Lirik Lagu 12 to 12 dari Sombr Yang Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 Juli 2025
Lirik Lagu 12 to 12 dari Sombr Yang Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia

Sombr lepas single baru. (Foto: dok/Sombr)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lagu “12 to 12” dari Sombr, beserta versi terjemahan bahasa Indonesianya, resmi dirilis pada 25 Juli 2025.

Mengutip dari Genius, lagu ini merupakan sebuah balada emosional yang menggambarkan suasana hati larut malam—dipenuhi oleh rasa rindu, patah hati, dan perihnya cinta yang tak terbalas.

Melalui lirik-liriknya, “12 to 12” mengupas perasaan terjebak dalam bayang-bayang seseorang yang begitu menguasai hati dan pikiran, seolah-olah si penyanyi sedang menyuarakan perasaan yang sulit dilepaskan dari genggaman emosi yang menyakitkan.

Baca juga:

Lirik Lagu 'Pujaningsih' yang Kembali Dinyanyikan Wisnu Jaya, Sempat Populer hingga Trending di YouTube

Berikut lirik lengkapnya:

I don't want anyone else
From the hours of 12 to 12
I am not the least compelled
By anyone but yourself
Look at me, it makes me melt
I know you wanna see me in hell, my love
I'm dealing with the cards I've dealt
While you're dancing with somebody else

Was it always in your plan to leave eventually?
Because to me, there's no one else that could make sense to me
The last and final puzzle piece

In a room full of people, I look for you

Would you avoid me or would you look for me too?
Tell me, is our story through? (Through)
Or do our hearts still beat in tune?

I've never felt anything
Like the love from my final days
Why'd you wait
To show me you could do it this way?
Woah, I'll never look at you, look at you the same
We met in a Paris café
I said, "Can I sit with you? Comment ça se fait?"
My mistake
If I'd known that it would happen this way
I'd never looked at you, looked in the first place

Was it always in your plan to leave eventually?
Because to me, there's no one else that could make sense to me
The last and final puzzle piece

In a room full of people, I look for you
Would you avoid me or would you look for me too?
Tell me, is our story through? (Through)
Or do our hearts still beat in tune?

Maybe, I'm delusional
And the way you act is usual
Maybe in another world
I won't feel so unlovable (Unlovable)
Oh (Unlovable)

In a room full of people, I look for you

Would you avoid me or would you look for me too?
Tell me, is our story through? (Through)
Or do our hearts still beat in tune?
In a room full of people, I look for you
Would you avoid me or would you see me through?
Tell me, is our story through? (Through)
Or do our hearts still beat in tune?. (far)

#Lirik Lagu #Lagu #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
'Feather Lungs' Laura Gibson menghadirkan nuansa folk yang lembut dan puitis, mengeksplorasi kerentanan, kerinduan, hubungan, serta perubahan hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 25 Agustus 2026
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
ShowBiz
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
Lirik 'BISA GAK SIH?' mengajak pendengarnya untuk sesekali berhenti, mengambil napas, dan memberikan kesempatan beristirahat.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
ShowBiz
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
'Head Over Heels' menjadi salah satu lagu JD McPherson dalam album Let The Good Times Roll yang memadukan rock and roll, rhythm and blues, dan nuansa retro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
ShowBiz
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
Lagu ini lahir dari pengalaman personal Tomiyang setelah kehilangan sang ibu.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
ShowBiz
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
Barry Can't Swim merilis single terbaru 'Dance Dance Dance!' yang terpengaruh French touch, dengan synth berkilau, keytar, dan vokal berbahasa Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
ShowBiz
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
Petra Sihombing kembali dengan single 'Bangga', lagu yang bercerita tentang rasa kagum dan bangga melihat seseorang yang dikenal lama akhirnya meraih impian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
ShowBiz
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
Budi Doremi mengangkat kisah seseorang yang mulai menyadari bahwa perasaan yang ia berikan tidak mendapatkan balasan yang setara.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
ShowBiz
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
510 kembali dengan 'Heavy Lies The Crown'. Single ini mengangkat tema spiritual dan pergulatan batin.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
ShowBiz
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
NiMBY melanjutkan kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' bersama Ombags NTRL. Lagu ini mengajak pendengar berani bangkit dan mengejar mimpi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
ShowBiz
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Icona Pop kembali dengan album 'Ritual' dan single 'Hurt'. Album electro-pop ini mengangkat persahabatan, motherhood, patah hati, penyembuhan, dan transformasi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Bagikan