MerahPutih.com - Lionel Messi menandai pertandingan ke-208 sekaligus laga terakhirnya bagi Argentina dengan mencetak gol ke-126, ketika negaranya melepas sang ikon dunia itu dengan penuh haru.
Laga persahabatan melawan Benin di Buenos Aires ini dijuluki sebagai "tango terakhir." Sebab, Messi memainkan pertandingan pamungkasnya di kancah sepak bola internasional setelah berkarier selama 21 tahun, serta memenangi dua gelar Copa America dan satu Piala Dunia.
Skenario pertandingan seolah menuntut setidaknya satu gol lagi dari Messi. Pemain 39 tahun itu pun mewujudkannya.
Baca juga:
Lionel Scaloni Bicara Masa Depan Argentina setelah Ditinggal Lionel Messi, Yakin Tetap Bersinar
Lionel Messi Cetak Gol Terakhirnya di Laga Argentina vs Benin
Lewat ayunan kaki kirinya, ia dengan meyakinkan mengeksekusi penalti yang bersarang di sudut atas gawang pada menit ke-71, yang memicu sorak-sorai penonton yang memadati Estadio Monumental dalam gemuruh seruan "Messi, Messi."
Sempat muncul kekhawatiran bahwa Messi akan mengakhiri kiprahnya tanpa memberikan apa yang paling diinginkan penonton, setelah ia gagal memanfaatkan beberapa peluang sebelumnya.
Namun, Messi selalu lebih dari sekadar pencetak gol. Ia menyumbangkan dua assist untuk gol-gol Argentina lainnya dalam kemenangan 3-0 tersebut.
Messi mengirimkan umpan sepak pojok yang disundul masuk oleh Nicolas Otamendi pada menit ke-48, kemudian memberikan operan bagi Nico Paz untuk mencetak gol lewat tembakan melengkung yang indah.
Baca juga:
Ditinggal Lionel Messi, Nico Paz Berpeluang Warisi Nomor 10 di Timnas Argentina
Suasana haru pun sudah terasa, bahkan sebelum pertandingan dimulai. Messi terlihat menitikkan air mata saat bus timnas Argentina melaju di tengah kerumunan penggemar yang memadati rute menuju Estadio Monumental.
Air mata kembali mengalir, baik dari Messi maupun pelatih Lionel Scaloni, saat lagu kebangsaan Argentina berkumandang untuk terakhir kalinya.
Bukti lain bahwa hasil pertandingan bukanlah hal utama malam itu terlihat saat laga dihentikan sejenak pada menit ke-10.
Seluruh stadion memberikan tepuk tangan meriah bagi pemain legendaris bernomor punggung 10 milik Argentina itu, sementara para pemain Benin bergantian menyalami Messi.
Perjalanan Lionel Messi bersama Timnas Argentina Penuh Haru
Messi mengumumkan pensiun dari kancah internasional beberapa minggu setelah kekalahan di final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol. Ia mengungkapkan, bahwa "saatnya telah tiba."
Lebih dari 85.000 tiket untuk stadion terbesar di Buenos Aires terjual habis dalam waktu 90 menit, kemudian harganya melonjak hingga lebih dari 2.500 dolar AS (Rp 44,7 juta) di situs penjualan.
Para pemain dari skuad Argentina yang menjuarai Piala Dunia 1978, 1986, dan 2022, beserta keluarga mereka, turut serta dalam acara penghormatan tersebut.
Baca juga:
Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Deretan Momen Ikonik La Pulga
Federasi sepak bola Argentina, AFA menyatakan, bahwa pertandingan itu akan "melampaui sekadar olahraga" dan "penuh dengan emosi."
Messi mengunggah foto-foto di Instagram yang memperlihatkan dirinya saat tiba untuk bergabung dengan timnas untuk terakhir kalinya, serta momen-momen sesi latihan terakhirnya.
Momen-momen istimewa yang saya tahu akan saya rindukan.
tulis Messi
Messi nyaris meraih gelar juara Piala Dunia secara berturut-turut ketika Argentina, sebagai juara bertahan, dikalahkan oleh Spanyol dengan skor 1-0 di partai final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, pada Juli 2026 lalu.
Ia telah mewujudkan ambisi terbesarnya untuk membawa negaranya meraih kemenangan empat tahun sebelumnya di Qatar, yang menyamai pencapaian legenda Argentina lainnya, Diego Maradona.
Lionel Messi Jadi Pencetak Gol Terbanyak Timnas Argentina
Messi mengakhiri kariernya sebagai pencetak gol terbanyak dan pemegang rekor penampilan terbanyak sepanjang masa bagi Argentina.
Hanya Cristiano Ronaldo dari Portugal (146 gol dalam 234 pertandingan) yang memiliki catatan jumlah pertandingan atau gol lebih banyak dalam sejarah sepak bola internasional putra.
Messi mencetak 21 gol di Piala Dunia dan tampil dalam enam turnamen. Hal itu menyamai rekor yang juga dipegang oleh rival beratnya, Ronaldo.
Messi sempat pensiun sejenak dari timnas Argentina pada 2016, tetapi akhirnya menikmati masa-masa paling sukses bersama timnas dengan menjuarai Copa America pada 2021 dan 2024, serta Piala Dunia 2022.
Saat ini, ia melanjutkan karier klubnya bersama Inter Miami dan baru saja memenangkan Campeones Cup, yang merupakan trofi keempatnya bersama tim MLS tersebut. (sof)