Legislator Soroti Kinerja Buruk Menteri Bahli di Tahun Pertama Prabowo Berkuasa
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. MP/Didik Setiawan.
MerahPutih.com - Anggota Komisi VII DPR RI, Ratna Juwita Sari, menilai masih banyak pekerjaan rumah (PR) besar yang belum terselesaikan di sektor energi selama satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Pernyataan ini disampaikan Ratna merespons komentar Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang menyebut hanya Presiden yang berhak menilai kinerja kementerian.
“Tentu kita menghargai semangat kerja Pak Menteri, tetapi evaluasi publik dan DPR juga penting untuk memastikan arah kebijakan energi nasional tetap sejalan dengan target kemandirian dan keberlanjutan,” kata Ratna, dalam keterangannya kepada media, Senin (20/10).
Baca juga:
Menteri Bahlil Mengaku Tiap Dipanggil Prabowo Selalu Kena Tegur
Ratna menyoroti sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang belum menunjukkan progres signifikan, seperti pembangunan kilang minyak dalam negeri, pabrik etanol berbasis tebu dan singkong, serta penguatan program energi hijau.
Dia juga mengkritisi lambatnya implementasi energi terbarukan seperti surya, angin, dan biomassa. Menurutnya, tanpa roadmap yang jelas dan investasi berkelanjutan, target net zero emission akan sulit tercapai.
Tak hanya itu, Ratna menyoroti belum rampungnya aturan turunan dari Undang-Undang Minerba yang berpotensi menimbulkan kekosongan hukum.
“UU Minerba ini penting untuk menjamin keberlanjutan industri tambang nasional. Penyusunan aturan turunannya jangan sampai lamban,” paparnya.
Baca juga:
1 Tahun Prabowo Berkuasa, YLBHI Soroti Ruang Demokrasi Kian MenyempitDPR
“Evaluasi bukan berarti mengkritik tanpa solusi. Justru ini momentum bagi kita semua untuk memperbaiki tata kelola energi agar lebih berdaulat, efisien, dan berkeadilan,” tutup legislator PKB itu. (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Mandatori Bioetanol E10 Berlaku 2028, Toyota Langsung Tancap Gas Investasi
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Asyik Berjoget di Tengah Duka Korban Bencana Sumatra
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Haruskan Pada 2026 Ojol Wajib Beli Motor Listrik agar Tidak Jadi Beban Subsidi
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Minta PLN Naikkan Harga Token Listrik agar Rakyat Belajar Berhemat
Golkar Gelar Rapimnas Lusa, Idrus Marham Tegaskan tidak Ada Agenda Ganti Bahlil
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Pecat Bahlil karena Ketahuan Bohong Listrik di Aceh Sudah Menyala
Demokrat Respons Usulan Koalisi Permanen, Tegaskan Fokus ke Penanganan Bencana
Dirut PLN Minta Maaf Akui Tidak Akurat Kasih Data 93% Listrik Aceh Sudah Normal
Di Hadapan Prabowo, Bahlil Pastikan Listrik Aceh 'Bangkit' Malam Ini
Bahlil Dorong Pilkada Dipilih DPRD Agar UU Tak Diobrak-Abrik