MerahPutih.com - Unit rock asal Madura, Lorjhu’, kembali memperkenalkan karya terbaru melalui single Kejhung Sanolap.
Rilisan ini menjadi langkah awal menuju proyek musik berikutnya yang tengah dipersiapkan dan dijadwalkan hadir dalam waktu dekat.
Lewat Kejhung Sanolap, Lorjhu’ mengeksplorasi kesenian kejhung, salah satu bentuk sastra lisan yang lekat dengan kebudayaan Madura.
Pendekatan tersebut membawa karakter vokal khas Madura sekaligus menyisipkan nilai-nilai kehidupan yang tumbuh di tengah masyarakat setempat.
Meski berangkat dari tradisi kejhung, identitas rock Lorjhu’ tetap terasa melalui raungan gitar elektrik dan permainan kendang yang berpadu dengan hentakan drum.
Baca juga:
Makna 'Kejhung Sanolap'
Vokalis sekaligus gitaris Lorjhu’, Badrus Zeman, menjelaskan makna di balik judul single tersebut.
Kejhung Sanolap diambil dari dua kata Kejhung & Sanolap. Kejhung berarti lantunan/nyanyian dan sejenisnya, lalu Sanolap berarti jungkir-balik, jadi kami mengartikan Kejhung Sanolap sebagai ekspresi kebebasan bersuara lewat lantunan,
Vokalis dan gitaris Lorjhu’, Badrus Zeman.
Namun, kebebasan yang dimaksud Lorjhu’ bukan sekadar luapan ekspresi tanpa arah.
Lagu ini menjadi medium untuk mengajak pendengar melakukan introspeksi terhadap nilai-nilai budi pekerti dan cara menjalani kehidupan.
Di dalamnya terdapat pesan mengenai pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama, menjalani hidup secara sederhana, serta membangun ketakwaan.
Baca juga:
J-Rocks Rilis Lagu 'Merdeka', Bawa Semangat Perjuangan dan Makna Kemerdekaan
Kejhung Madura dalam Balutan Rock Groovy
Secara musikal, Kejhung Sanolap bergerak dalam balutan rock yang groovy dengan sentuhan ritmik khas Madura.
Hentakan kendang dan lantunan kejhung menjadi elemen penting yang memberikan warna tradisional di tengah distorsi dan energi rock yang dibawa Lorjhu’.
Nuansa tersebut turut diperkuat dengan permainan gitar ber-overdrive tipis.
Karakter bunyi yang dihasilkan sengaja diarahkan menyerupai suara alat musik tiup Saronen Madura, menciptakan pertemuan antara karakter musik rock dan elemen tradisional daerah.
Melalui Kejhung Sanolap, Lorjhu’ seolah kembali menghidupkan warna musikal yang pernah mereka tampilkan dalam album debut.
Sentuhan rock bernuansa era 1970-an yang berpadu dengan kekayaan ritmik Madura menjadikan single ini sebagai pengingat bahwa akar tradisi dan eksplorasi musik modern dapat berjalan berdampingan. (Far)