menduga pembatalan kenaikan Premium sebagai sebuah drama yang dilakukan pemerintah Joko Widodo.

"Saya menduga ini ada sebuah drama yang dilakukan oleh penguasa. Kenaikan harga itu tidak mungkin tanpa persetujuan presiden," kata Ferdinand saat dikonfirmasi, Rabu (10/10) malam.

Menurut Ferdinand, kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut tidak mungkin tanpa persetujuan Presiden Jokowi. Menteri ESDM, kata Ferdinand, tidak akan berani menaikan harga BBM tanpa persetujuan presiden.

Petugas SPBU isi BBM
Karyawan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mengisikan bahan bakar (BBM) ke dalam kendaraan pelanggan (ANTARA FOTO/M N Kanwa)

"Aneh kemudian jika presiden membatalkannya. Saya pikir ini hanya upaya menciptakan sosok presiden sebagai pahlawan. Sayangnya pahlawan kesorean," tegas dia.

Bahkan, Anggota Direkorat Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ini menyebut pemerintah tidak serius mengurus rakyat.

"Inilah bukti bahwa negara diurus dengan senda gurau. Rakyat dipermainkan seenaknya saja," tandas Ferdinand.

Sebelumnya, Pemerintah sempat mengumumkan bahwa harga bahan bakar minya (BBM) jenis Premium dinaikan menjadi Rp 7.000 per liter, mulai pukul 18.00 WIB, Rabu (10/10). Namun, satu jam kemudian, Menteri ESDM Ignasius Jonan menyatakan, rencana kenaikan ditunda.

Jonan menyatakan, sesuai arahan Presiden Jokowi, rencana kenaikan harga Premium di Jawa, Sumatera, Bali (Jamali) menjadi Rp 7.000 dan di luar Jamali menjadi Rp 6.900, secepatnya pukul 18.00 hari ini, agar ditunda.

Menurut Jonan, rencana kenaikan Premium akan dibahas ulang sambil menunggu kesiapan PT Pertamina (Persero). Dalam hal ini, Pertamina butuh waktu untuk perhitungan. “Jadi untuk sementara ditunda sampai Pertamina siap,” ujarnya.(Pon)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Sudah Sediakan Calon, Gerindra Tunggu PKS Serahkan Nama Cawagub

#Ferdinand Hutahaean #Harga BBM #Premium #Kenaikan Harga Premium #Presiden Jokowi
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Harga Pertamax Naik 32 Persen, DPR Minta ESDM Transparan soal Dasar Perhitungannya
Anggota Komisi XII DPR RI mendesak Kementerian ESDM dan Pertamina menjelaskan secara transparan dasar kenaikan harga Pertamax yang disebut mencapai 32 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Harga Pertamax Naik 32 Persen, DPR Minta ESDM Transparan soal Dasar Perhitungannya
Indonesia
Pertamax Naik, Pemerintah Didesak Kucurkan Program Bantuan Sosial Tunai
Pemerintah harus segera menyiapkan bantuan langsung tunai sebagai bantalan ekonomi bagi kelompok rentan, kelas menengah bawah, serta masyarakat yang paling terdampak
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Pertamax Naik, Pemerintah Didesak Kucurkan Program Bantuan Sosial Tunai
Indonesia
Harga Pertamax 92 Naik, Bisa Bikin Warga Beralih ke Pertalite
Selisih harga semakin lebar antara Pertamax dan Pertalite berpotensi mengubah perilaku konsumen
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 Juni 2026
Harga Pertamax 92 Naik, Bisa Bikin Warga Beralih ke Pertalite
Indonesia
YLKI Kritik Harga BBM Naik Mendadak, Tagih Transparansi Pemerintah dan Pertamina
YLKI menyoroti harga BBM naik mendadak. Pemerintah dan Pertamina pun diminta untuk mengungkap penyebabnya.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
YLKI Kritik Harga BBM Naik Mendadak, Tagih Transparansi Pemerintah dan Pertamina
Indonesia
Kenaikan Harga Pertamax Bikin Daya Beli Kelas Menengah Tertekan, PKS Ingatkan Risiko Inflasi
Kenaikan harga Pertamax membuat daya beli kelas menengah makin tertekan. PKS pun juga mengingatkan adanya risiko inflasi.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Kenaikan Harga Pertamax Bikin Daya Beli Kelas Menengah Tertekan, PKS Ingatkan Risiko Inflasi
Indonesia
Kenaikan Harga Pertamax Berpotensi Picu Migrasi ke Pertalite, DPR Minta Antisipasi
Kenaikan harga Pertamax bisa memicu masyarakat pindah ke Pertalite. DPR pun meminta pemerintah menyiapkan skenario darurat.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Kenaikan Harga Pertamax Berpotensi Picu Migrasi ke Pertalite, DPR Minta Antisipasi
Indonesia
Pertamax Tembus Rp 16.250 per Liter, DPR Bakal Panggil Kementerian ESDM dan Pertamina
Komisi XII DPR segera memanggil Kementerian ESDM dan Pertamina, terkait kenaikan harga Pertamax. Sebab, BBM tersebut kini menembus Rp 16.250 per liter.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Pertamax Tembus Rp 16.250 per Liter, DPR Bakal Panggil Kementerian ESDM dan Pertamina
Indonesia
DPR Tegur Pertamina karena Naikkan Harga Pertamax Diam-Diam
Meskipun Pertamax dan Pertamax Green merupakan BBM nonsubsidi, dampak kebijakan tersebut tetap akan dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
DPR Tegur Pertamina karena Naikkan Harga Pertamax Diam-Diam
Indonesia
Kenaikan Harga Pertamax Tak Diantisipasi, Migrasi Besar-besaran ke Pertalite Bisa Terjadi
Anggota Komisi XII DPR RI Meitri Citra Wardani meminta pemerintah mengantisipasi dampak kenaikan harga Pertamax menjadi Rp 16.250 per liter.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Juni 2026
Kenaikan Harga Pertamax Tak Diantisipasi, Migrasi Besar-besaran ke Pertalite Bisa Terjadi
Indonesia
Harga Pertamax Naik Tajam, Anggaran Subsidi BBM Berpotensi Meningkat
DPR dan pemerintah masih melakukan simulasi untuk menghitung dampak perpindahan konsumsi BBM terhadap inflasi maupun kebijakan energi secara keseluruhan.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Harga Pertamax Naik Tajam, Anggaran Subsidi BBM Berpotensi Meningkat
Bagikan