Long Weekend, KAI Operasikan KA Tambahan
KAI operasikan kereta tambahan saat long weekend. Foto: Dok/KAI
MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mengoperasikan tujuh KA Tambahan untuk mencegah lonjakan pelanggan saat libur long weekend Kenaikan Yesus Kristus, pada 8-12 Mei 2024 mendatang.
"Peningkatan jumlah perjalanan KA ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, terutama pada masa high season seperti long weekend ini," kata VP Public Relations KAI, Joni Martinus, melalui keterangan tertulisnya, Rabu (8/5).
Berdasarkan pantauan pada Rabu (8/5), total tiket kereta api yang terjual pada Rabu (8/5) hingga Minggu (12/5) adalah 520.447 tiket atau rata-rata 104.089 tiket per hari.
Jumlah tersebut telah mencapai 70% dari total keseluruhan tiket kereta api yang dijual. Angka penjualan tiket ini masih akan terus bergerak seiring mendekati masa long weekend.
Baca juga:
KAI juga mencatat, telah terjadi lonjakan penumpang pada keberangkatan Rabu (8/5), yang terdapat 145.693 penumpang atau meningkat 3% dibanding Rabu (1/5), yaitu sebanyak 141.943 penumpang.
Adapun keberangkatan penumpang dari Jakarta juga terpantau padat. Jumlah penumpang keberangkatan Rabu (8/5) dari Stasiun Pasarsenen sebanyak 16.975 penumpang dengan okupansi mencapai 80%. Lalu, keberangkatan dari Stasiun Gambir sebanyak 10.912 penumpang dengan okupansi 80%.
KAI berharap, masyarakat yang berencana untuk bepergian pada periode long weekend libur Kenaikan Yesus Kristus dan belum memiliki tiket, bisa segera membelinya melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, atau channel penjualan yang bekerja sama dengan KAI.
Jika tiket yang ingin dibeli sudah habis, maka pelanggan dapat memilih tanggal dan rute alternatif. Kemudian, juga bisa memanfaatkan fitur Connecting Train di aplikasi Access by KAI, yang akan memberikan opsi perjalanan dengan mengombinasikan jadwal kereta yang bersifat persambungan.
Baca juga:
Presiden Jokowi Ubah Libur Isa Al Masih Menjadi Yesus Kristus
Sejauh ini, rute favorit masyarakat saat periode long weekend adalah Jakarta - Surabaya pp, Jakarta - Solo pp, Jakarta - Malang pp, Yogyakarta - Banyuwangi pp, Blitar - Bandung pp, dan relasi lainnya.
Joni menambahkan, saat periode long weekend, ada peningkatan frekuensi KA dan kendaraan bermotor. Jadi, pihaknya mengimbau masyarakat untuk waspada saat akan melewati perlintasan sebidang.
"KAI mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat akan melintasi perlintasan sebidang jalan raya dengan jalur kereta api. Pastikan jalur yang akan dilalui sudah aman, tengok kanan-kiri, serta patuhi rambu-rambu yang ada," tutup Joni.
Baca juga:
Tiket Kereta Libur Panjang Akhir Pekan 8-12 Mei Sudah Terjual 59 Persen
Daftar Kereta Tambahan saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus
1. KA (79F) Manahan (Solo Balapan - Gambir), beroperasi 7 Mei 2024
2. KA (7002A) Taksaka Tambahan (Gambir - Yogyakarta), beroperasi 8-12 Mei 2024
3. KA (7001A) Taksaka Tambahan (Yogyakarta - Gambir), beroperasi 9-13 Mei 2024
4. KA (7024B) Lodaya Tambahan (Bandung - Solo Balapan), beroperasi 8-11 Mei 2024
5. KA (7023) Lodaya Tambahan (Solo Balapan - Bandung), beroperasi 8-11 Mei 2024
6. KA (29F) Argo Cheribon (Cirebon - Gambir), beroperasi 8 Mei 2024
7. KA (30F) Argo Cheribon (Gambir - Cirebon), beroperasi 8 Mei 2024. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Stasiun Manggarai LRT Jakarta Dibangun, Jakpro Perkuat Integrasi Antarmoda
Pemprov DKI Perluas Lagi Transjabodetabek, Rute Cawang-Cikarang bakal Beroperasi Februari
Gempa Pacitan Terasa Sampai Yogyakarta, 14 Kereta Api Berhenti Luar Biasa
Jangan Sampai Kehabisan Tiket Mudik 2026, PT KAI Bocorkan Tanggal Paling Rebutan Tahun Ini
Transjabodetabek Rute Blok M- Bandara Soetta Ditargetkan Angkut 2.000 Penumpang per Hari
TransJabodetabek Rute Blok M-Bandara Soetta Segera Beroperasi, Segini Tarifnya
Penjualan Tiket KA Lebaran 2026 Meningkat, H-2 Jadi Tanggal Terfavorit Pemudik
Diskon Transportasi Hingga WFA, Cara Pemerintah Dongkrak Ekonomi Nasional
Rute Baru Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta Dibuka Pekan Depan, Bisa Urai Kemacetan
Menjelang Ramadan 2026, Penjualan Tiket Kereta Jarak Jauh untuk Mudik masih ‘Sedikit’