Teknologi

Lima Atlet Perempuan Terkaya eSports

P Suryo RP Suryo R - Minggu, 05 Mei 2019
Lima Atlet Perempuan Terkaya eSports

Perempuan juga bisa memainkan game dengan baik. (Foto: Geek Insider)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEPERTINYA perempuan kerap dianakbawangkan bahkan kesetaraan gender seperti hanya omong kosong saja. Para perempuan atlet esport ini terkadang dibedakan dari para pria yang sangat ganas dalam bermain game.

Namun siapa bilang perempuan tidak bisa unjuk gigi di kancah eSports! Inilah lima besar atlet eSports wanita yang memiliki pendapatan terbanyak.


1. Sarah Harrison

sarah harrison
Sarah Harrison memainkan game Dead or Alive. (Foto: Top Business)


Sarah Harisson yang berasal dari Inggris ini pernah menjadi juara 1 di CGS 2008 pada game Dead or Alive 4. Ia suka bermain game Dead or Alive karena kemudahan dalam memainkan game tersebut. Total pendapatan Sarah Harrison hingga saat ini mencapai Rp712 juta.

2. Marjorie Bartell

marjorie bartell
Marjorie Bartell berjuluk Kasumi Chan. (Foto: refresher)

Marjorie Bartell, salah satu staf software developer berjuluk Kasumi Chan ini, sudah mendapatkan banyak penghargaan loh! Dimulai dari juara 2 pada CGI 2006 dan juara 1 pada CGS 2007 dengan game yang sama, Dead or Alive. Total pendapatan Marjorie Bartell hingga saat ini sekarang telah mencapai Rp783 juta.

3. Ricki Ortiz

ricki ortiz
Ricki Ortiz memiliki pendapatan miliaran rupiah dari kompetisi esport. (Foto: Destructoid)

Perempuan ini jagi memainkan game laga. Ricki Ortiz memiliki pendapatan tertinggi pada turnamen Street Fighter V dengan hadiah Rp899 juta. Total pendapatan Ricki Ortiz hingga saat ini mencapai Rp1,150 miliar

4. Katherine Gunn

katherine gunn
Katherine 'Mystik' Gunn pemain perempuan Halo: Reach terbaik di dunia. (Foto: dafaesports)

Katherine yang dijuluki Mystik ini menekuni permainan Halo: Reach. Ia mampu mengalahkan lawan-lawannya dan menjadi juara 1 pada WCG Ultimate Gamer Season 2 berhak mengantongi hadiah uang sebesar Rp1,4 miliar dan gelar pemain perempuan Halo: Reach terbaik di dunia. Total pendapatan Katherine Gunn mencapai Rp1,7 miliar.


5. Sasha Hostyn

sasha hostyn
Sasha 'Scarlett' Hostyn, atlet perempuan esport berpendapatan paling besar. (Foto: Twitch Insider)

Sasha Hostyn yang dijuluki Scarlett ini, pernah pernah memenangkan Intel Extreme Master 2018. Dalam kompetisi itu ia meraih hadiah sebesar Rp712 juta dan gelar atlet wanita di Starcraft 2. Scarlett mencatatkan diri pada Guiness World Records sebagai Competitive Gaming's Highest Earning Female Player pada tahun 2016, ia mendapatkan kemenangan uang sebesar Rp2,8 miliar. Total pendapatannya hingga saat ini mencapai Rp4,6 miliar. (ald)

#Esports #Perempuan #Game #Gamers
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

ShowBiz
Gala Premiere 'Nobody Loves Kay' Penuh Suka Cita, Kisah Perjuangan ONIC Kairi Bikin Penonton Terharu
'Nobody Loves Kay' terinspirasi dari perjalanan hidup pro player Mobile Legends asal Filipina, ONIC Kairi.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
Gala Premiere 'Nobody Loves Kay' Penuh Suka Cita, Kisah Perjuangan ONIC Kairi Bikin Penonton Terharu
Indonesia
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Putusan MK soal kewajiban 30 persen caleg perempuan mendapat dukungan dari Sufmi Dasco Ahmad. DPR memastikan aturan tersebut akan masuk dalam revisi UU Pemilu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Indonesia
Gim Daring Tingkatkan Paparan Ekstremisme, Anak Juga Jadi Antisosial
Pemerintah menguatkan pendidikan karakter anak di lingkungan sekolah melalui gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Gim Daring Tingkatkan Paparan Ekstremisme, Anak Juga Jadi Antisosial
Fun
Roblox Luncurkan Akun untuk Pengguna di Bawah 16 Tahun, Patuhi PP TUNAS
Indonesia menjadi salah satu negara pertama peluncuran fitur ini.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Roblox Luncurkan Akun untuk Pengguna di Bawah 16 Tahun, Patuhi PP TUNAS
ShowBiz
Film 'Nobody Loves Kay' Angkat Sisi Gelap Dunia Esports dan Ambisi Pro Player MLBB
Sinopsis film Nobody Loves Kay. Kisah emosional tentang pro player ONIC, persahabatan, ambisi, dan perjuangan menuju final dunia esports.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
Film 'Nobody Loves Kay' Angkat Sisi Gelap Dunia Esports dan Ambisi Pro Player MLBB
Olahraga
Daftar Roster Timnas Esports Indonesia di Asian Games 2026 Aichi Nagoya
Indonesia mengirimkan perwakilan untuk sembilan nomor pertandingan dari total 11 nomor yang tersedia di Asian Games 2026
Angga Yudha Pratama - Senin, 18 Mei 2026
Daftar Roster Timnas Esports Indonesia di Asian Games 2026 Aichi Nagoya
Olahraga
Indonesia Raja Esport Asia Tenggara, Juara Umum SEA ENC 2026
Timnas esports Indonesia meraih tiga emas, satu perak, dan satu perunggu di SEA ENC 2026. Merah Putih resmi jadi juara umum, mengalahkan Vietnam dan Thailand.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
Indonesia Raja Esport Asia Tenggara, Juara Umum SEA ENC 2026
Lifestyle
AXIS Cup 2026 Digelar di 88 Kota, Siapkan Hadiah Rp 100 Juta hingga Tiket ke FFNS
AXIS Cup 2026 akan digelar di 88 kota di Indonesia. Event ini menyiapkan hadiah senilai Rp 100 juta.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
AXIS Cup 2026 Digelar di 88 Kota, Siapkan Hadiah Rp 100 Juta hingga Tiket ke FFNS
ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Bagikan