Lucky Pit Perkenalkan Single Tru Colors, Rock Lokal Rasa Eropa

Thomas KukuhThomas Kukuh - Senin, 23 September 2019
Lucky Pit Perkenalkan Single Tru Colors, Rock Lokal Rasa Eropa

Lucky Pit. (Dari kiri ke kanan) Rifki Aljabri, Rendy Alfian, Adji Darmawan, Budi Prasetyo Harsono, Adi Dwi Putra Harsono. (Ist for MP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

RASA bosan membawakan lagu-lagu musisi lain membuat dua bersaudara ini keluar dari zona nyaman. Adi Dwi Putra Harsono (Adi) dan Budi Prasetyo Harsono lantas keluar dari band masing-masing dan memberanikan diri membentuk band sendiri: Lucky Pit.

Adi yang di band sebelumnya merupakan vokalis sekaligus gitaris dan Tyo yang biasa memainkan bass lantas mengajak Rendy Alfian alias Ompel sebagai gitaris utama.

Kepada MerahPutih.com Tyo mengaku Lucky Pit beraliran rock klasik. Kebanyakan liriknya menggunakan bahasa Inggris lantaran dipengaruhi Adi yang sekitar 2,5 tahun tinggal di Afrika Selatan. “Dan kebetulan Adi merupakan penulis lirik utama kami,” kata Tyo yang juga berprofesi sebagai jurnalis BolaSkor.com.

Baca Juga:

The Godfather of Broken Heart Konangan Concert, Kemeriahan Sobat Ambyar Jakarta

Sukses Berkarier di Amerika, Niki Kagumi Anggun dan Tulus

Di 2019 ini, Lucky Pit merilis single perdananya yang berjudul Tru Colors. “Lagu ini terinspirasi dari pengalaman Adi dengan seorang wanita dan sebenarnya sudah selesai pada awal tahun,” ujar Tyo.

Pria fans club Juventus situ menambahkan, sejatinya Tru Colors sendiri sudah ada sebelum Lucky Pit berdiri. Proses kreatif dari lagu ini pun digarap bareng oleh Adi dan Tyo.

Tru Colors
Artwork Tru Colors

Butuh waktu 5 bulan bagi Adi dan Tyo mengaransemen lagu tersebut. Hingga akhirnya Tru Colors direkam di XStudio, Bekasi. Proses rekamannya, lanjut Tyo, hanya memakan satu shift (6 jam). Sedangkan untuk mixing dan mastering butuh waktu sekitar seminggu.

Lantas dari sisi musikalitas, apa saja yang memengaruhi Tru Colors? “Kebanyakan kami ter-influence dari musisi 2000an macam Arctic Monkeys dan Tame Impala, dipadu dengan rock dari Inggris era 1990an seperti Oasis, Coldplay, serta Radiohead. Itu bisa terdengar dari warna musik yang kami usung,” imbuhnya.

Selain itu, nuansa blues juga bisa terdengar pada gitar solo yang menjadi penutup.

Baca Juga:

Musik Cepat Tak Disarankan Didengarkan di Dalam Mobil

Dari sisi lirik, Tyo menjelaskan bahwa lagu ini menceritakan tentang seorang wanita yang selalu menyembunyikan jati dirinya di hadapan orang lain.

Dalam memroduksi lagu ini, Lucky Pit dibantu dua additional. Yakni Adji Darmawan pada drum serta Rifky Aljabri alias Ahok di keyboard. Sedangakan artwork Tru Colors dibuat Himawan Anindhito yang mengusung semangat lagu tersebut.

