Traveling

Liburan Salju, Favorit Baru Millennials Asia Pasifik

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 18 Oktober 2018
Liburan Salju, Favorit Baru Millennials Asia Pasifik

Liburan salju makin diminati millennials Asia Pasifik dalam 3 tahun ini. (foto: pixxabay/free-up)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DESTINASI wisata favorit kini enggak lagi jadi monopoli daerah tropis. Beberapa destinasi dingin bersalju justru kini makin diincar millennials. Tren berwisata ke daerah bersalju makin meningkat pesat dalam tiga tahun belakangan.

Pasar liburan bersalju mengalami pertumbuhan yang cepat di Asia Pasifik dalam tiga tahun terakhir. Diperkirakan, sekitar 238 juta pelancong melakukan liburan salju dalam rentang waktu itu, termasuk 138 juta pelancong dalam 12 bulan terakhir. Angka-angka tersebut berkorelasi dengan tingkat kemakmuran dan tumbuhnya keinginan untuk menjelajahi dunia dengan cara yang lebih eksperimental dan berbeda, baik dengan keluarga maupun teman.

Temuan tersebut terungkap dalam sebuah survei yang digelar Club Med dengan dukungan perusahaan penelitian pasar independen Insightzclub. Operator resor ski kelas premium terlengkap itu mengidentifikasi resor salju di 11 negara dengan bertanya kepada 5.500 responden dari Tiongkok hingga Australia.

club med
Selain ski dan snowboarding, kuliner jadi daya tarik wisata salju. (foto: Instagram @clubmed/@vi66nya)

Hasilnya, selain menemukan tren peningkatan wisata bersalju, laporan itu juga memetakan pasar wisatawan yang beragam, operator resor ski kelas premium terlengkap. Di Asia Pasifik, 200 juta orang telah melakukan liburan salju dalam tiga tahun terakhir. Olahraga ski dan snowboard menjadi aktivitas utama saat berliburan di kawasan bersalju. Meskipun demikian, wisatawan Asia Pasifik juga mempertimbangkan beragam aktivitas lainnya.

Dari keseluruhan pelancong liburan salju, wisatawan millenials menjadi pendorong pertumbuhan pasar Asia Pasifik. Dalam hal destinasi, Jepang dan Korea Selatan jadi yang paling populer. Swiss berada di urutan ketiga.

“Penelitian ini memberikan wawasan mengenai konsumen Asia Pasifik sekarang, yang menggemari liburan salju. Pasar berkembang sangat pesat seiring dengan kian tumbuhnya jumlah orang kaya di Asia," jelas CEO of Club Med, East and South Asia & Pacific Xavier Desaulles, dalam siaran pers yang diterima Merahputih.com.

Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Bagikan