Merahputih.com - Liverpool, Juventus, Alisson Becker, dan Michele Di Gregorio menjadi sorotan utama dalam bursa transfer musim panas mendatang setelah mencuatnya rencana pertukaran kedua penjaga gawang.
Raksasa Premier League, Liverpool, dilaporkan mempertimbangkan secara serius opsi barter untuk mengirim Alisson Becker ke Turin demi mendatangkan kiper utama Juventus, Michele Di Gregorio.
Kabar ini berhembus kencang setelah masa depan Alisson di Anfield menunjukkan tanda-tanda ketidakpastian meski kontraknya baru saja diperpanjang.
Baca juga:
Terbentur Gaji Tinggi Dapatkan Alisson Becker, Juventus Jadikan David de Gea sebagai Opsi
Juventus mengidentifikasi kiper asal Brasil tersebut sebagai target utama untuk mengisi posisi nomor satu di bawah mistar gawang mereka.
Alisson dikabarkan menyambut baik ide kepindahan ini karena keinginan besar untuk bekerja kembali bersama mantan pelatihnya di AS Roma, Luciano Spalletti.
"The Reds siap mempertimbangkan pertukaran langsung dengan Juventus demi menjaga kedalaman skuad di sektor kiper," tulis laporan dari TEAMtalk mengenai strategi transfer terbaru Liverpool.
Manuver Liverpool Pasca Era Alisson
Manajemen Liverpool tampaknya mulai pasrah kehilangan servis Alisson yang telah mengabdi selama delapan tahun.
Klub Merseyside ini kabarnya akan mempromosikan Giorgi Mamardashvili sebagai pilihan utama, namun kehadiran Michele Di Gregorio dianggap krusial untuk menambah persaingan sehat di tim.
Ketertarikan Liverpool terhadap Di Gregorio sendiri sebenarnya bukan barang baru, mengingat klub ini sudah memantau eks pemain Monza tersebut sejak lama.
Masa Depan Di Gregorio di Turin
Di sisi lain, posisi Michele Di Gregorio di Juventus mulai goyah setelah sempat mengalami penurunan performa pasca pergantian tahun.
Baca juga:
Mohamed Salah Ucapkan Salam Perpisahan, Cedera Ancam Akhiri Kariernya di Liverpool
Meski mencatatkan clean sheet dalam empat laga terakhir menyusul cederanya Mattia Perin, manajemen Juventus tetap mencari profil kiper yang lebih matang secara internasional.
Kesepakatan barter ini muncul sebagai solusi logis yang menguntungkan stabilitas finansial dan teknis kedua raksasa Eropa tersebut.