MAARIF Insitute Nilai Rencana Dedi Mulyadi Memasukkan Anak Nakal ke Barak Keliru, Bisa Merusakan Sistem Pendidikan

Frengky AruanFrengky Aruan - Jumat, 09 Mei 2025
MAARIF Insitute Nilai Rencana Dedi Mulyadi Memasukkan Anak Nakal ke Barak Keliru, Bisa Merusakan Sistem Pendidikan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi temui Menteri HAM Natalius Pigai. (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - MAARIF Institute for Culture and Humanity menilai pendekatan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akan mengirim siswa nakal ke barak militer untuk dibina keliru.

Menurut Direktur Eksekutif MAARIF Institute Andar Nubowo pendekatan itu juga berbahaya dan berpotensi merusak sistem pendidikan secara struktural.

"Kebijakan semacam ini mencerminkan kegagalan pemerintah dalam menyediakan ruang pendidikan yang aman, adil, dan inklusif bagi seluruh anak bangsa," ujar Andar dalam keterangan tertulis, Jumat (9/5).

Ia menilai rencana Dedi Mulyadi memasukkan siswa sekolah nakal ke barak militer merupakan pelanggaran perlindungan anak dalam dunia pendidikan.

"Pengiriman siswa ke barak militer merupakan bentuk kekerasan simbolik dan struktural dalam dunia pendidikan," tuturnya.

Baca juga:

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Temui Menteri HAM Natalius Pigai Bahas Pendidikan Barak Militer

Pendekatan militeristik terhadap siswa, kata Andar, mengganti proses pendidikan yang reflektif dan dialogis menjadi pemaksaan disiplin yang menekankan kepatuhan.

"Dalam sistem seperti ini, pendidikan berhenti menjadi alat pembebasan dan berubah menjadi instrumen penyeragaman membungkam keberagaman ekspresi," kata dia.

Andar juga mengatakan kebijakan mengirim anak nakal ke barak militer sangat bertentangan dengan arah reformasi pendidikan nasional.

"Pendekatan militeristik tidak hanya gagal menjawab persoalan pendidikan, tetapi juga melemahkan kerangka hukum dan etika yang dibangun bersama demi melindungi hak anak di lingkungan belajar," ucapnya.

Ia mengatakan kebijakan itu mengembalikan dunia pendidikan pada pola lama yang represif dan eksklusif. Dia juga menilai hal itu suatu kemunduran yang tidak boleh dinormalisasi.

"Di tengah kompleksitas ini, alih-alih mendorong evaluasi terhadap kebijakan pendidikan dan kurikulum yang komprehensif dan sistemik, pemerintah justru memilih jalur pintas dengan mengontrol tubuh siswa tanpa menyentuh akar ketimpangan," tandasnya. (Pon)

#Gubernur Jawa Barat #Siswa #Dedi Mulyadi #Berita #Indonesia #Merahputih
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Tebakan Skor Penonton Langsung Timnas Indonesia Lawan Thailand di SUGBK
Laga final ini merupakan kesempatan emas timnas Indonesia senior mengakhiri paceklik gelar juara selama 35 tahun
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Tebakan Skor Penonton Langsung Timnas Indonesia Lawan Thailand di SUGBK
Indonesia
Rute Pengalihan Arus Jika Kawasan GBK Macet Akibat Laga Indonesia Lawan Thailand
Dishub menyiagakan 80 petugas dan rute alternatif untuk mengantisipasi kepadatan di sekitar GBK.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Rute Pengalihan Arus Jika Kawasan GBK Macet Akibat Laga Indonesia Lawan Thailand
Olahraga
Update Klasemen Asian Games 2026: Target 4 Medali Emas di Tangan, Indonesia Makin Dekat Geser Malaysia Tembus Top 10
Indonesia resmi mencapai target 4 emas Asian Games 2026 lewat Desak Made Rita, dan berpeluang menggeser Malaysia untuk masuk ke jajaran 10 besar klasemen.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Update Klasemen Asian Games 2026: Target 4 Medali Emas di Tangan, Indonesia Makin Dekat Geser Malaysia Tembus Top 10
Olahraga
Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Fakta Kekuatan Skuad Garuda
Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Simak fakta kekuatan skuad Garuda, head to head, dan daftar 23 pemain Indonesia.
ImanK - Kamis, 24 September 2026
Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Fakta Kekuatan Skuad Garuda
Olahraga
Emas Dayung Ganda Putra Asian Games Lepas, Pelatih Indonesia Bingung Febrian/La Memo Bisa Finis ke-4
"Malah bukan prediksi lagi, memang harusnya dapat medali karena akselerasi mereka juga bagus," kata Pelatih Dayung Indonesia, Muhammad Hadris.
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Emas Dayung Ganda Putra Asian Games Lepas, Pelatih Indonesia Bingung Febrian/La Memo Bisa Finis ke-4
Tradisi
Bukan Lagi 23 September! Hari Jadi Kota Kudus Geser ke 23 Agustus Mulai 2027
Hari Jadi Kabupaten Kudus resmi digeser dari 23 September ke 23 Agustus mulai tahun 2027 berdasarkan kajian ilmiah Prasasti Masjid Menara Kudus.
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Bukan Lagi 23 September! Hari Jadi Kota Kudus Geser ke 23 Agustus Mulai 2027
Olahraga
Jadwal Lengkap Asian Games 2026 22 September: Indonesia Tampil di 17 Cabor
Jadwal Indonesia di Asian Games 2026 22 September akan menghadirkan 17 cabor. Salah satunya adalah bulu tangkis.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Jadwal Lengkap Asian Games 2026 22 September: Indonesia Tampil di 17 Cabor
Olahraga
Jadwal Bola 22-25 September: Ada Indonesia vs Singapura, Cek Jam Tayangnya
Jadwal bola hari ini 22-25 September 2026 lengkap dengan jam tayang, siaran langsung, dan link live streaming Indonesia vs Singapura.
ImanK - Senin, 21 September 2026
Jadwal Bola 22-25 September: Ada Indonesia vs Singapura, Cek Jam Tayangnya
Indonesia
Indonesia Masih Sulit Menuju Negara Berpendapatan Tinggi
Konsistensi kebijakan juga dinilai penting untuk mendukung transformasi struktural Indonesia menuju status negara berpendapatan tinggi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Indonesia Masih Sulit Menuju Negara Berpendapatan Tinggi
Indonesia
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
BNPB mencatat 1.730 bencana alam melanda Indonesia sejak Januari hingga 7 September 2026. Banjir dan karhutla mendominasi, 111 ribu rumah rusak, ribuan fasilitas publik terdampak.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
Bagikan