Lorjhu’ Padukan Kejhung Madura dan Groovy Rock dalam Single 'Kejhung Sanolap'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
Lorjhu’ Padukan Kejhung Madura dan Groovy Rock dalam Single 'Kejhung Sanolap'

Lorjhu lepas single baru. (Foto: dok/lorjhu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Unit rock asal Madura, Lorjhu’, kembali memperkenalkan karya terbaru melalui single Kejhung Sanolap.

Rilisan ini menjadi langkah awal menuju proyek musik berikutnya yang tengah dipersiapkan dan dijadwalkan hadir dalam waktu dekat.

Lewat Kejhung Sanolap, Lorjhu’ mengeksplorasi kesenian kejhung, salah satu bentuk sastra lisan yang lekat dengan kebudayaan Madura.

Pendekatan tersebut membawa karakter vokal khas Madura sekaligus menyisipkan nilai-nilai kehidupan yang tumbuh di tengah masyarakat setempat.

Meski berangkat dari tradisi kejhung, identitas rock Lorjhu’ tetap terasa melalui raungan gitar elektrik dan permainan kendang yang berpadu dengan hentakan drum.

Baca juga:

Runutan Salam Tawasul dari Lorjhu dalam Album 'Parenduan'

Makna 'Kejhung Sanolap'

Vokalis sekaligus gitaris Lorjhu’, Badrus Zeman, menjelaskan makna di balik judul single tersebut.

Kejhung Sanolap diambil dari dua kata Kejhung & Sanolap. Kejhung berarti lantunan/nyanyian dan sejenisnya, lalu Sanolap berarti jungkir-balik, jadi kami mengartikan Kejhung Sanolap sebagai ekspresi kebebasan bersuara lewat lantunan,

Vokalis dan gitaris Lorjhu’, Badrus Zeman.

Namun, kebebasan yang dimaksud Lorjhu’ bukan sekadar luapan ekspresi tanpa arah.

Lagu ini menjadi medium untuk mengajak pendengar melakukan introspeksi terhadap nilai-nilai budi pekerti dan cara menjalani kehidupan.

Di dalamnya terdapat pesan mengenai pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama, menjalani hidup secara sederhana, serta membangun ketakwaan.

Baca juga:

J-Rocks Rilis Lagu 'Merdeka', Bawa Semangat Perjuangan dan Makna Kemerdekaan

Kejhung Madura dalam Balutan Rock Groovy

Secara musikal, Kejhung Sanolap bergerak dalam balutan rock yang groovy dengan sentuhan ritmik khas Madura.

Hentakan kendang dan lantunan kejhung menjadi elemen penting yang memberikan warna tradisional di tengah distorsi dan energi rock yang dibawa Lorjhu’.

Nuansa tersebut turut diperkuat dengan permainan gitar ber-overdrive tipis.

Karakter bunyi yang dihasilkan sengaja diarahkan menyerupai suara alat musik tiup Saronen Madura, menciptakan pertemuan antara karakter musik rock dan elemen tradisional daerah.

Melalui Kejhung Sanolap, Lorjhu’ seolah kembali menghidupkan warna musikal yang pernah mereka tampilkan dalam album debut.

Sentuhan rock bernuansa era 1970-an yang berpadu dengan kekayaan ritmik Madura menjadikan single ini sebagai pengingat bahwa akar tradisi dan eksplorasi musik modern dapat berjalan berdampingan. (Far)

