MERAHPUTIH.COM - DIDI Kempot, sosok legendaris dalam dunia musik Tanah Air, memiliki salah satu karya berjudul Lilo. Lagu ini merupakan ciptaan S Harsono yang dirilis pada 1997 dan menjadi bagian dari deretan lagu yang sarat emosi khas Didi Kempot.
Melalui Lilo, pendengar diajak menyelami kisah seseorang yang berusaha berdamai dengan keadaan, menerima dengan tulus kepergian sang kekasih yang telah lama menghilang tanpa kabar. Seiring waktu, ia belajar mengikhlaskan dan melanjutkan hidup meski masih menyimpan kenangan.
Namun, ketika harapan seolah kembali muncul karena sang kekasih akhirnya datang lagi, kenyataan justru berkata lain. Sosok yang dulu dicintai ternyata telah berpaling dan menjalin hubungan dengan orang lain. Momen tersebut menghadirkan luka baru, mempertegas rasa kehilangan sekaligus kepasrahan dalam menerima takdir cinta yang tak berpihak.
Baca juga:
Berikut lirik lengkapnya:
Sak rambut wae aku ora lilo
Endahe katresnan mung tekan semene
Sumandhing ning uripku dadi panglipur atiku
Ilang ratanku ilang
Sewu janji sing tak tandur ning ati
Entek mati kesiram panasing ati
Sopo wonge ora loro ugo keronto-ronto
Tresnamu jebul tresno palsu
Lilo lilo aku lilo
Yen toh sliramu tego medhot tresno
Timbang mung nggedowo loro
Lilo atiku pisah karo sliramu
Mugo mugo wae cukup tekan semene
Medhot tresno timbang loro ati
Sewu janji sing tak tandur ning ati
Entek mati kesiram panasing ati
Sopo wonge ora loro ugo keronto-ronto
Tresnamu jebul tresno palsu
Lilo lilo aku lilo
Yen toh sliramu tego medhot tresno
Timbang mung nggedowo loro
Lilo atiku pisah karo sliramu
Mugo mugo wae cukup tekan semene
Medhot tresno timbang loro ati.(far)
Baca juga:
Lirik Lagu 'Jambu Alas' dari Didi Kempot, Bicara tentang Kekaguman pada Seseorang