Lirik Lagu 'Jangan Pergi Dulu', Ungkapan Intim Asteriska & The Fellow Stars tentang Cinta dan Kehilangan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 11 September 2025
Lirik Lagu 'Jangan Pergi Dulu', Ungkapan Intim Asteriska & The Fellow Stars tentang Cinta dan Kehilangan

Asteriska lepas single baru bersama The Fellow Stars. (Foto: dok/Asteriska)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Asteriska & The Fellow Stars hadir kembali dengan merilis single terbaru berjudul Jangan Pergi Dulu.

Karya ini tidak sekadar menjadi kelanjutan perjalanan musik mereka, melainkan juga sebuah pernyataan artistik bahwa seiring waktu, proyek ini semakin menegaskan identitasnya sebagai kelompok musik yang berbeda.

Mereka menggabungkan peran musisi, produser, sekaligus engineer dalam satu wadah kreatif—sebuah langkah berani yang jarang, bahkan hampir belum pernah, dilakukan di Indonesia.

Dalam lagu ini, Asteriska memperlihatkan sisi paling puitis dari dirinya. Lirik yang ditulis sarat dengan makna tersirat, misalnya nasihat panjang yang dipadatkan menjadi ungkapan “lagu yang terbuat dari waktu,” atau gambaran peristiwa kematian yang ditulis dengan kalimat “malam yang menelan suara.”

Rangkaian metafora tersebut menyatukan percakapan intim mengenai rasa sayang mendalam yang hadir di antara dua orang, namun juga dibayangi kecemasan akan kemungkinan kehilangan satu sama lain.

Baca juga:

Asteriska Terlihat Lebih Ceria dalam Single 'Someone Made for Me'

Asteriska & The Fellow Stars: Awal Baru Penuh Kenangan dalam '7 Minutes'

Lirik Lagu Jangan Pergi Dulu - Asteriska & The Fellow Stars

Ingatkah detak yang kita jaga,

pada pagi yang tumbuh dari tawa?

Kau genggam hatiku seperti mantra,

seolah luka tak pernah ada.

Kau diam—dan diam itu tajam,

lebih pilu dari seribu salam.

Kupintal ulang benang kenangan,

meski ujungnya kian tenggelam.

Jangan pergi dulu, dengar laguku yang dibuat dari waktu,

yang buatmu rindu saat malam menelan suaraku.

Cium pertama di bawah hujan yang malu-malu,

apakah segalanya semudah itu kau tinggalkan begitu?

Kau diam—dan diam itu tajam,

lebih pilu dari seribu salam.

Kupintal ulang benang kenangan,

meski ujungnya kian tenggelam.

Kita pernah menari tanpa irama,

di ruang sempit bernama percaya.

Kini kau gamang, aku menggigil,

cinta jadi bayang, bukan tempat berpulang yang adil.

Jangan pergi dulu, dengar laguku yang dibuat dari waktu,

yang buatmu rindu saat malam menelan suaraku.

Cium pertama di bawah hujan yang malu-malu,

apakah segalanya semudah itu kau tinggalkan begitu?

Jangan pergi dulu, dengar laguku yang dibuat dari waktu,

yang buatmu rindu saat malam menelan suaraku.

Cium pertama di bawah hujan yang malu-malu,

apakah segalanya semudah itu kau tinggalkan begitu?

Aku tak ingin menang,

hanya tak mau hilang.

Bukan tentang siapa gagal,

tapi tentang siapa rela tinggal.

Jangan pergi dulu, dengar laguku yang dibuat dari waktu,

yang buatmu rindu saat malam menelan suaraku.

Cium pertama di bawah hujan yang malu-malu,

apakah segalanya semudah itu kau tinggalkan begitu?

“Sampai kapanpun” katamu

akan selalu mencintaiku,

Yang buatku berani pilih jalan

hidup yang sangat tangguh,

Peluk sayang tulus pertamamu

Adalah aku,

Jelaskan mengapa semudah itu

Meninggalkan diriku…

Jelaskan Padaku..

Jangan Pergi Dulu..

(far)

#Musik #Penyanyi #Lirik Lagu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
'Feather Lungs' Laura Gibson menghadirkan nuansa folk yang lembut dan puitis, mengeksplorasi kerentanan, kerinduan, hubungan, serta perubahan hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 25 Agustus 2026
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
ShowBiz
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
Lirik 'BISA GAK SIH?' mengajak pendengarnya untuk sesekali berhenti, mengambil napas, dan memberikan kesempatan beristirahat.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
ShowBiz
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
'Head Over Heels' menjadi salah satu lagu JD McPherson dalam album Let The Good Times Roll yang memadukan rock and roll, rhythm and blues, dan nuansa retro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
ShowBiz
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
Lagu ini lahir dari pengalaman personal Tomiyang setelah kehilangan sang ibu.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
ShowBiz
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
Barry Can't Swim merilis single terbaru 'Dance Dance Dance!' yang terpengaruh French touch, dengan synth berkilau, keytar, dan vokal berbahasa Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
ShowBiz
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
Petra Sihombing kembali dengan single 'Bangga', lagu yang bercerita tentang rasa kagum dan bangga melihat seseorang yang dikenal lama akhirnya meraih impian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
ShowBiz
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
Budi Doremi mengangkat kisah seseorang yang mulai menyadari bahwa perasaan yang ia berikan tidak mendapatkan balasan yang setara.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
ShowBiz
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
510 kembali dengan 'Heavy Lies The Crown'. Single ini mengangkat tema spiritual dan pergulatan batin.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
ShowBiz
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
NiMBY melanjutkan kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' bersama Ombags NTRL. Lagu ini mengajak pendengar berani bangkit dan mengejar mimpi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
ShowBiz
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Icona Pop kembali dengan album 'Ritual' dan single 'Hurt'. Album electro-pop ini mengangkat persahabatan, motherhood, patah hati, penyembuhan, dan transformasi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Bagikan