Legislator Sayangkan Bentrokan Warga-Tentara di Deli Serdang
Anggota Komisi I DPR RI, Yoyok Riyo Sudibyo (NasDem)
MerahPutih.com - Anggota Komisi I DPR RI, Yoyok Riyo Sudibyo merespon soal sejumlah anggota TNI yang menyerang warga Deli Serdang, Sumatera Utara. Yoyok merasa insiden tersebut sangat disayangkan.
Politikus NasDem ini merasa prihatin atas bentrokan antara tentara dan warga sipil. Apalagi Yoyok pernah berdinas sebagai tentara.
"Saya selaku mantan prajurit dan sekarang di komisi 1 sangat menyayangkan adanya perisriwa pengeroyokan dan bentrokan TNI dan masyarakat," kata Yoyok kepada wartawan, Senin (11/11).
Baca juga:
Mengenal Koarmada III, Satuan TNI AL ‘Penjaga’ Lautan Indonesia Timur
Yoyok sudah menelusuri penyebab kejadian memilukan itu. Ia menyayangkan insiden tersebut terjadi karena emosi semata.
"Kalau dilihat dari latar belakang peristiwa sangatlah emosional yang hanya gara-gara diingatkan dan ditegor karena naik motor kencang," ujarnya.
Yoyok menduga faktor emosi anak muda menjadi latar belakang terjadinya insiden itu. "Emosional sesaat anak-anak muda yang menjadi penyebap bentrokan," imbuhnya.
Atas kejadian ini, Yoyok mendorong sanksi tegas kepada oknum tentara yang terlibat. Ia juga meminta polisi mendalami rakyat sipil yang menyebabkan kejadian ini.
"Saya berharap agar aparat penegak hukum, komandan satuan yang wajib memberikan hukuman dan polisi militer wajib memproses dan memberikan hukuman bagi aparat tni yang bersalah sedang aparat kepolisian wajib melakukan proses hukum juga terhadap rakyat sipil yang menjadi penyebab atau profokator terjadinya bentrokan secara adil," ujar Yoyok.
Baca juga:
Alasan Mendikdasmen Pilih Uji Coba Kurikulum Matematika di TK Milik TNI AU
Sebelumnya, warga di Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), diduga diserang ratusan orang hingga membuat seorang warga bernama Raden Barus (60) tewas.
Warga menyebut pengeroyokan dilakukan oleh anggota TNI. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (8/11) sekitar pukul 23.00 WIB.
Selain korban tewas, ada belasan orang lainnya yang mengalami luka-luka. Polisi militer juga telah menuju lokasi kejadian untuk olah TKP. (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
[HOAKS atau FAKTA] : TNI Kini Bisa Audit Penggunaan Dana Desa karena Sering Digunakan Kades untuk Memperkaya Diri
Panglima TNI Mau Bentuk Batalyon Olahraga, Atlet Sipil Bakal Direkrut
Berprestasi di SEA Games 2025, Atlet dari Unsur TNI Mendapat Kenaikan Pangkat, Rizki Juniansyah Jadi Kapten
Kehadiran Prajurit TNI di Sidang Nadiem Makarim Tuai Sorotan, Ini Klarifikasinya
BNPB Jamin Semua Anggota TNI yang Ikut Penanganan Bencana Sumatra Dapat Uang Lelah dan Makan Rp 165 Ribu per Hari
Panglima TNI Perintahkan Tangkap Provokator Pengibaran Bendera GAM
TNI Bangun 32 Jembatan Darurat di Sumatera, Pesan 100 Jembatan Bailey dari Luar Negeri
Begini Kerja Cepat TNI Bangun Puluhan Jembatan Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra
Panglima TNI Sebut 37.910 Personel Dikerahkan untuk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana