Ma'ruf Amin: NU 'Mendehem' Saja Orang Gemetar

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Rabu, 27 Februari 2019
Ma'ruf Amin: NU 'Mendehem' Saja Orang Gemetar

Rais Aam PBNU KH Ma'ruf Amin. (MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin meminta Nahdatul Ulama (NU) sebagai ormas islam terbesar di Indonesia memiliki gerakan dan manfaat yang besar pula bagi umat.

"Saya maksud harakah itu gerakannya, supaya gerakannya itu efektif, efisien. Gerakan yang memberikan impact besar, high impact, jangan low impact, lemah," kata Kiai Ma'ruf di sela safari politiknya di Banjar, Jawa Barat, Rabu (27/2).

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu menekankan agar NU bergerak melindungi umat. Sebab, menurut Kiai Ma'ruf saat ini banyak umat diambil orang.

"Orang NU, fikranya NU, akidahnya NU, amaliyahnya NU, tapi harakahnya (gerakannya) tidak ikut NU. Dia terprovoksi karena menganggap gerakan NU ini lemah, lembek, katanya begitu," ucap Kiai Ma'ruf.

Padahal, menurut Kiai Ma'ruf, mereka yang berpikiran seperti itu, sesungguhnya tak mengenal NU. Ma'ruf Amin pun menegaskan, NU itu tidak lemah, namun santun.

"Artinya apa, NU jangankan teriak, kalau NU dehem saja orang gemetar semua," ucapnya.

Kiai Ma'ruf menjelaskan, berbeda antara lemah dan bijak. Bagi Wantimpres di era SBY itu, NU saat ini paling ditakuti sebagai ormas Islam karena jumlahnya.

Warga NU yang belum mengikuti (harakah) gerakan NU menurut Kiai Ma'ruf harus segera diberi pemahaman, agar mereka terjaga dari provokasi yang menjelekkan NU.

"Sehingga dia mengambil cara yang menurut dia keras. Ini kita harus menjaga memahamkan mereka," pungkasnya. (Fdi)

Baca Juga: Kiai Ma'ruf Amin, Cawapres Keturunan Sunan Gunung Jati?

#Pilpres 2019 # NU #Ma'ruf Amin
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Struktur kepengurusan baru tersebut selanjutnya akan menjalankan mandat organisasi serta keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam forum Muktamar Ke-35 NU.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Indonesia
Muktamar NU Putuskan Rais Aam dan Ketua Umum Dilarang Rangkap Jabatan Politik
Rais Aam dan Ketua Umum PBNU, memiliki posisi sebagai simbol kepemimpinan organisasi sehingga harus menjaga fokus dalam menjalankan mandat muktamar.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Muktamar NU Putuskan Rais Aam dan Ketua Umum Dilarang Rangkap Jabatan Politik
Indonesia
50.000 Rombongan Nahdliyin Ramaikan Muktamar Ke-35 NU
Sekitar 1.500 stan UMKM berdiri di sepanjang kawasan pesantren. Bazar yang berlangsung 20-31 Agustus 2026 tersebut dilengkapi panggung budaya dan pasar malam
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
50.000 Rombongan Nahdliyin Ramaikan Muktamar Ke-35 NU
Indonesia
Tok! Pemilik Hak Suara di Muktamar Ke-35 NU Hanya 557 Orang 3% DPT Dicoret
Panitia Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) resmi menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 557 orang.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Tok! Pemilik Hak Suara di Muktamar Ke-35 NU Hanya 557 Orang 3% DPT Dicoret
Indonesia
Isu Politik Uang Jelang Muktamar NU Dinilai Sangat Ironis
NU selama ini dipandang sebagai organisasi keagamaan yang kekuatan utamanya bertumpu pada moralitas dan nilai-nilai keislaman.
Dwi Astarini - Rabu, 19 Agustus 2026
Isu Politik Uang Jelang Muktamar NU Dinilai Sangat Ironis
Indonesia
Komisi Organisasi Muktamar NU: Semakin Banyak Calon Ketua Umum, Semakin Baik
Kemunculan banyak figur kandidat justru akan semakin memperkaya proses demokratisasi serta diskursus gagasan di internal organisasi. 

Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Komisi Organisasi Muktamar NU: Semakin Banyak Calon Ketua Umum, Semakin Baik
Indonesia
Jadi Biang Kegaduhan NU, Kiai Miftah dan Gus Yahya Dinilai tak Layak Maju lagi di Muktamar
Warga NU di tingkat bawah memiliki aspirasi sederhana, yakni agar para muktamirin memilih calon pemimpin yang benar-benar mampu membawa perubahan.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Jadi Biang Kegaduhan NU, Kiai Miftah dan Gus Yahya Dinilai tak Layak Maju lagi di Muktamar
Indonesia
AS Hikam Yakin Muktamar NU Lancar Walau Ada Riak-Riak di Internal, Tetap Kedepankan Tradisi Musyawarah
Mencari format kepemimpinan ideal bukan berarti meremehkan kepemimpinan saat ini, melainkan merespons tantangan zaman dengan berpijak pada warisan para masyayikh.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
AS Hikam Yakin Muktamar NU Lancar Walau Ada Riak-Riak di Internal, Tetap Kedepankan Tradisi Musyawarah
Indonesia
PDIP Menyeru ke NU untuk Tetap Jadi Penjaga Moral Bangsa, Bebas dari Kooptasi Kekuasaan
NU telah ikut membentuk DNA Indonesia bersama PNI, Muhammadiyah, dan seluruh komponen bangsa lainnya. 

Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
PDIP Menyeru ke NU untuk Tetap Jadi Penjaga Moral Bangsa, Bebas dari Kooptasi Kekuasaan
Indonesia
Tutup 240 BUMN tak Produktif, Presiden Prabowo: Negara Hemat Triliunan Rupiah
Prabowo mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mereformasi tata kelola BUMN yang dinilai tidak produktif dan jumlahnya terlalu banyak. 

Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Tutup 240 BUMN tak Produktif, Presiden Prabowo: Negara Hemat Triliunan Rupiah
Bagikan