“Rencananya, Tru Colors bakal masuk ke EP kami yang masih dalam proses pra produksi. Saat ini, tiga lagu lain masih dalam proses aransemen. Rencananya awal atau pertengahan 2020 EP tersebut akan kami rilis,” kata dia. (*)

#Musik Rock
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
WRONGLIFE Debut Lewat EP 'False Majority', Suarakan Kritik Sosial dan Isu Lingkungan
Lewat 'False Majority', mereka menyoroti bagaimana kebijakan yang lahir dari segelintir pihak kerap membawa dampak luas bagi kehidupan masyarakat.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
WRONGLIFE Debut Lewat EP 'False Majority', Suarakan Kritik Sosial dan Isu Lingkungan
ShowBiz
Limp Bizkit Gelar Konser Perdana di Malaysia, Jadi Satu-Satunya Show di Asia pada 2026
Konser di Kuala Lumpur diperkirakan akan menarik ribuan penggemar dari berbagai negara di kawasan, termasuk Indonesia, Singapura, Thailand, hingga Filipina.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Limp Bizkit Gelar Konser Perdana di Malaysia, Jadi Satu-Satunya Show di Asia pada 2026
ShowBiz
Aksi Eleventwlfth Panaskan Localfest Hari Kedua, Killing Me Inside RE:UNION Bikin Nostalgia!
Hari kedua Localfest 2026 dibuka Eleventwlfth di Panggung Abang. Killing Me Inside RE:UNION hadirkan nostalgia ribuan penonton di GBK.
Wisnu Cipto - Minggu, 28 Juni 2026
Aksi Eleventwlfth Panaskan Localfest Hari Kedua, Killing Me Inside RE:UNION Bikin Nostalgia!
ShowBiz
Primitive Monkey Noose Hadirkan Versi Baru 'Ampar Ampar Pisang' dengan Nuansa Punk Rock yang Reflektif
Selama ini, Ampar Ampar Pisang identik sebagai lagu rakyat bernuansa ringan dan ceria yang dekat dengan dunia anak-anak.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Primitive Monkey Noose Hadirkan Versi Baru 'Ampar Ampar Pisang' dengan Nuansa Punk Rock yang Reflektif
Fun
Rocker Andresa Main Gitar, Drum, dan Vokal Sekaligus di Mini Album Nothing But R’N’R 
Andresa hadir dengan proyek One Man Band, memainkan gitar, drum, dan vokal sekaligus.
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
Rocker Andresa Main Gitar, Drum, dan Vokal Sekaligus di Mini Album Nothing But R’N’R 
ShowBiz
Album 'Jahanam' Jadi Penanda Era Baru bagi Black Horses
Lewat Jahanam, Black Horses mencoba mengeksplorasi pendekatan musikal yang lebih luas
Dwi Astarini - Sabtu, 16 Mei 2026
Album 'Jahanam' Jadi Penanda Era Baru bagi Black Horses
Lifestyle
6 Lagu Indonesia yang Pas Didengar untuk Temani Mudik, Bikin Momen Pulang Kampung Makin Hangat dan Berkesan
Lagu-lagu lokal memiliki kekuatan magis dalam membangun suasana hati. Bait demi bait kata dalam lagu Indonesia mampu membangkitkan memori indah tentang rumah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Maret 2026
6 Lagu Indonesia yang Pas Didengar untuk Temani Mudik, Bikin Momen Pulang Kampung Makin Hangat dan Berkesan
ShowBiz
'Reign Over Fire', Album Baru Kilometer Tentang Api Perlawanan
'Reign Over Fire' hadir sebagai bentuk pernyataan tentang ketahanan, perlawanan, serta upaya menjaga api semangat yang terus menyala.
Dwi Astarini - Selasa, 17 Maret 2026
'Reign Over Fire', Album Baru Kilometer Tentang Api Perlawanan
Fun
Jelajahi Lirik Lagu Rock Mongolia "The Real You" The HU, Kritik Keras Kemunafikan 
The Real You menampilkan perpaduan throat singing, instrumen tradisional Mongolia, dan ritme modern, dengan lirik kritik sosial tentang kemunafikan.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Februari 2026
Jelajahi Lirik Lagu Rock Mongolia
ShowBiz
Five Finger Death Punch Gandeng BABYMETAL di 'Album 20 Years – Best Of Volume 2'
Album ini memuat 16 lagu ikonis yang direkam ulang, dilengkapi tiga materi live eksklusif yakni Wash It All Away, Wrong Side Of Heaven, dan Jekyll And Hyde.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Januari 2026
Five Finger Death Punch Gandeng BABYMETAL di 'Album 20 Years – Best Of Volume 2'
Bagikan