#Madura #Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Lorjhu’ Padukan Kejhung Madura dan Groovy Rock dalam Single 'Kejhung Sanolap'
Lorjhu’ memperkenalkan 'Kejhung Sanolap', single yang memadukan kesenian kejhung Madura dengan distorsi rock, kendang, drum, dan nuansa Saronen.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
Lorjhu’ Padukan Kejhung Madura dan Groovy Rock dalam Single 'Kejhung Sanolap'
ShowBiz
Lima Lagu yang “Tersisih” dari Album HUSH Justru Punya Cerita Sendiri di EP 'Early Junk'
HUSH, band alternative rock asal Bandung, menghadirkan Early Junk, EP berisi lima lagu yang sebelumnya tidak masuk kurasi album penuh.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
Lima Lagu yang “Tersisih” dari Album HUSH Justru Punya Cerita Sendiri di EP 'Early Junk'
ShowBiz
Jasad, DeadSquad, dan Death Vomit Terkendala di Eropa, Tetap Lanjutkan Cataclysmic Summer Tour 2026
Jasad, DeadSquad, dan Death Vomit terkendala persoalan promotor di Irlandia dan Inggris. Mereka tetap berupaya melanjutkan Cataclysmic Summer Tour 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
Jasad, DeadSquad, dan Death Vomit Terkendala di Eropa, Tetap Lanjutkan Cataclysmic Summer Tour 2026
ShowBiz
BTS Boikot Grammy, Recording Academy Ragu-Ragu Lanjutkan Kategori Musik Pop Asia yang Kontroversial
Recording Academy mungkin akan mengubah kategori yang menuai kontroversial tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
BTS Boikot Grammy, Recording Academy Ragu-Ragu Lanjutkan Kategori Musik Pop Asia yang Kontroversial
ShowBiz
Andrea Bocelli Kembali ke Indonesia, Borobudur Jadi Panggung Istimewa 'Romanza 30th Anniversary World Tour'
Andrea Bocelli membawa Romanza 30th Anniversary World Tour ke Indonesia. Konser digelar di Candi Borobudur pada 31 Oktober dan JIExpo 3 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Andrea Bocelli Kembali ke Indonesia, Borobudur Jadi Panggung Istimewa 'Romanza 30th Anniversary World Tour'
ShowBiz
Bobby Suryadi Rilis Album 'Echoes of the Heart', Padukan Pengalaman Tiga Dekade dengan Sentuhan Modern
Bobby Suryadi merilis album terbaru 'Echoes of the Heart'. Berisi 9 trek, album ini memadukan pengalaman tiga dekade dengan produksi musik elektronik modern.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Bobby Suryadi Rilis Album 'Echoes of the Heart', Padukan Pengalaman Tiga Dekade dengan Sentuhan Modern
ShowBiz
Sigit Wardana Rilis Mini Album 'Eksisten!', Rekam Perjalanan Musik dan Cerita Personal
Sigit Wardana merilis mini album 'Eksisten!' pada 14 Agustus 2026. Berisi lima lagu, karya ini merekam perjalanan karier dan cerita personalnya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Sigit Wardana Rilis Mini Album 'Eksisten!', Rekam Perjalanan Musik dan Cerita Personal
ShowBiz
MARBLES Kembali lewat Single Kedua 'Catch Me', Kisah Ketertarikan di Balik Permainan Masa Kecil
MARBLES merilis 'Catch Me'. Single kedua sejak debut ini mengolah permainan masa kecil menjadi kisah ketertarikan dan keraguan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
MARBLES Kembali lewat Single Kedua 'Catch Me', Kisah Ketertarikan di Balik Permainan Masa Kecil
ShowBiz
Bukan Sekadar Album Baru, 'Good Times' Ungkap Kisah Personal Lukas Graham
Lukas Graham resmi merilis album 'Good Times' berisi 13 lagu yang mengangkat akar musik Celtic dan folk serta kisah personal dalam 'Before You Go'.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Bukan Sekadar Album Baru, 'Good Times' Ungkap Kisah Personal Lukas Graham
ShowBiz
Lirik dan Makna Lagu ‘Tiba-Tiba Cinta Datang’ Maudy Ayunda, Kisah Jatuh Cinta Mendadak
Lagu “Tiba-Tiba Cinta Datang” dari Maudy Ayunda menggambarkan perasaan cinta yang muncul tanpa diduga dan perlahan mengubah keseharian seseorang.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
Lirik dan Makna Lagu ‘Tiba-Tiba Cinta Datang’ Maudy Ayunda, Kisah Jatuh Cinta Mendadak
Bagikan